Home / Tehnik Pengobatan / Ruqyah Syariyah / Pendarahan di Usia Kehamilan 3 Bulan Sembuh dengan Ruqyah (Kisah Nyata)

Pendarahan di Usia Kehamilan 3 Bulan Sembuh dengan Ruqyah (Kisah Nyata)

Kisah Inspiratif

Bismillah. Tak ada yang mustahil bagi Allah. Kisah nyata inspiratif ini untuk sahabat semua, semoga kisah ini menjadikan kita semua tetap semangat dan tawakal.

★★Tak Ada Yang Mustahil Bagi Allah★★

Sebulan yang lalu istri saya yang sedang hamil 3 bulan mengalami pendarahan pada kandungannya. Saya yang belum pengalaman menangani hal semacam ini lumayan dibuat panik ketika melihat kondisinya yang berdarah-darah…

Saat dibawa ke rumah sakit dan melihat hasil USG-nya, dokter memberikan peringatan kepada saya dan juga ibu agar bersiap-siap untuk kemungkinan terburuk pada janin yang sedang dikandung, karena melihat kondisi pendarahan yang katanya sudah lumayan parah dan kecil kemungkinan janinnya selamat…

 Perdarahan di Usia Kehamilan 3 bulan Sembuh dengan Ruqyah (Kisah Nyata)

Penjelasan Gambar Foto USG

Tampak dalam foto, yang dalam lingkaran merah adalah pendarahan pada janin. Yaitu kondisi janin di mana selaput yang membungkusnya (perekat antara janin di dinding rahim) hendak mengalami pelepasan, jadi jika selaput itu lepas dan rontok maka janin yang baru berupa segumpal darah itu akan mengalami keguguran.

Jujur, sebagai manusia biasa saya langsung lemas. Apalagi ini hamil pertama istri saya dan saya baru pernah terjun langsung dalam kasus semacam ini yang masih sangat asing bagi saya. Namun saya tidak putus asa, saya teringat kisah ibu saya yang divonis tidak akan bisa punya anak dan pernah saya tulis di FB tahun lalu, namun nyatanya saya dan adik saya lahir dengan selamat atas rahmat Allah…

Maka sepulangnya di rumah, saya berikan 7 butir ABKAR dan rutin saya ruqyah selama 10 hari dengan membaca ayat-ayat berikut :

1. Al-Fatihah

2. Al-Baqarah Ayat 1-5

3. Ayat Kursi (Al-Baqarah Ayat 255, Juz 3)

4. Ali-‘Imran Ayat 35-40, Juz 3 (khusus ayat 36 diulang-ulang sambil ditiup dan diusap). Hayati kisah tentang istri ‘Imran dan Maryam, begitu juga hayati kisah Nabi Zakariyya pada ayat 38 yang benar-benar mendambakan buah hati dari sisi Allah Ta’ala di usianya yang senja, dan kisah ketakjuban nabi Zakariyya saat seorang Malaikat mengabarkan kabar gembira tentang seorang anak shaleh yang akan dikaruniakan Allah kepada Nabi Zakariyya yang berusia senja dan istrinya yang dicap MANDUL oleh orang-orang. Renungkan dan hayati dengan penghayatan yang mendalam, jika Allah mampu memberikan putra kepada orang lansia dan wanita mandul, maka Allah jauh lebih mampu untuk menjaga anak kita yang sedang dikandung!

5. Surat Huud Ayat 44, Juz 12. Hayati dan akui dalam hati dengan pengakuan dan keimanan yang kokoh bahwa Allah adalah Tuhan Mahakuasa yang berkuasa untuk menyurutkan banjir bandang yang menenggelamkan seluruh isi bumi di zaman Nabi Nuh ‘alaihissalam. Jika Allah berkuasa menyurutkan air bah yang sangat besar, maka pastilah Allah lebih berkuasa untuk menyurutkan pendarahan yang ada pada diri manusia.

6. Surat Al-Kahfi Ayat 94-98, Juz 16. Yakni tentang kisah Dzulqarnain yang membuat dinding agar bumi selamat dari gangguan ya’juj dan ma’juj, dengan memaksudkan agar Allah menjadikan dinding pada rahimnya agar tidak sampai menyebar dan membahayakan janin (baca dan tiupkan).

7. Yasin Ayat 9, Juz 23 (baca dan tiupkan).

8. Al-Ikhlash (3x), Al-Falaq (3x), An-Naas (3x) (baca dan tiupkan ke tangan lalu usapkan).

Mengapa ayat-ayatnya dikhususkan? Adakah contohnya? Sekali-kali kami tidak pernah mengkhususkan ayat dalam ruqyah, jika ada ayat lain yang semakna, maka silahkan dibaca sambil direnungi maknanya.

Ibnul Qayyim menjelaskan tata cara penyembuhan Al-Qur’an dalam kitabnya :

فلو علم الناس ما في قراءة القرآن بالتدبر لاشتغلوا بها عن كل ما سواها، فإذا قرأه بتفكر حتي مر بآية و هو محتاج إليها في شفاء قلبه كررها و لو ماءة مرة و لو ليلة، فقراءة آية بتفكر و تفهم خير من قراءة ختمة بغير تدبر و تفهم…

“Jika saja manusia tau apa yg didapat dari membaca Al-Qur’an dengan perenungan, niscaya mereka benar-benar akan menyibukkan diri untuk merenungi Al-Qur’an dari segala pekerjaan yang lain. Maka apabila seseorang membaca Al-Qur’an dengan penuh pemahaman hingga sampai pada suatu ayat, dan ia MEMBUTUHKAN ayat itu untuk KESEMBUHAN hatinya maka ulangilah ayat tersebut walau harus mengulanginya 100 kali walau harus mengulanginya semalaman suntuk karena membaca satu ayat dengan penuh perenungan dan pemahaman LEBIH BAIK daripada khatam Al-Qur’an tanpa adanya perenungan dan pemahaman…” (Miftahu Daaris-Sa’aadah jilid 1 hal.187)

Nah, dilanjutkan lagi nih ceritanya, setelah 10 hari berlalu, kami bawa ke dokter untuk periksa lagi, dan hasilnya masya Allah!!!

Pendarahan hilang dan janinnya sehat wal’aafiyah tanpa cacat. Semua atas karunia Allah Ta’ala dan kebenaran mukjizat Al-Qur’an sebagai rahmat dan penyembuh untuk orang yang mengimaninya.

10383580_958161057605672_4410622309709845431_n

Sekarang sudah beranjak pada bulan ke-4 kehamilannya. Mohon do’a dari teman-teman sekalian agar istri saya dan janinnya dilindungi oleh Allah Ta’ala dan dimudahkan proses persalinannya nanti. Aamiin yaa Rabbal’aalamiiin…..

“Tak Ada Yang Mustahil Bagi Allah…”

Barakalllaahu lana wa lakum… Muhibbukum fillah Muhammad Faizar Hidayatullah.

(di copas dari wall FB beliau)

Semoga bermanfaat.
klik
sumber : Ustad Muhammad Faizar Facebook

Check Also

Garam Himalaya Atasi Kaki Kebas, Nyeri Sendi Dan Juga Gangguan Jin/Sihir

Khasiat Garam Himalaya Dalam Pengobatan Islam untuk terapi sendi dan kebas kaki serta gangguan jin/sihir ...

...