Home / Artikel Kesehatan / Mengapa Kuning Telur Rebus Anda Berwarna Kehijauan? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Mengapa Kuning Telur Rebus Anda Berwarna Kehijauan? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Telur rebus adalah menu paling mudah untuk dimasak. Apa sulitnya membuat telur rebus, tinggal masukkan telur ke dalam panci yang sudah diisi air lalu masak di atas kompor. Ada satu hal yang luput dari perhatian Anda saat mengupas telur dan memotongnya. Coba perhatikan saat Anda membelah telur rebus kadang terdapat cincin berwarna kehijauan di antara kuning telur dan putih telur. Mengapa demikian?   Mengapa Kuning Telur Rebus Anda Berwarna Kehijauan? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Warna kehijauan di sekeliling kuning telur merupakan pertanda bahwa telur tidak dimasak dengan benar. Jadi, pada dasarnya, itu adalah kesalahan proses merebus telur. Perubahan warna ini adalah bukti bahwa telur dimasak terlalu lama. Daging kan  mengering dan beras akan hangus saat terlalu lama dimasak. Begitu juga dengan telur rebus, telur menjadi berubah warna. Berbeda dengan makanan tersebut lainnya, telur masih bisa dan enak dimakan walaupun terlalu lama direbus. Hanya saja telur akan terlihat agak kotor dan kurang cantik saat dibelah.

Berikut penjelasan ilmiah mengenai perubahan warna di sekitar kuning telur rebus ini. Warna kehijauan hampir abu-abu merupakan bukti visual dari pembentukan senyawa besi sulfida di mana kuning dan bagian putih telur bertemu. Hal ini terjadi karena zat besi dari kuning telur bereaksi dengan hidrogen sulfida dari putih telur ketika dimasak terlalu lama. Ini tidak menimbulkan bahaya apapun. Hanya saja telur rebus Anda ketika dibelah jadi terlihat kurang cantik. Mestinya warna yng ditampilkan adalah kuning cerah dan putih bersih.

Untuk menghindari ini, berikut beberapa tips saat merebus telur agar telur rebus Anda terlihat cantik dan mudah dikupas.

  • Pastikan telur yang akan direbus benar benar baru Cuci telur sampai bersih dari kotoran yang biasa menempel pada telur, kotoran menyebabkan bau busuk jika ikut direbus.
  • Siapkan panci lalu Masukkan telur yang akan direbus ke dalam panci, usahakan agar jarak antar telur tidak terlalu rapat.
  • Isi air sampai telur tenggelam.
  • Rebus telur-telur tadi menggunakan api kecil (karena telur akan pecah jika mengalami panas yang tiba tiba).
  • Aduk- aduk telur dengan pelan sambil perlahan-lahan menaikkan nyala api, setelah air mendidih kecilkan api (api sedang) tetapi jaga agar air tetap mendidih dengan riak kecil (jika api dibiarkan besar dan riak air terlalu besar, kemungkinan besar telur akan pecah kecuali untuk telur puyuh yang relatif lebih tahan panas).
  • EMngaduk telru dimaksudkan agar kuning telur rebus tetap berada di tengah putih telur, sedangkan tujuan membesarkan api secara bertahap untuk menjaga agar telur tidak pecah akibat panas yang mendadak.
  • Tunggu 15 menit, matikan api.
  • Buang air rebusan telur sampai habis, lalu siram telur dalam panci dengan air dingin yang mengalir, biarkan telur-telur terendam air dingin untuk menghentikan proses pemasakan.
  • Pastikan telur telah benar benar dingin, kupas satu persatu telur mulai dari ujung yang kecil. Jika kulit ari telur sulit dipisahkan (hal ini disebabkan karena telur yang direbus bukan telur baru atau perebusan terlalu lama), lakukan pengupasan di dalam air (air secara lembut akan memasuki bagian antara putih telur dan kulit ari telur sehingga pengupasan sangat mudah dilakukan).
  • Belah telur yang Anda rebus tadi maka Anda akan mendapati warna kuning telur yang cantik.
  • Sajikan telur, dan siap dinikmati.

Selamat mencoba!

Check Also

Mendiagnosa Penyakit Pasien Melalui Wajah

Berikut ini sebuah tulisan Dari Mookil Nam, Seorang Ahli Pengobatan Tradisonal Korea ,dalam bukunya berjudul ...

...