Home / Apotik Hidup / Manfaat Tanaman Obat Bunga Pukul Empat

Manfaat Tanaman Obat Bunga Pukul Empat

Bunga Pukul Empat adalah tanaman yang dapat tumbuh dimana saja. Tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias di pekarangan atau sebagai pagar pembatas rumah. Bunganya berbentuk terompet dengan banyak macam warna, antara lain merah, putih, jingga, kuning, kombinasi. Bunga Pukul Empat yang memiliki nama latin Mirabilis jalapa juga kerap kali disebut Bunga Sore, ini karena bunga pukul empat mekar pada sore hari, dan hanya bertahan beberapa jam saja. Jika pangkal bunga dipetik akan mengeluarkan cairan bening yang rasanya manis.

Bagian tanaman ini yang biasa digunakan untuk pengobatan adalah daun dan akarnya. Berikut cara menggunakan bunga pukul empat sebagai obat:

1. Bisul

Cuci bersih 10 lembar daun bunga pukul empat, lumatkan sampai lembut, lalu tambahkan air garam secukupnya hingga terbentuk pasta. Tempelkan pada bisul dan daerah sekelilingnya, lalu balut dengan kain perban.

2. Infeksi saluran kencing

Rebus 9-15 gr kering atau 15-30 gr akar segar bunga pukul empat dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air rebusan tadi dan minum 2 kali sehari msing-masing 1 gelas.

3. Radang amandel

Rebus 9-15 gram akar bunga pukul empat, atau dapat gunakan 15-30 gr akar basahnya yang masih segar, rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas, saring lalu minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

4. Kencing Manis dan Keputihan

Rebus 9-15 gram akar bunga pukul empat, atau dapat gunakan 15-30 gr akar basahnya yang masih segar, rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas, saring lalu minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

5. Acute arthritis.
Akar segar direbus, minum. Bila badan panas, ditambah tahu, bila badan dingin ditambah kaki sapi, Bunga putih sebanyak 120 gr. direbus, kemudian diminum.

 

Check Also

Teh Akar Dandelion Membunuh Lebih Dari 96% Sel Kanker Leukimia Hanya Dalam Waktu 48 Jam

Leukemia adalah penyakit yang dikaitkan dengan penggunaan obat-obatan dan kemoterapi, kesejahteraan secara umum dan rendahnya ...

...