Home / Artikel Kesehatan / Banyak Benjolan Di Sekujur Tubuh? Waspadai Penyakit Neurofibromatosis!

Banyak Benjolan Di Sekujur Tubuh? Waspadai Penyakit Neurofibromatosis!

Apa Neurofibromatosis itu?

Neurofibromatosis bukanlah penyakit kanker, penyakit ini juga disebut penyakit Von Recklinghausen. Penyakit turunan ini (penyakit genetik)  biasanya diturunkan melalui laki-laki, dan biasanya akan lebih parah jika diturunkan oleh laki-laki.

 

Neurofibromatosis biasanya dikeluhkan karena mengganggu penampilan/ estetika. Karena benjolan-benjolan di kulit mudah tampak dari luar. penyakit ini menjadi berbahaya jika benjolan berada di organ tubuh. Karena benjolan-benjolan tersebut dapat menekan organ tersebut, misalnya paru-paru, ginjal, dan lainya.

Benjolan apa itu?

Benjolan yang tampak di kulit sebenarnya berasal dari saraf. Ini terbukti bila benjolan ini di biopsi dan diperiksa di bawah mikroskop akan terlihat gambaran sel-sel yang membentuk saraf. Pada orang normal juga dapat terjadi benjolan serupa, tetapi biasanya ukurannya lebih kecil dan tidak lebih dari lima buah. Bejolan tersebut biasanya hanya terdapat di kulit.

Sedangkan benjolan pada kelainan penyakit Neurofibromatosisukurannya beraneka ragam dan jumlahnya banyak. Benjolan tersebut terdapat di dada, perut, pinggang, punggung, dan di sekitar ketiak. Pada perabaan benjolan dapat lunak atau keras dan dapat digerakkan. Terkadang benjolan tersebut berupa benjolan-benjolan kecil di sekitar saraf tepi.

Neurofibromatosis biasanya tidak menimbulkan gejala kecuali, bila benjolan tersebut berada di dalam bagian tubuh misalnya di dekat sumsum tulang belakang dan menekan organ tubuh di sekitarnya. Bahkan beberapa kasus benjolan tedapat di antara sendi gerak sehingga menimbulkan rasa sakit.

Gejala apa yang harus dikenali?

– Terdapat enam atau lebih bintik-bintik coklat pada permukaan kulit. Dengan ukuran diameter lebih dari 5 mm pada anak-anak, dan lebih dari 15 mm pada remaja atau dewasa.

– Terdapat beberapa benjolan lunak pada atau di bawah kulit.

– Bercak di daerah ketiak atau pangkal paha

– Dua atau lebih pertumbuhan pada iris mata

– Tumor pada saraf optik

– Perkembangan abnormal pada tulang belakang, seperti skoliosis.

– Orang tua, saudara atau anak dengan neurofibromatosis

Bagaimana mengobatinya?

Pada umumnya penyakit ini tidak memerlukan pengobatan, kecuali jika keberadaan benjolan tersebut menimbulkan gejala karena ada organ yang tertekan. Disamping itu, dapat juga dilakukan operasi atas alasan kosmetik. Namun, tak jarang benjolan akan muncul lagi di area tubuh yang lain.

Tidak dibutuhkan kemoterapi dan radioterapi karena Neurofibromatosis bukan penyakit kanker. Penyakit ini adalah penyakit kelainan genetik, sehingga salah satu cara pengobatan yang memberikan hasil yang memuaskan adalah terapi gen, tetapi terapi gen masih bersifat eksperimental, mungkin juga belum dapat dilakukan di Indonesia.

Check Also

5 Kebiasaan Sehari-Hari Yang Dapat Merusak LIVER

Hati adalah salah satu organ vital tubuh dan sangat penting bagi kehidupan. Terletak di sebelah ...

...