Home / Tehnik Pengobatan / Ruqyah Syariyah / Sekilas Tentang Kemampuan Jin memindahkan barang atau benda

Sekilas Tentang Kemampuan Jin memindahkan barang atau benda

bagaimana jin2 itu memindahkan barang2 tsb ke pekarangan rumah pasien, dan memasukkan banyak barang ke tubuh pasien.
Menurut Dukturah maryam salah seorang Dosen kuliah tafsir dan Ulumul Qur andi mesir, dalam sebuah kitab beliau yang berjudul sihir dan penjelasannya, beliau menyebutkan ada beberapa kemampuan yg ALLAH berikan kepada jin,
Diantaranya :

-bisa merubah wujudnya menyerupai hewan, ular , kalajengking, atau anjing dan juga manusia.

-terbang di udara dan menyelam di air, jin yang terbang di udara telah di jelaskan oleh RASULULLAH Shalllallahu alaihi wasallam (hadits diriwayatkan oleh thabraniy, hakim dan baihaqi, sedangkan jin yang menyelam di jelaskan dalam ALQURAN surah shad ayat 37.

-merasuk ke dalam manusia, dijelaskan dalam hadits bahwa mereka mengalir di dalam darah.

-serta mampu membawa benda2 yang berat dan memindahkannya ke tempat yang jauh hanya dalam waktu yang singkat.

Jika kita kembali membuka lembaran sejarah Nabi Sulaiman Alahisalam, dalam suroh annaml ayat 38-39,Nabi Sulaiman menanyakan kepada para pembesarnya dan rakyatnya dari golongan jin, siapa diantara mereka yang mampu memindahkan singgasana ratu balqis. perlu kita ketahui bahwasanya singgasana balqis tidaklah kecil, berukuran 80 dziro’ , dan dijaga oleh 7 pertahanan yang saling menyambung, serta pintunya ditutup rapat2. Ratu balqis berpesan kepada penjaganya untuk tidak membiarkan seorang pun masuk ke dalamnya.

Pertanyaan Nabi Sulaiman disahut oleh ifrit, jenis jin yg suka membangkang, bernama kuzan. Wihhh keren juga namanya hehheh, tapi sayang kemampunnya tidak berdaya jika ditujukan kepada mukmin. Dan menurut Abu Shalih ifrit ini besarnya seolah2 seperti gunung, saking besarnya dari jin2 lain. Ifrit berkata bahwa dia mampu membawa singgasana Ratu Balqis, dalam waktu sebelum nabi sulaiman bangun dari tempat duduknya. Sperti kita ketahui Nabi Sulaiman duduk di tempat duduknya untuk memberi keputusan dan hukuman dari pagi hingga matahari tergelincir(waktu dzhur). Artinya ifrit mampu membawanya sebelum matahari tergelincir, juga ifrit menyanggupi untuk membawanya dengan sangat hati2 beserta dengan segala hiasan singgasana tsb. Tapi Nabi Sulaiman mminta yang lebih cepat dari itu. Maka berkatalah seorg yang mempunyai ilmu dari Al kitab, ashif bin barkhiya .”aku akan membawa singgasana itu sebelum matamu berkedip”. (dikutip dari tafsir Ibnu Katsir)
Yang menarik dari kisah di atas, bagaimana ifrti mampu membawa singgasana yg besar, ini kemampuan yang ALLAH berikan kepada mereka, dan mereka juga bisa bergerak dari tempat yg satu ke tempat yg lain dengan sangat cepat(dijelaskan dalam kitab fathul bari, bab tafsir suratul jin). Bagian yang lebih menarik lagi dari kisah di atas adalah bagaimana kemampuan ifrit yg besar tubuhnya, bisa di kalahkan oleh Ashif bin Barkhiya, yang menurut ulama tafsir memiliki pengetahuan dari kitab taurat dan zabur.

Mengulas kisah ifrit di Zaman nabi Sulaiman

Bagaimana Asif Memindahkan Istana Balqis?

