Home / Tehnik Pengobatan / Ruqyah Syariyah / Nasehat Kepada Jin untuk Berpegang teguh Pada Sunnah

Nasehat Kepada Jin Untuk Berpegang teguh pada Sunnah rasullullah(Syaikh Muqbil Al -Wadii)"Katakanlah (hai Muhammad): 'Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya: sekumpulan jin telah mendengarkan (Al-Qur'an), lalu mereka berkata: 'Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al-Qur'an yang menakjubkan," – (QS.72:1) قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًاQul uuhiya ilai-ya annahuustama'a nafarun minal jinni faqaaluuu innaa sami'naa quraanan 'ajaban002 "(yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami (jin) beriman kepadanya (Al-Qur'an). Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorangpun dengan Rabb-kami," – (QS.72:2) يَهْدِي إِلَى الرُّشْدِ فَآمَنَّا بِهِ وَلَنْ نُشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَدًاYahdii ilarrusydi faaamannaa bihi walan nusyrika birabbinaa ahadan003 "dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Rabb-kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak." – (QS.72:3) وَأَنَّهُ تَعَالَى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلا وَلَدًاWa-annahu ta'aala jaddu rabbinaa maa-attakhadza shaahibatan walaa waladan004 "Dan bahwasanya, orang yang kurang akal dari kami dahulu (jin), selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah," – (QS.72:4) وَأَنَّهُ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى اللَّهِ شَطَطًاWa-annahu kaana yaquulu safiihunaa 'alallahi syathathan005 "dan sesungguhnya, kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan, yang dusta terhadap Allah''." – (QS.72:5) وَأَنَّا ظَنَنَّا أَنْ لَنْ تَقُولَ الإنْسُ وَالْجِنُّ عَلَى اللَّهِ كَذِبًاWa-annaa zhanannaa an lan taquula-insu wal jinnu 'alallahi kadziban006 "Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia, yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan." – (QS.72:6) وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الإنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًاWa-annahu kaana rijaalun mina-insi ya'uudzuuna birijaalin minal jinni fazaaduuhum rahaqan007 "Dan sesungguhnya, mereka (jin) menyangka, sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul)pun," – (QS.72:7) وَأَنَّهُمْ ظَنُّوا كَمَا ظَنَنْتُمْ أَنْ لَنْ يَبْعَثَ اللَّهُ أَحَدًاWa-annahum zhannuu kamaa zhanantum an lan yab'atsallahu ahadan008 "(kemudian para jin itu berkata:) 'dan sesungguhnya, kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api," – (QS.72:8) وَأَنَّا لَمَسْنَا السَّمَاءَ فَوَجَدْنَاهَا مُلِئَتْ حَرَسًا شَدِيدًا وَشُهُبًاWa-annaa lamasnaassamaa-a fawajadnaahaa muli-at harasan syadiidan wasyuhuban009 "dan sesungguhnya, kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu), tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya)." – (QS.72:9) وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ فَمَنْ يَسْتَمِعِ الآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَصَدًاWa-annaa kunnaa naq'udu minhaa maqaa'ida li-ssam'i faman yastami'iaana yajid lahu syihaaban rashadan010 "Dan sesungguhnya, kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu), apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi, ataukah Rabb mereka menghendaki kebaikan bagi mereka." – (QS.72:10) وَأَنَّا لا نَدْرِي أَشَرٌّ أُرِيدَ بِمَنْ فِي الأرْضِ أَمْ أَرَادَ بِهِمْ رَبُّهُمْ رَشَدًاWa-annaa laa nadrii asyarrun uriida biman fiil ardhi am araada bihim rabbuhum rasyadan011 "Dan sesungguhnya, di antara kami ada orang-orang yang shaleh, dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda." – (QS.72:11) وَأَنَّا مِنَّا الصَّالِحُونَ وَمِنَّا دُونَ ذَلِكَ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَدًاWa-annaa minnaash-shaalihuuna waminnaa duuna dzalika kunnaa tharaa-iqa qidadan012 "Dan sesungguhnya, kami mengetahui, bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi, dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (dari)-Nya dengan lari." – (QS.72:12) وَأَنَّا ظَنَنَّا أَنْ لَنْ نُعجِزَ اللَّهَ فِي الأرْضِ وَلَنْ نُعْجِزَهُ هَرَبًاWa-annaa zhanannaa an lan nu'jizallaha fiil ardhi walan nu'jizahu haraban013 "Dan sesungguhnya kami, tatkala mendengarkan petunjuk (Al-Qur'an), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Rabb-nya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala, dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan." – (QS.72:13) وَأَنَّا لَمَّا سَمِعْنَا الْهُدَى آمَنَّا بِهِ فَمَنْ يُؤْمِنْ بِرَبِّهِ فَلا يَخَافُ بَخْسًا وَلا رَهَقًاWa-annaa lammaa sami'naal huda aamannaa bihi faman yu'min birabbihi falaa yakhaafu bakhsan walaa rahaqan014 "Dan sesungguhnya, di antara kami ada orang-orang yang taat, dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus'." – (QS.72:14) وَأَنَّا مِنَّا الْمُسْلِمُونَ وَمِنَّا الْقَاسِطُونَ فَمَنْ أَسْلَمَ فَأُولَئِكَ تَحَرَّوْا رَشَدًاWa-annaa minnaal muslimuuna waminnaal qaasithuuna faman aslama fa-uula-ika taharrau rasyadan

Posted by Nailah Bahdar on 14 September 2015

Nasehat Kepada Jin untuk Berpegang teguh Pada Sunnah

 

