Home / Artikel Kesehatan / Kenali Jenis Lemak Dalam Makanan Anda

Kenali Jenis Lemak Dalam Makanan Anda

Banyak orang mengira kita harus menghindari makanan berlemak sama sekali, anggapan ini tentu saja keliru. Karena jika kita kekurangan asupan lemak dalam tubuh kita maka, tubub akan kesulitan dalam berbagai hal yang berhubungan dengan metabolisme tubuh yang menggunakan lemak.

Lemak merupakan zat organik yang sulit larut dalam air, sehingga apabila tubuh anda memiliki kadar lemak yang berlebih akan mengakibatkan timbunan lemak dalam tubuh, misalnya adalah perut buncit. Namun, jika tubuh kita kekurangan lemak, juga bisa berdampak pada kesehatan tubuh kita. Seperti Kulit menjadi kasar dan kering (keratosis pilaris), Rambut menjadi kering dan berketombe, kuku-kuku menjadi rapuh, kurang konsentrasi, emosional, depresi dan Sering mengalami kecemasan.

Untuk itu mari kita kenali lemak dalam menu makanan kita sehari-hari agar memastikan lemak yang kita konsumsi sehari-hari adalah lemak yang baik.

1. Lemak Tak Jenuh (Unsaturated Fat)
Ada dua macan lemak tak jenuh yaitu lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh jamak.

Lemak tak jenuh tunggal (mono-unsaturated fat)
Lemak tak jenuh tunggal banyak terdapat pada berbegai jenis bahan makan dan minyak. Lemak tak jenuh tunggal dapat mengurangi kadar kolesterol darah sehingga mengurangi resiko penyakit jantung. Lemak tak jenuh tunggal juga memperbaiki pengendalian gula darah sehingga mengurangi resiko diabetes tipe2. Bahan makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal antara lain kacang tanah, minyak kacang tanah, minyak zaitun, minyak kanola, alpukat, daging unggas, dan biji-bijian.

Lemak tak jenuh jamak (poli-unsaturated fat)
Lemak tak jenuh jamak banyak terdapat pada makanan dan minyak dari tumbuhan. Lemak tak jenuh jamak membantu mengurangi kadar kolesterol darah sehingga menurunkan resiko penyakit jantung. Lemak ini juga mengurangi resiko diabetes tipe2. Bahan makanan yang mengandung lemak tak jenuh jamak misalnya minyak bunga matahari, minyak kedelai, minyak kacang tanah, daging unggas, kacang-kacangan, dan biji bijian.

2. Lemak Jenuh (Saturated Fat)
Lemak jenuh terdapat pada bahan makanan dari hewan. Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol total dan LDL darah sehingga meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular terutama penyakit jantung dan stroke. Lemak jenuh juga dapat meningkatkan resiko diabetes tipe2. Bahan makan yang mengandung lemak jenuh misalnya keju, pizza, ayam, sosis, hotdog, butter, minyak kelapa,dan minyak sawit.

3. LemakTrans (Trans Fat)
Lemak ini ada yang berasal dari makanan alami terutama yang berasal dari hewan. Tetapi pada umumnya terbentuk pada proses mengolah makanan karena hidrogenasi sebagian lemak tak jenuh. Proses ini menghasilkan lemak yang lebih mudah dimasak. Lemak trans dapat meningkatkan kolesterol jahat LDL dan mengurangi kolesterol baik HDL dalam darah. Hal ini dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular. Contoh makanan yang mengandung lemak ini adalah margarine, kue, cake, daging dan produk susu.

Check Also

Dokter Mesir Temukan Obat Pulihkan Penglihatan Dengan Metode Keringat Dalam Al Quran Surah Yusuf

Salah satu perusahaan farmasi Swiss mulai memproduksi obat baru yang disebut “Obat Al-Quran” yang memperbaiki ...

...