Sebelum menjawab Persoalan di atas adalah lebih baik kita renung semula ayat al-Quran berikut:

“Hai pembesar-pembesar siapakah diantar kamu sekelian sanggup membawa singgahsananya kepada ku sebelum mereka datang kepada ku sebagai orang-orang yang berserah diri.”

“Berkata Ifrit (yang cerdik) itu dari golongan jin, aku akan datang kepada ku dengan membawa singgahsana itu kepada mu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercayai. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari al-Kitab; “Aku akan membawa singgahsana itu kepada mu sebelum matamu berkedip.”

“Maka tatkala Sulaiman melihat singgahsana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata; “Ini termasuk kurniaan Tuhanku untuk menguji aku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya) . Dan barang siapa bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.” (An-Namli, ayat 38-40)

Cara Asif memindahkan Istana Balqis cukup mudah iaitu dengan niat di dalam hati sahaja. Walaupun Asif hanya sekadar berniat, tetapi “niat” yang dicetuskan dalam hati  (POWER OF NIAT)

Dalam kitab Lum’atul Aurad karangan Wan Ali Bin Abdul Rahman Al-Kelantani ada membahaskan bahawa ketika Asif berniat ‘menghadirkan’ istana Balqis, Asif telah menyertakan sekali dalam niatnya kalimah “Yaa zaljalaa..liwal ikram…

wallahu A’lam

menyikapi apa yang telah dilakukan Ashif bin Barkhiya. Kita selaku umat RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM, umat yg memiliki kelebihan di banding umat2 lainnya, serta dijadikan ALQUR AN sebagai kitab kita, menghapus kitab2 yg dulu. Haruslah meyakini melebihi keyakinan ashif bin barkhiya, bahwa dengan bertawakkal kepada ALLAH, ifrit dan jenis jin apapun tidak ada kemampuan bagi mereka untuk mencelakai kita. Hal ini dijelaskan oleh ALLAH dalam surah annahl ayat 99-100, yg mafhumnya jin2 dzhalim tidak ada kemampuan bagi mereka untuk mencelakai hamba ALLAH yang beriman dan bertawakkal padanya. Ifrit dan sejenisnya hanya bisa mempengaruhi dan mencelakai orang2 yang menuhankannya dan menyekutukan ALLAH (dukun2).

Jika ifrit mampu membawa singgasana yg besarnya masyaALLAH, apalah sulit baginya untuk memasukkan paku, silet dan peniti atau boneka ke tubuh pasien, karena itulah kemampuan yg diberikan oleh ALLAH padanya, dan hanya akan mampu mencelakai orang2 yang suka menyekutukan ALLAH. Oleh karena itu janganlah kaget bagi peruqyah dan therapis lainnya, jika mendapati pasien yg muntah boneka, muntah usus ayam, paku atau peniti, bahkan yg lebih parah ada pasien yang saat di bacakan ayat2 pembatal sihir, merasa di bahu atau pahanya ada pisau atau beling.

Sekilas Tentang Kemampuan Jin memindahkan barang atau benda
——

Bagi anda saudaraku yang merasa terkena sihir di rumah dan di tubuh, cara yang ampuh menyembuhkan sihir tersebut adalah dengan menghancurkan buhulnya, akan tetapi perlu diketahui, bahwa setiap buhul biasanya di jaga oleh jin. Butuh doa dan ikhtiar serta penyerahan total segala urusan hanya pada ALLAH. Tanamkan dalam diri keyakinan jika jin2 tersebut mampu membawa buhul atau mampu menyakiti, maka sesungguhnya mereka hanya mampu pada orang2 yg menyekutukan ALLAH, dan mereka sangatlah tidak mampu atas hamba ALLAHh yang beriman dan bertawakkal.

Tobe Continue : MENGHANCURKAN BUHUL SIHIR

dari berbagai sumber dan Tulisan Ustad Guruku Ustad Fadhil Al Makky

Check Also

Air Jamur (Kam’ah ) Untuk Pengobatan Penyakit Mata

Salah satu obat  mata yang dianjurkan nabi SAW adalah dengan air jamur . Kaum muslim ...

...