Home / Artikel Kesehatan / Bantahan Hoax Uji Beras Berpemutih dengan Betadine

Bantahan Hoax Uji Beras Berpemutih dengan Betadine

INFORMASI MERESAHKAN

Beberapa hari ini jagat maya dihebohkan dengan informasi “Uji Coba” beras berpemutih dan mengandung Pil KB menggunakan obat luka merk “Betadine”. Dalam informasi yang banyak di-BC di media sosial seperti Facebook, BBM, dan lainnya itu disebutkan untuk mengetahui bahwa beras tersebut mengandung zat tambahan pemutih maupun  pil KB dapat menggunakan Betadine yang diteteskan pada beras. Di sana dikatakan bahwa beras yang telah ditetesi Betadine jika berubah warna menjadi biru/ungu atau juga kehitaman maka beras tersebut positif mengandung pemutih dan Pil KB.

BANYAK YANG SUDAH MENCOBA

Tampak menyakinkan bukan? Tampaknya begitu karena beberapa orang telah melakukannya di rumah (mungkin termasuk Anda). Dan mereka yang mendapati beras atau nasinya berubah warna menjadi biru atau ungu bahkan kehitaman menjadi resah dan galau, takut bila beras yang selama ini dikonsumsi ternyata berpemutih atau mengandung pil KB.

JANGAN RESAH!

Sebenarnya Anda tak perlu resah karena bila Anda mengingat-ingat lagi, saat duduk di bangku sekolah dulu, mungkin Anda pernah melakukan uji coba sederhana  mengenai kandungan zat pati atau karbohidrat dalam makanan menggunakan Iodium  (zat yang terkandung dalam Betadine, dan beberapa merk obat luka lain).  Dalam beberapa literatur yang kami baca Iodium (baca: Betadine) memang salah satu yang digunakan untuk menguji kandungan karbohidrat/zat pati pada suatu bahan makanan. Karbohidrat yang direaksikan dengan Iodium akan menghasilkan warna biru tua/ ungu bahkan hampir kehitaman tergantung kadar zat pati dan kompleksnya ikatan rantai karbohidrat dalam bahan makanan yang diuji.

IODIUM/BETADINE BERTEMU PATI/BERAS = UNGU/BIRU/KEHITAMAN

Begini bahasa ilmiahnya :  Uji Iod bertujuan untuk mengidentifikasi polisakarida. Reagent yang digunakan adalah larutan iodine yang merupakan I2 terlarut dalam potassium iodide. Reaksi antara polisakarida dengan iodin membentuk rantai poliiodida. Polisakarida umumnya membentuk rantai heliks (melingkar), sehingga dapat berikatan dengan iodin, sedangkan karbohidrat berantai pendek seperti disakarida dan monosakarida tidak membentuk struktur heliks sehingga tidak dapat berikatan dengan iodin. Amilum dengan iodin dapat membentuk kompleks biru, amilopektin dengan iodin akan memberi warna merah ungu sedangkan dengan glikogen dan dekstrin akan membentuk warna merah coklat (Monruw, 2010).

Jadi bahan makanan apapun yang mengandung karbohidrat entah itu beras, singkong, mie, kentang, spagheti dan bahan makanan yang direaksikan (ditetesi) Iodium (baca: Betadine) akan berubah warna mulai biru, biru tua, ungu hingga kehitaman. Untuk sahabat Infoherbalis kami telah melakukan uji coba sederhana. Uji coba ini dimaksudkan untuk mengetahui beberapa poin berikut:

  1. Apa yang terjadi bila Beras ditetesi Betadine?
  2. Apa yang terjadi bila Nasi ditetesi Betadine?
  3. Apa yang terjadi bila pemutih ditetesi Betadine?
  4. Apa yang terjadi bila Beras + pemutih ditetesi Betadine?

Dalam uji coba tersebut seperti yang terlihat pada gambar dapat kita lihat :

Bantahan Hoax Uji Beras Berpemutih dengan Betadine1. Beras + Betadine berubah warna menjadi Hitam.

Bantahan Hoax Uji Beras Berpemutih dengan Betadine

 

 

 

 

 

2. Nasi + Betadine berubah warna menjadi Biru Tua/Ungu.

 

 

Bantahan Hoax Uji Beras Berpemutih dengan Betadine

 

3. Pemutih + Betadine, ternyata warna betadine hilang, dan campuran tetap berwarna bening.

 

 

 

 

Bantahan Hoax Uji Beras Berpemutih dengan Betadine

 

4. Beras + Pemutih + Betadine, warna beras tidak mengalami perubahan.

 

 

 

Dari uji coba sederhana di atas dapat dilihat beras yang hanya ditetesi Betadine berubah warna menjadi hitam. Justru setelah beras ditambahkan pemutih lalu ditetesi betadine beras tidak berubah warna dan bukan menjadi biru atau ungu atau hitam seperti yang banyak diinformasikan selama ini.

BERAS MENGANDUNG PIL KB?

Pil KB mengandung hormon yang merupakan senyawa kompleks dan butuh pengujian yang lebih dari sekedar menambahkan Betadine pada beras yang diduga mengandung pil KB, misalnya dilakukan uji laboratorium. Sepanjang pengetahuan kami hormon dalam pil KB tidak dapat digunakan sebagai bahan pengawet. Lagipula jika pil KB ditambahkan pada beras dengan maksud tertentu, tentunya akan menjadi biaya tambahan yang tak murah mengingat pil-pil KB harganya cukup mahal.

Sebaiknya  kita bisa lebih berhati-hati memilah dan memilih informasi yang beredar di media internet.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Check Also

Bahkan Dokter Terkejut, Minyak Kelapa Mampu Membunuh Kanker Hingga 93%

Statistik terbaru menunjukkan bahwa kanker usus besar adalah kanker yang paling umum diderita di dunia ...

...