Nasehat Kepada Jin Untuk Berpegang teguh pada Sunnah rasullullah
(Syaikh Muqbil Al -Wadii)
“Katakanlah (hai Muhammad): ‘Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya: sekumpulan jin telah mendengarkan (Al-Qur’an), lalu mereka berkata: ‘Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al-Qur’an yang menakjubkan,” – (QS.72:1)
قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا

Qul uuhiya ilai-ya annahuustama’a nafarun minal jinni faqaaluuu innaa sami’naa quraanan ‘ajaban

002
“(yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami (jin) beriman kepadanya (Al-Qur’an). Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorangpun dengan Rabb-kami,” – (QS.72:2)
يَهْدِي إِلَى الرُّشْدِ فَآمَنَّا بِهِ وَلَنْ نُشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَدًا

Yahdii ilarrusydi faaamannaa bihi walan nusyrika birabbinaa ahadan

003
“dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Rabb-kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak.” – (QS.72:3)
وَأَنَّهُ تَعَالَى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلا وَلَدًا

Wa-annahu ta’aala jaddu rabbinaa maa-attakhadza shaahibatan walaa waladan

004
“Dan bahwasanya, orang yang kurang akal dari kami dahulu (jin), selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,” – (QS.72:4)
وَأَنَّهُ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى اللَّهِ شَطَطًا

Wa-annahu kaana yaquulu safiihunaa ‘alallahi syathathan

005
“dan sesungguhnya, kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan, yang dusta terhadap Allah”.” – (QS.72:5)
وَأَنَّا ظَنَنَّا أَنْ لَنْ تَقُولَ الإنْسُ وَالْجِنُّ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا

Wa-annaa zhanannaa an lan taquula-insu wal jinnu ‘alallahi kadziban

006
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia, yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” – (QS.72:6)
وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الإنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا

Wa-annahu kaana rijaalun mina-insi ya’uudzuuna birijaalin minal jinni fazaaduuhum rahaqan

007
“Dan sesungguhnya, mereka (jin) menyangka, sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul)pun,” – (QS.72:7)
وَأَنَّهُمْ ظَنُّوا كَمَا ظَنَنْتُمْ أَنْ لَنْ يَبْعَثَ اللَّهُ أَحَدًا

Wa-annahum zhannuu kamaa zhanantum an lan yab’atsallahu ahadan

008
“(kemudian para jin itu berkata:) ‘dan sesungguhnya, kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,” – (QS.72:8)
وَأَنَّا لَمَسْنَا السَّمَاءَ فَوَجَدْنَاهَا مُلِئَتْ حَرَسًا شَدِيدًا وَشُهُبًا

Wa-annaa lamasnaassamaa-a fawajadnaahaa muli-at harasan syadiidan wasyuhuban

009
“dan sesungguhnya, kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu), tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).” – (QS.72:9)
وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ فَمَنْ يَسْتَمِعِ الآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَصَدًا

Wa-annaa kunnaa naq’udu minhaa maqaa’ida li-ssam’i faman yastami’iaana yajid lahu syihaaban rashadan

010
“Dan sesungguhnya, kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu), apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi, ataukah Rabb mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.” – (QS.72:10)
وَأَنَّا لا نَدْرِي أَشَرٌّ أُرِيدَ بِمَنْ فِي الأرْضِ أَمْ أَرَادَ بِهِمْ رَبُّهُمْ رَشَدًا

Wa-annaa laa nadrii asyarrun uriida biman fiil ardhi am araada bihim rabbuhum rasyadan

011
“Dan sesungguhnya, di antara kami ada orang-orang yang shaleh, dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.” – (QS.72:11)
وَأَنَّا مِنَّا الصَّالِحُونَ وَمِنَّا دُونَ ذَلِكَ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَدًا

Wa-annaa minnaash-shaalihuuna waminnaa duuna dzalika kunnaa tharaa-iqa qidadan

012
“Dan sesungguhnya, kami mengetahui, bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi, dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (dari)-Nya dengan lari.” – (QS.72:12)
وَأَنَّا ظَنَنَّا أَنْ لَنْ نُعجِزَ اللَّهَ فِي الأرْضِ وَلَنْ نُعْجِزَهُ هَرَبًا

Wa-annaa zhanannaa an lan nu’jizallaha fiil ardhi walan nu’jizahu haraban

013
“Dan sesungguhnya kami, tatkala mendengarkan petunjuk (Al-Qur’an), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Rabb-nya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala, dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan.” – (QS.72:13)
وَأَنَّا لَمَّا سَمِعْنَا الْهُدَى آمَنَّا بِهِ فَمَنْ يُؤْمِنْ بِرَبِّهِ فَلا يَخَافُ بَخْسًا وَلا رَهَقًا

Wa-annaa lammaa sami’naal huda aamannaa bihi faman yu’min birabbihi falaa yakhaafu bakhsan walaa rahaqan

014
“Dan sesungguhnya, di antara kami ada orang-orang yang taat, dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus’.” – (QS.72:14)
وَأَنَّا مِنَّا الْمُسْلِمُونَ وَمِنَّا الْقَاسِطُونَ فَمَنْ أَسْلَمَ فَأُولَئِكَ تَحَرَّوْا رَشَدًا

Wa-annaa minnaal muslimuuna waminnaal qaasithuuna faman aslama fa-uula-ika taharrau rasyadan

Check Also

Inilah Yang Harus Dilakukan Ketika Digigit Ular Berbisa

Inilah Yang Harus Dilakukan Ketika Digigit Ular Berbisa

Guys.. pernah gak kebayang dipikiran kalian, ketika sedang melakukan camping di pegunungan, tiba tiba kalian ...

...