Home / Resep Ramuan Herbal / Ramuan Sambiloto Untuk Pengobatan Kanker Dan 12 Penyakit Berat Lainnya

Ramuan Sambiloto Untuk Pengobatan Kanker Dan 12 Penyakit Berat Lainnya

Dalam dunia kesehatan khususnya obat-obatan tradisional jenis minuman, sambiloto populer dengan sebutan “King of Bitters” atau rajanya minuman pahit. Meski demikian, rasa pahit yang amat sangat dari sambiloto setimpal dengan aneka khasiat yang dihasilkan dalam penyembuhan penyakit, dan ini sudah mendunia. Baca : Sambiloto Pahitnya Amit-Amit, Khasiatnya Selangit

Dari percobaan yang dilakukan secara in vitro terhadap sel kanker, terbukti bahwa senyawa andrographolide bekerja menghambat sel tumor dan kanker. Kemampuan anti-kanker yang dimiliki Sambiloto terungkap dalam percobaan tersebut, dimana Sambiloto terbukti melawan sel kanker skuamosa dan juga sel-sel limfosit yang sudah terkena leukemia.

Penelitian lain yang dilakukan di Jepang juga melaporkan bahwa tanaman Sambiloto dapat menghentikan aktifitas sel kanker lambung. Kemudian, pada penelitian yang lain, Sambiloto juga terbukti dapat menghambat pertumbuhan tumor. Hasil penelitian lain juga menyebutkan bahwa ekstrak Sambiloto dapat menghambat tumbuh-kembangnya sel kanker payudara sehingga sangat tepat jika digunakan sebagai obat penyakit yang menjadi momok bagi kaum perempuan itu. Ya, Sambiloto memiliki kemampuan dalam menghambat proses sintesis DNA sel kanker.

Penggunaan Sambiloto dapat dengan sederhana dilakukan sendiri di rumah, yaitu dengan merebus daun sambiloto segar untuk diminum 2-3 kali sehari sebagai terapi terhadap penderita kanker.

Sambiloto Serbuk
Sambiloto Serbuk
Sambiloto Kering
Sambiloto Kering

 

 

 

 

 

 

 

12 Resep Ramuan Sambiloto

1. Mengobati tipus. Siapkan 10-15 lembar daun sambiloto segar. Tambahkan air secukupnya lalu rebus hingga mendidih. Untuk mengurangi rasa daun yang amat pahit, ketika akan meminum ramuan bisa dicampur dengan madu.

2. Mengobati TBC paru-paru. Daun sambiloto segar dikeringkan, lalu digiling halus hingga menjadi bubuk. Setelah itu, ditambah sedikit madu dan dibuat bulatan-bulatan pil berdiameter sekitar 0,5 cm. Sebaiknya pil ini diminum dengan air matang 2-3 kali sehari. Sekali minum dapat 15-30 pil.

3. Mengobati batuk rejan atau pertusis. Ambil 3 lembar daun sambiloto lalu seduh dengan air panas dan tambahkan sedikit madu. Minum ramuan 3 kali sehari.

4. Mengobati kencing nanah. Ambil 3 batang sambiloto beserta daun-daunnya. Cuci bersih lalu rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2,25 gelas. Dinginkan air terlebih dahulu, baru disaring. Jika hendak diminum tambahkan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.

5. Mengobati Demam. Ambil daun sambiloto yang masih segar lalu tempelkan di badan atau dahi.

6. Menambah nafsu makan. Siapkan daun sambiloto 10 helai, kulit dan batang tanamannya sebanyak   50 g. Cuci bersih semua bahan, kemudian rebus dengan 3000 cc air. Airnya cukup diminum segelas sehari. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan sedikit madu.

7. Obat tetes telinga. Ambil tanaman sambiloto yang masih segar secukupnya lalu lumatkan, kemudian peras airnya. Selanjutnya, teteskan perasan air tersebut ke telinga.

8. Faringitis. Herba Samniloto sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang, kemudian dikunyah dan ditelan airnya.

9. Diabetes. Daun sambiloto segar sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih ssampai sisa 2 1/4 gelas, dinginkan lalu saring diminum habis makan 3 kali sehari 3/4 gelas.

10. Tonsilitis. Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3-4,5 gr diseduh dengan air panas, setelah dingin tambah madu lalu diminum sekaligus.

11. Influenza. Bubuk kering sambiloto 1 g diseduh dalam cangkir dengan air panas, setelah dingin diminum sekaligus lakukan 3-4 kali sehari.

12. Disentri basiler. Herba kering sebanyak 9-15 gr direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, dinginkan, saring minum 2 kali sehari , masing-masing 1/2 gelas.

 

 

Check Also

5 Ramuan Alami Atasi Luka Terbuka, Luka Memar dan Luka Bakar

Luka memang hal yang sudah akrab dengan kita dalam kehidupan sehari-hari. Bisa dikatakan tidak ada ...

...