Home / Artikel Kesehatan / 8 Efek Kombinasi Obat Yang Merugikan Bahkan Beresiko Kematian

8 Efek Kombinasi Obat Yang Merugikan Bahkan Beresiko Kematian

Apa jadinya jika Anda mengkonsumsi kombinasi obat yang salah? Hanya karena keengganan berkonsultasi kepada dokter ketika ada gangguan penyakit membuat masyarakat cenderung mengobati sendiri penyakitnya dengan membeli obat bebas. Justru hal tersebut bisa berbahaya karena ada risiko jika kita meminum obat bersamaan dengan obat lain. Ada kemungkinan kombinasi obat  yang salah dapat meracuni tubuh.

Pada beberapa kasus, kombinasi dua obat atau lebih memang diperlukan. Tetapi kombinasi yang keliru bisa berakibat fatal. Berikut adalah beberapa kombinasi obat yang berpotensi meracuni tubuh.

1.   Jika Anda mengkonsumsi atau mendapat resep obat penghilang rasa sakit yang mengandung acetaminophen (seperti Tylox dan Vicodin) maka jangan mengkombinasikan dengan obat yang memiliki kandungan dyang sama.
Bahayanya: Menggandakan dosis acetaminophen dapat menyebabkan risiko kerusakan hati.

2. Jika Anda  Anda mengkonsumsi atau mendapat resep obat Antidepresan disebut monoamine oxidase inhibitor (seperti Nardil dan Parnate) Jangan mengkonsumsi obat dengan khasiat Dekongestan yang mengandung pseudoephedrine.
Bahayanya : Kombinasi dapat menyebabkan potensi peningkatan tekanan darah yang  mematikan.

3. Jika Anda mengkonsumsi obat diabetes (misalnya klorpropamid) Jangan pernah mengkombinasikannya dengan Aspirin.
Bahayanya: Aspirin membuat obat-obatan diabetes kurang efektif, pusing dan pingsan.

4. Jika Anda mengambil resep Obat penenang, relaksan otot atau obat anti ansietas (seperti Ativan dan Xanax) Jangan meminum obat  Antihistamin
Bahayanya: Antihistamin meningkatkan efek tidur resep obat penenang.

5. Jika Anda mengambil resep Antibiotik Jangan mengambil obat Antasida
Bahaya: Bahan dalam antasida mengikat antibiotik, mencegah tubuh dari menyerap antibiotik dengan benar, sehingga membuat antibiotik tidak efektif.

6. Jika Anda mengambil resep atau mengkonsumsi obat pengencer darah (seperti Coumadin,transamin) Jangan mengkonsumsi obat NSAID (seperti aspirin, ibuprofen dan naproxen)
Bahayanya: Penghilang rasa sakit mengintensifkan pengencer darah, sehingga berefekpada meningkatnya risiko perdarahan internal. Itu bisa mengakibatkan kematian.

7. Jika Anda mengambil resep Obat penenang atau obat trsnquilizer (Valium dan seperti Xanax) Jangan meminum  obat Batuk sirup dengan antihistamin atau dekstrometorfan.
Bahayanya: Kombinasi ini dapat meningkatkan efek sedatif, menyebabkan rasa kantuk yang intens.

8. Jika Anda mengkonsumsi obat tekanan darah tinggi (seperti Prinivil dan Vasotec) Jangan mengkonsumsi obat dengan Dekongestan atau pelega hidung tersumbat.
Bahayanya: Efek penurun tekanan darah bisa hilang.

Sumber : Health.com

Check Also

3 Bahan Herbal Alami Untuk Sembuhkan Infeksi Prostat

Prostat adalah sebuah organ tubuh yang meyerupai biji kenari yang besarnya seukuran dengan genggaman anak ...

...