Home / Artikel Kesehatan / Berhenti Minum “Sport Drink” dan Beralih Ke Sesendok Gula dalam Air Minum Adalah Rahasia Sukses Para Atlet

Berhenti Minum “Sport Drink” dan Beralih Ke Sesendok Gula dalam Air Minum Adalah Rahasia Sukses Para Atlet

Menggantikan minuman olahraga dengan sesendok gula ternyata dapat membuat latihan yang diajalani para pelari marathon dan atlet lain menjadi terasa lebih mudah.

Para peneliti di University of Bath mengatakan bahwa menambahkan  gula ke dalam air minum sebelum latihan fisik berat, bisa memberikan perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan latihan.

Dalam sebuah studi baru-baru ini, mereka menilai dampak latihan ketahanan pada tingkat glikogen hati. Tim menguji berbagai minuman untuk melihat bagaimana tipe karbohidrat yang berbeda bisa membantu mencegah penurunan tingkat glikogen hati dan kelelahan.

Percobaan mereka, yag dilakukan pada atlit sepeda jarak jauh, menunjukkan bahwa konsumsi karbohidrat dalam bentuk glukosa atau sukrosa bisa mencapai hal ini.

Sukrosa (gula pasir) dan glukosa adalah karbohidrat yang penting yang sering disebut gula sederhana.

Perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa setiap molekul sukrosa terdiri dari satu molekul glukosa dan satu molekul fruktosa yang terikat bersama-sama.

Para peneliti menemukan bahwa menggabungkan berbagai sumber gula meningkatkan daya serap mereka di usus.

Minuman olahraga dirancang untuk menyediakan energi selama latihan menggunakan sukrosa atau campuran glukosa dan fruktosa, tetapi banyak yang masih mengandalkan glukosa saja.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa minuman yang hanya mengandung glukosa bisa mengakibatkan ketidaknyamanan pada usus dan mereka  menyarankan alternatif minuman berbasis sukrosa, atau bahkan hanya gula dalam air dapat membantu membuat latihan terasa lebih mudah.

Dr Javier Gonzalez, ketua peneliti tersebut mengatakan, “karbohidrat yang disimpan dalam hati kita sangat penting fungsinya untuk membantu kita mempertahankan level gula darah agar tetap stabil selama latihan fisik dan ketahanan.”

Bagaimanapun, meskipun kami memiliki pemahaman yang relatif baik terhadap perubahan cadangan karbohidrat di otot dengan latihan dan nutrisi, kami tahu sedikit sekali cara mengoptimalkan penyimpanan cadangan gula di liver selama dan setelah latihan fisik.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa minum minuman berkarbohidrat selama latihan dapat mencegah penipisan cadangan karbohidrat di hati tetapi tidak dalam otot.”

“Ini mungkin salah satu cara di mana minum minuman berkarbohidrat dapat meningkatkan daya tahan tubuh.”

Kami juga menemukan bahwa para atlet sepeda merasa latihan mereka terasa lebih mudah, dan usus lebih nyaman, ketika mereka mengonsumsi sukrosa (gula)  daripada glukosa.

“Ini menunjukkan bahwa, ketika tujuan Anda adalah untuk memaksimalkan ketersediaan karbohidrat, sukrosa mungkin merupakan sumber yang lebih baik daripada glukosa.”

Para ilmuwan merekomendasikan untuk 90 g gula per jam, dengan campuran 8 g gula  per 100ml air  untuk kinerja yang optimal selama latihan berlangsung lebih dari dua setengah jam.

Penelitian ini diterbitkan dalam American Journal of Physiology – Endocrinology & Metabolism.

 

Sumber: http://www.dailymail.co.uk/health/article-3336474/University-Bath-says-spoonful-sugar-secret-athletic-success.html

Check Also

5 Kebiasaan Sehari-Hari Yang Dapat Merusak LIVER

Hati adalah salah satu organ vital tubuh dan sangat penting bagi kehidupan. Terletak di sebelah ...

...