Home / Artikel Kesehatan / Ibu Menyusui Jangan Takut Berpuasa

Ibu Menyusui Jangan Takut Berpuasa

Berpuasa untuk Ibu Menyusui tentu menjadi suatu keistimewaan bagi seorang wanita. Karena meski islam memberikan kelonggaran bagi Ibu Hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa dengan menggantinya di lain waktu dan membayar fidyah. Banyak juga ibu hamil dan menyusui tetap semangat menjalani ibadah puasa.

Rata – rata berpuasa saat bulan ramadhan adalah sekitar 14 jam, dan meskipun ibu tidak makan selama 14 jam, komposisi dan kualitas ASI yang dihasilkan tidak akan berubah. Hal ini dikarenakan tubuh Ibu Menyusui melakukan mekanisme kompensasi dengan mengambil cadangan zat-zat gizi, dari simpanan tubuh. Dan ketika berbuka puasa, zat gizi tersebut akan segera tergantikan.

Dalam sebuah talk show, Dr. Darus mengatakan, tidak ada pengaruh langsung akibat puasa pada intelegensia bayi. Dan, mengacu pada sebuah studi yang dilakukan oleh sekelompok dokter anak di Asia Tengah pada 2007, puasa yang dilakukan oleh ibu menyusui tidak akan mengubah komposisi ASI secara bermakna. Ini dikarenakan saat berbuka puasa, tubuh akan melakukan kompensasi cadangan zat-zat gizi yang diambil dari simpanan tubuh berupa lemak, energi, protein serta vitamin dan mineral.

Pun begitu, perubahan-perubahan memang terjadi dalam tubuh ibu ketika berpuasa, di antaranya perubahan keseimbangan kimia dan hormon dalam darah, berefek pada perubahan mood, nafsu makan dan gejala-gejala, seperti muntah dan sebagainya. Oleh karena itu, para ibu wajib menaruh perhatian lebih pada gizi selama bulan puasa.

Dokter Umum Rumah Sakit Islam (RSI) Surakarta, dr Indrasti Paramita mengungkapkan sejatinya tidak ada larangan bagi ibu menyusui untuk berpuasa.
Karena pada dasarnya, puasa tidak akan mengubah kualitas dan kuantitas ASI.

“Kualitas dan kuantitasnya tidak akan berubah. Bahkan, ada sebagian ibu yang menyebutkan ASI akan basi bila berpuasa. Opini itu tidak benar. ASI tidak akan basi,” katanya kepada sebuah media massa pekan lalu.

Lalu bagaimana berpuasa yang aman dan sehat bagi Ibu menyusui? Berikut tips nya :

1. Asupan menu dengan gizi seimbang

Ibu yang sedang menyusui memang membutuhkan tambahan sekitar 700 kalori perhari, 500 kalori diambil dari makanan ibu dan 200 kalori diambil dari cadangan lemak dalam tubuh ibu. Oleh karena itu, penting bagi ibu menyusui yang sedang berpuasa untuk tetap mempertahankan pola makan 3x sehari dengan menu gizi seimbang. Pada saat sahur, ketika berbuka puasa dan menjelang tidur sesudah shalat tarawih. Makan sahur akan menghasilkan energi yang berguna untuk aktivitas kita hari itu. Komposisi makanan dengan gizi berimbang akan menghasilkan sari makanan yang bagus untuk anak.

2. Perbanyak konsumsi cairan, mulai dari berbuka hingga sahur

Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter, ditambah dengan jenis cairan lainnya seperti juice buah, teh manis hangat dan susu. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil dan menyusui. Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat, akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui.

3. Istirahat yang cukup

Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah, apalagi jika si ibu baru saja menyusui. Cobalah untuk beristirahatlah sejenak, apakah dengan cara tidur atau sekadar relaks menenangkan pikiran. Perlu ibu menyusui ketahui, bahwa semakin sering payudara dihisap oleh bayi, maka produksi ASI akan semakin banyak. Jadi, bila selama puasa ibu tetap rajin menyusui, ASI akan tetap lancar.

Check Also

Rambut Rontok, Kuku Rapuh Dan Sulit Tidur? Konsumsi Ramuan Ini!

Apakah Anda mengalami kesulitan tidur? Apakah Anda memiliki kuku yang rapuh? Apakah Anda mengalami kerontokan ...

...