Home / Artikel Kesehatan / 5 Herbal Penghancur Plak Dalam Pembuluh Darah Penyebab Serangan Jantung dan Stroke

5 Herbal Penghancur Plak Dalam Pembuluh Darah Penyebab Serangan Jantung dan Stroke

Plak di pembuluh darah arteri tidak terbentuk begitu saja, ini terjadi dari waktu ke waktu, dan kebanyakan baru disadari setelah terjadi penyumbatan pembuluh darah yang menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Arteri yang tersumbat, secara teknis disebut aterosklerosis atau pengerasan dinding arteri, ini terjadi ketika plak (semacam kerak) menumpuk di dalam dinding arteri, yang akan mempersempit arteri yang merupakan jalan darah. Plak ini terbentuk dari kolesterol, sel-sel inflamasi, lemak dan bahan limbah lainnya. Ketika dinding arteri mengeras, plak pada arteri mencegah darah beredar secara lancar dan sekaligus memberikan ketegangan pada otot jantung, akhirnya menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung bahkan stroke.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu terbentuknya plak dalam pembuluh arteri, antara lain:

  • Diabetes
  • Banyak minum alkohol
  • Tekanan darah tinggi
  • Kadar kolesterol dalam darah tinggi
  • Banyak makan makanan berlemak tinggi
  • Bertambahnya usia
  • Obesitas (kegemukan)
  • Sejarah penyakit jantung dalam keluarga
  • Merokok

Beberapa Herbal dapat memecah dan menghancurkan plak yang menyumbat pembuluh arteri, bahkan efektifitasnya lebih baik dari obat-obatan kimia, lagipula pengobatan herbal minim sekali efek samping sehingga aman digunakan.

1. Bawang Putih

Bawang putih efektif untuk melebarkan pembuluh arteri yang tersumbat, serta memberikan dorongan pada sirkulasi darah yang baik. Sebuah studi di tahun 2007 oleh University of Alabama di Birmingham menemukan bawang putih segar,sekitar 2 siung menyebabkan lebih dari 72 % efek relaksasi pada pembuluh darah dari pada plasebo. Dengan kata lain, bawang putih meningkatkan sirkulasi darah sebesar 72%. Studi lain juga menemukan bawang puith dapat menurunkan tekanan darah.

2. Minyak zaitun

Kaya akan asam oleat tak jenuh tunggal, asam lemak esensial (EFA) yang dikenal untuk efek positif pada tingkat kolesterol dan zat oksidatif dalam aliran darah. Minyak zaitun secara luas dianggap sebagai salah satu minyak paling sehat untuk memasak. Menurut sebuah penelitian terbaru, penggunaan minyak zaitun untuk tujuan ini benar-benar dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular serius dari hingga 41%.

Hati-hati: Ketika belanja minyak zaitun, hindari membeli kualitas rendah di pasaran. Produk-produk ini murah untuk alasan yang baik. Minyak zaitun dengan kualitas rendah sering dijual lebih murah, minyak ini kurang sehat atau telah rusak oleh panas selama proses ekstraksi. Sebaliknya, carilah minyak zaitun bersertifikat dan murni.

3. Jus Delima

Meneguk segelas jus delima setiap hari dapat membantu melancarkan pembuluh arteri dan meningkatkan aliran darah.

Mayo Clinic menunjukkan bahwa jus buah delima dapat memperlambat penumpukan kolesterol yang menyebabkan arteri  tersumbat. Jus delima sangat tinggi antioksidan, yang dapat membantu mengurangi kolesterol LDL ‘buruk’. Sebuah laporan dalam edisi April 2007 dari  Harvard Men’s Health Watch menemukan jus delima menurunkan ketebalan arteri karotis dan aliran darah menjadi membaik.

Peneliti Israel pada tahun 2006 menemukan jus delima memiliki efek menguntungkan yaitu menurunkan penyakit jantung pada orang dengan diabetes. Pasien yang mengkonsumsi 50 ml jus delima untuk tiga bulan dapat mengurangi LDL (kolesterol jahat) serta menurunnya tingkat indikator penyakit jantung lainnya.

4. Teh hijau

Teh hijau kaya akan  kandungan katekin dan fenol. Tanaman antioksidan ini  menghambat penyerapan kolesterol selama proses pencernaan. Nikmati satu atau dua cangkir teh hijau setiap hari untuk meningkatkan kadar lipid dan membantu mengurangi penyumbatan arteri. Teh hijau juga memberikan dorongan alami untuk metabolisme yang dapat membantu Anda untuk menurunkan berat badan, dan juga lebih memperkuat kesehatan jantung Anda.

5. Psyllium

Konsumsi psyllium, sebuah ramuan yang sebagian besar terdiri dari jenis serat larut juga dapat membantu menurunkan penyebab utama pertumbuhan plak di arteri yaitu kolesterol. Beberapa uji double-blind klinis telah menemukan bahwa psyllium dapat menurunkan kolesterol dan trigliserida dalam darah. Konsumsilah 10 sampai 30 g psyllium setiap hari, konsumsilah pada 30 menit sampai satu jam setelah makan agar dapat menurunkan kolesterol dan kadar gula darah.

 

Check Also

5 Kebiasaan Sehari-Hari Yang Dapat Merusak LIVER

Hati adalah salah satu organ vital tubuh dan sangat penting bagi kehidupan. Terletak di sebelah ...

...