Home / Wanita / Rahasia Kecantikan Alami Para Gadis Bangsawan Inggris

Rahasia Kecantikan Alami Para Gadis Bangsawan Inggris

Hmm, apa yang para gadis berumur 18 tahun gemar lakukan pada usia mereka? Kalau pada Era Kekinian ini, sih, tidak perlu heran lagi apabila gadis muda seperti mereka suka bermain-main dengan make-up, coba-coba berbagai macam krim ini dan itu, maupun mengikuti dan mencetuskan tren-tren baru supaya gaul dan hitz.

Sayangnya, Ratu Victoria tidaklah demikian. Ratu Muda yang memimpin Kerajaan Inggris pada abad ke-19 itu tentu menyukai pesta dan dansa di pagi hari, tapi tidak dengan kosmetik ataupun make-up pada wajahnya.

Pada masa pemerintahannya, wanita dengan polesan make-up justru dinilai buruk. Biasanya para pemakai make-up itu berasal dari kalangan wanita tunasusila dan juga aktris.

Bukan berarti para gadis bangsawan sama sekali tidak pernah menggunakan make-up, lho. Sebetulnya gadis-gadis bangsawan itu pun menggemari make-up, hanya saja secara sembunyi-sembunyi dan tidak berlebihan. Dengan kata lain, semakin tampak natural make-up yang mereka kenakan, semakin cantik dan terhormat pulalah wanita tersebut.

ladies

Penasaran apa rahasia cantik alami nona-nona Era Victoria? Simak berikut ini!

KULIT

MTI3NDIwMDk2OTUwOTMzOTgyNona-nona Era Victoria mencintai kulit pucat. Kulit yang putih pucat itu merupakan simbol dari kemuliaan. Itu berarti bahwa wanita tersebut berasal dari keluarga mampu. Mereka tidak banyak menghabiskan waktu di luar ruangan sehingga menjadikan kulit mereka gelap.

Para gadis bangsawan memenuhi persyaratan cantik tersebut dengan memoles wajah mereka dengan Zinc Oxide, mineral berupa serbuk putih. Zinc Oxide rupanya sangat mujarab untuk membuat kulit mereka tampak pucat dan juga cantik.

Bagi yang tidak suka Zinc, mereka hanya akan membawa payung ke mana-mana untuk menghindari sinar matahari. Beberapa bahkan rela minum cuka yang diyakini dapat mencegah kulit menjadi gelap, padahal sebenarnya tidak.

Para fashionista pada Era Victoria bahkan punya pensil biru dalam perlengkapan make-up mereka. Hah, untuk apa? Jawabannya adalah untuk membuat garis-garis pembuluh darah tipis di atas kulit. Kesannya supaya kulit mereka begitu pucat sampai-sampai pembuluh darah mereka kelihatan. Selain itu, nona-nona Era Victoria mencubit pipi dan menggigit bibir mereka supaya nampak merah merona.

Setiap kali kulit mereka mulai berminyak dan mengkilap, para gadis bangsawan bakal cepat-cepat menepuk bedak di wajahnya. Dengan catatan: TIDAK TERLALU TEBAL.

MAKE-UP

Screenshot_20Masa kepemimpinan Ratu Victoria amat menolak penggunaan make-up. Para gadis bangsawan tidak boleh terlihat membeli perlengkapan make-up di mana pun. (Meskipun pada kenyataannya mereka diam-diam beli dan pakai juga, sih).

Eyeshadow populernya berwarna merah dan hitam. Eyeshadow yang tebal biasanya digunakan oleh “The Fallen Woman“, sebutan bagi wanita yang sudah tidak ‘suci’ lagi. Sementara pemakaian eyeshadow tipis-tipis biasanya mereka yang dari kalangan bangsawan.

Selain itu, nona-nona Victoria menggunakan mineral berupa serbuk merah yang disebut Minium dan serbuk putih Antimony Oxide untuk eyeshadow. Sedangkan lipstik dibuat dari Mercuric Sulfide, dan perona pipi dari tumbukan buah bit halus.

PERAWATAN KULIT

contemplation

Harus diakui memang, bahwa pemakaian make-up pada kepemimpinan Ratu Victoria adalah sesuatu yang jarang. Tapi berbeda lagi dengan perawatan kulit dengan bahan buatan sendiri. Para gadis bangsawan Inggris membuat krim dan losion sendiri. Biasanya dari bahan alami yang mudah ditemui baik di dapur maupun perkebunan, misalnya minyak almond. Pelembap wajah dibuat dari campuran air dan bebungaan seperti bunga mawar, lili, maupun violet.

RAMBUT

Pada masa pemerintahan Ratu Victoria, rambut wanita melambangkan keagungan dan kemuliaan mereka. Jadi, para nona bangsawan jarang sekali memangkas rambut mereka (kecuali saat mereka sakit). Mereka juga sering menggunakan rambut palsu supaya rambut mereka kelihatan lebih tebal.

CHILDRENSHAIRSTYLES

Gaya rambut pada Era Victoria tidak terlalu beragam. Yang paling populer adalah gaya rambut yang disanggul dan digelung, sama halnya dengan gaya rambut panjang dengan ikal lembut menggantung pada belakang punggung atau pundak. Minyak dioleskan pada rambut supaya rambut mereka halus dan lembut.

Chic_Victorian_Hairstyles_for_men_07

Sementara para gadis bangsawan memanjangkan rambut, para pria justru memangkas rapi dan pendek rambut mereka. Para pria bangsawan pun juga memelihara janggut dan kumis. Karena itu dianggap sebagai simbol kedewasaan seorang pria.

Nah, tertarik untuk hidup pada masa Victoria?

Semoga bermanfaat.

Check Also

3 Resep Masker Alami Dari Madu Untuk Menghilangkan Jerawat, Memutihkan Dan Mengencangkan Wajah

Madu dan Madu! Ya, memangnya siapa yang tak tahu dahsyatnya pengobatan dengan Madu? Selain madu ...

...