Home / Artikel Kesehatan / 6 Herbal Ampuh Untuk Atasi Rematik

6 Herbal Ampuh Untuk Atasi Rematik

Rheumatoid arthritis adalah penyakit peradangan sehingga menambahkan herbal maupun rempah-rampah anti-inflamasi dalam diet Anda mungkin terdengar seperti ide yang bagus.

Menurut  National Center for Complementary and Alternative Medicine (NCCAM), tidak ada cukup bukti untuk mendukung penggunaan herbal atau rempah-rempah tertentu sebagai pengobatan yang efektif untuk rheumatoid arthritis. Namun juga dikatakan, sejumlah bumbu dan rempah-rempah memiliki sifat anti-inflamasi. Setidaknya, menambahkannya ke resep masakan Anda akan memperkaya manfaat pada makanan Anda.

Berikut adalah beberapa bahan herbal maupun rempah yang dapat menjadi pilihan untuk penyakit rematik.

1. JAHE

“Dalam praktek medis tradisional, rempah-rempah panas seperti jahe dapat digunakan untuk mengembalikan keseimbangan ke seluruh orang,” kata Galina Veresciak Roofener, lac, seorang ahli akupunktur berlisensi, dokter naturopati, dan alternatif dan praktisi kesehatan komplementer di Klinik Cleveland di Ohio.
“Pembengkakan dan rasa sakit rheumatoid arthritis adalah tanda-tanda orang yang berada di luar keseimbangan.” Gingerol adalah senyawa dalam jahe yang memberikan rasa dan beberapa sifat anti-inflamasi. Studi pada hewan telah menemukan bahwa kedua gingerol dan komponen non-gingerol dalam obat alami yang beraroma khas ini dapat membantu mencegah peradangan dan kerusakan sendi.

Baca juga Jahe Merah Naikkan Keperkasaan Pria!

2. KUNYIT

“Kunyit dianggap bumbu yang bersifat dingin, sehingga mungkin akan bermanfaat untuk panas yang ditimbulkan oleh peradangan,” jelas Dr Veresciak Roofener. Penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa minyak esensial kunyit memiliki sifat anti-arthritis. Dalam tinjauan kurkumin, bahan aktif yang memberikan warna kuning kunyit, para peneliti di University of Texas MD Anderson Cancer Center menemukan bahwa obat alami ini mungkin memiliki sifat antibakteri dan antikanker, serta sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengatasi arthritis arthritis.

3. TEH HIJAU/GREEN TEA

Sebuah tinjauan zat yang ditemukan dalam teh hijau, yang didanai oleh NCCAM, ditemukan bahwa ramuan minuman mungkin berguna untuk rheumatoid arthritis, meskipun hal ini belum sepenuhnya diuji pada manusia. Bukti penelitian pada binatang menunjukkan bahwa zat yang disebut polifenol, yang kaya akan antioksidan, dapat menekan respon kekebalan tubuh. Itu bisa menjadi penting karena rheumatoid arthritis adalah penyakit di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sendi, menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan.

4. KAYU MANIS/KENINGAR

Di Cina dan India, kulit kayu manis digunakan untuk membuat obat-obatan alami seperti serbuk obat dan teh.
“Cinnamon mungkin memiliki beberapa sifat yang melawan peradangan,” kata Veresciak Roofener. Bahkan, sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2012 dalam jurnal BMC Complementary & Pengobatan Alternatif menemukan bahwa ekstrak kayu manis secara signifikan dapat mengurangi zat yang menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan – tetapi penelitian ini dilakukan pada tikus.

Namun bukan tanpa efek samping, kayu manis hadir dengan sebuah peringatan: “Meskipun baik pada roti kayu manis Anda, kayu manis mungkin berbahaya dalam dosis besar bila digunakan sebagai obat,” kata Veresciak Roofener, memperingatkan. Penggunaan hingga 6 gram penggunaan sehari tampaknya cukup aman, tetapi dosis yang lebih besar dari rempah ini bisa mengganggu pembekuan darah. Untuk peradangan RA, kayu manis mungkin menjadi pilihan yang baik, asalkan dalam jumlah yang dibatasi.

5. BAWANG PUTIH

“Bawang putih memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat dan dapat membantu untuk rasa sakit dan bengkak, tapi harus segar, karena bawang putih yang dipanggang  akan kehilangan potensinya,” jelas Veresciak Roofener.
Bawang putih segar dapat melengkapi setiap hidangan dan dapat membantu melawan rasa sakit rheumatoid arthritis. Sebuah studi 2013 yang dipublikasikan dalam jurnal Food and Chemical Toxicology, mencatat bahwa bawang putih memiliki efek anti-inflamasi yang signifikan karena bawang putih menghambat produksi zat pro-inflamasi yang dikenal sebagai sitokin. Studi ini menemukan bahwa ekstrak bawang putih secara signifikan mengurangi rasa panas akibat peradangan.

6. MERICA HITAM

Lada secara luas digunakan untuk melawan rasa sakit dan pembengkakan pada pengobatan alami tradisional. Misalnya, zat capsaicin, zat yang memberikan rasa pedas pada cabe, digunakan dalam gel dan krim sebagai pengobatan arthritis. Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2010 dalam jurnal Komunikasi Produk Natural menemukan bahwa banyak dari sifat anti-inflamasi yang ditemukan dalam capsaicin juga ditemukan dalam lada hitam.

Intinya? “Menambahkan bumbu dan rempah-rempah untuk diet Anda untuk sifat anti-inflamasi adalah aman dilakukan,” kata Veresciak Roofener, “tetapi jika Anda ingin menggunakannya dalam dosis tinggi sebagai obat, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.”

sumber : everydayhealth.com

 

Check Also

Biji Ceremai Untuk Pelangsing dan Obati Asma

Dulu tanaman Ceremai mudah ditemui di pekarangan rumah warga di desa, Cermai (Phyllanthus acidus [L.] ...

...