Home / Artikel Kesehatan / Lebah Terlatih Dapat Mendeteksi Kanker Hanya Dalam Tempo 10 Menit

Lebah Terlatih Dapat Mendeteksi Kanker Hanya Dalam Tempo 10 Menit

Lebah di alam memiliki fungsi penting sebagai serangga penyerbuk utama. Kesukaannya akan nektar dan serbuk sari membantu tumbuhan untuk melakukan penyerbukan silang dan penyebaran serbuk sari. Dalam penyerbukan buatan tanaman tertentu, lebah dipelihara dalam kurungan berisi tumbuhan yang akan disilangkan.

Sudah tak aneh lagi, Lebah dapat dijadikan terapi alternatif untuk berbagai penyakit. Racun lebah mampu bertindak sebagai anti virus bahkan racun lebah adalah antiretroviral alami yang sudah disediakan oleh Allah.

Hal ini sesuai dengan Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 68-69:

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”,kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).”

“Dari perut lebah itu keluar cairan yang bermacam-macam/ beraneka, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

Salah satu penemuan paling mengejutkan yang pernah dilaporkan pada sebuah proyek ilmu pengetahuan eksperimental oleh Susana Soares telah menunjukkan potensi lebah madu yang akan digunakan dalam deteksi dini kanker stadium tinggi, dan banyak lagi manfaat lebah lainnya lagi.

Lebah memiliki persepsi bau dengan tingkat ketajaman yang sangat tinggi. Mereka mampu mendeteksi sejumlah kecil dari molekul tertentu. Persepsi bau mereka bahkan lebih kuat daripada anjing pelacak!

Lebah  memiliki 170 reseptor bau, dibandingkan lalat yang hanya memiliki 62 reseptor bau atau 79 pada nyamuk. Kemampuan penciuman yang luar biasa mereka termasuk sensor pencium guna mengetahui kerabat sesama koloni, komunikasi sosial dalam sarang, dan penciuman bau untuk mencari makanan. Indra penciuman lebah sangat tepat sehingga bisa membedakan ratusan varietas bunga yang berbeda bahkan mampu memutuskan, “Apakah bunga membawa serbuk sari atau nektar?” dari jarak bermeter-meter.

Lebah dilatih untuk mendeteksi Penyakit

Telah ditemukan bahwa lebah dapat dilatih menggunakan sistem reward Pavlov sederhana untuk memilih dan bergerak menuju sumber bau tertentu.

Hal ini memberikan potensi mereka untuk digunakan untuk mendeteksi kehamilan dan penyakit termasuk kanker, yang dapat ditunjukkan oleh penanda bau tertentu dalam napas pasien.

Lebah bisa dilatih untuk menanggapi kehadiran berbagai bahan kimia, termasuk biomarker yang terkait dengan tahap awal penyakit seperti tuberkulosis dan berbagai jenis kanker.

Perangkat kaca khusus (seperti yang digambarkan) telah dirancang oleh desainer Portugis Susana Soares dalam rangka memfasilitasi tes tersebut. Subjek bernafas ke Media botol kaca, yang sekilas tampak mengingatkan kita seperti semacam alat untuk merokok. Lebah terlatih ini  dapat men-diagnosis jika bau sasaran hadir.

Deteksi dini adalah misi penting untuk menyelamatkan nyawa umat manusia dari kanker sebagaimana juga kemungkinan mengubahnya jika ditemukan lebih cepat gejala nya. Pemeriksaan kesehatan secara teratur dan skrining sangat penting tapi bisa ini menjadi alat baru dalam memerangi penyakit terburuk di dunia? Semoga !

Selain Mendeteksi Kanker ,Lebah juga mungkin memiliki potensi digunakan dalam hal aplikasi lainnya  yang membutuhkan deteksi cepat dalam hitungan menit , misalnya mendeteksi bahan peledak dalam operasi keamanan.

Lebah Dapat Dilatih untuk Mendeteksi Kanker hanya dalam tempo 10 Menit

Apa lagi yang bisa kita gunakan untuk Lebah ini ialah? Mendeteksi makanan palsu atau dipalsukan atau deteksi minyak esensial? Bagaimana dengan jelas: Mendeteksi madu palsu. Kedengarannya layak untuk dicoba.

Populasi Lebah Terancam Punah

Sayangya Kehidupan komunitas Lebah sendiri berada di bawah ancaman Kematian dan kepunahan. Ini disebabkan penggunaan pestisida sembarangan telah memusnahkan habitat lebah dalam jumlah besar – dan ingat kita perlu  benar-benar  untuk melindungi lebah komunitas  ini dari polusi alam. Ini bukan lelucon. Selain TIDAK melakukan  penyemprotan pestisida (tolong jangan lakukan itu!), Sesuatu yang sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu lebah adalah untuk menanam bunga bunga yang disukai lebah.

Fakta bahwa kita tidak bisa hidup tanpa lebah dan Mereka memiliki hadiah yang menakjubkan bagi kita sebagaiamana dalam Al-Quran.

sumber
http://www.herbs-info.com/blog/this-is-incredible-bees-can-be-trained-to-detect-early-stage-cancer-in-ten-minutes/

[2] http://www.dezeen.com/2013/11/20/honey-bees-can-be-trained-to-detect-cancer-in-ten-minutes-says-designer-susana-soares/

[3] http://www.moma.org/interactives/exhibitions/2008/elasticmind/#/77/

 

Check Also

Cara Membuat Jus Semangka Untuk Obati Asam Urat

Bagaimana cara membuat jus buah semangka (obati Asam urat) ? Imam Ibnul Qayyim menegaskan bahwasanya ...

...