Home / Religi / Buah Delima Dalam Tinjauan Herbal Islam

Buah Delima Dalam Tinjauan Herbal Islam

Allah Swt berfirman

وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَ جَنَّاتٍ مَعْرُوشَاتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ كُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَآتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Wahuwal-ladzii ansyaa jannaatin ma’ruusyaatin waghaira ma’ruusyaatin wannakhla wazzar’a mukhtalifan ukuluhu wazzaituuna warrummaana mutasyaabihan waghaira mutasyaabihin kuluu min tsamarihi idzaa atsmara waaatuu haqqahu yauma hashaadihi walaa tusrifuu innahu laa yuhibbul musrifiin(a)
——-
“Dan dialah yang menjadikan kebun-kebun, yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu), bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya, (dengan dikeluarkan zakatnya); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai, orang-orang yang berlebih-lebihan.” – (QS.6:141)

Delima (purnica granatum) asalnya dari timur tengah, tersebar didaerah subtropik sampai tropik, dari dataran erendah sampai dibawah 1.000 mdpl,  tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air , dengan air tanah yang tidak dalam.  delima sering ditanam dikebun kebun sebagai tanaman hias dan juga tanaman obat atau karena buahnya untuk dimakan.

Ibnu Sayyar menyatakan bahwa delima memiliki sifat yang tidak mendinginkan , mampu menyebabkan kembung, haus dan meringankan batuk rejan,  Delima asam, di lain sisi menyebabkan kekasaran dalam dada. Delima jenis ini juga mendinginkan lambung dan hati,  juga meredakan gangguan empedu kuning dan darah, menyembuhkan demam dan menghentikan muntah.
jus delima menurut Ibnu sayyar bersifat dingin, Jus akan melarutkan batu dan mengonstipasi usus.
Delima juga dipercaya meningkatkan nafsu makan dan mengekang empedu kuning dan baik untuk lambung.

Buah delima mengandungi antioksidan dalam sebuah  Kajian ilmiah menunjukkan bahwa kandungan antioksidan dalam buah delima adalah dua atau tiga kali lebih tinggi jika dibanding anggur merah. Malah, kualitas  antioksidan juga dikatakan lebih baik daripada buah beri biru, cranberry serta oren kerana polifenol dalam buah delima juga lebih tinggi. Fungsi Antioksidan ialah dapat melawan radikal bebas yang dapat merusak sel dalam badan kita. Kerusakan sel akan menyebabkan pelbagai penyakit termasuklah kanker, penyakit jantung dan alzheimer.

Dalam at-thibbun nabawi dikatakan bahwa delima yang asam manis dan semua jenis delima (palpitasi). Dalam sebagaian atsar dikatakan “kalian harus mendapatkan delima dan makanlah buah tersebut dengan daging dan buahnya karena (delima) dapat menyamak lambung”
Hal ini relevan dengan keadaan nyata  sekarang, Kandungan Tamin dalam kandungan delima bersifat mengelat. Selain itu diketahui dari hasil penelitian dan uji klinis Delima ternyata mampu menurunkan faktor resiko terserang resiko penyakit jantung, termasuk oksidas LDL,  Status oksidatif makrofag .

Dalam 13th Century Andalusian Cook Book terdapat resep syrup buah delima
“Ambil satu ratl (468 gram) delima asam dan delima manis ,masukkan kedalam jus delima dua ratl gula,masak semuanya sampai terbentuk konsistensi sirup.Simpan sampai diperlukan”.
Sirup delima ini bermanfaat untuk demam dan empedu kuning juga membuat tubuh seimbang dan langsing
Penelitian medis baru-baru ini meneliti para pasien penderita sakit jantung yang mengalami penyumbatan arteri karotis parah. Mereka diberi satu ons jus delima setiap hari selama setahun. Tidak hanya tekanan darah para peserta penelitian yang menjadi lebih rendah dari lebih dari 12 persen, tapi juga ada penurunan 30 persen dalam plak aterosklerotik. Tak kalah mencengangkan, para peserta yang tidak meminum jus delima mengalami 9 persen peningkatan plak aterosklerosis mereka.

Dalam penelitian lain, senyawa antioksidan kuat yang ditemukan dalam buah delima telah terbukti mengurangi agregasi platelet dan tekanan darah secara alami menjadi lebih rendah, faktor-faktor yang mencegah serangan jantung dan stroke.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam kedua surga itu ada buah-buahan, kurma dan delima.” [QS. Ar-Rahmaan (55): 67- 68]

Tidak hanya baik untuk jantung dan pembuluh darah, buah delima juga telah terbukti dapat menghambat kanker payudara, kanker prostat, kanker usus besar, leukemia dan untuk mencegah perubahan vaskular yang menyebabkan pertumbuhan tumor pada hewan percobaan. Beberapa reaksi penelitian telah menunjukkan efek anti-kanker yang luar biasa ini. Studi tambahan dan uji klinis saat ini sedang berlangsung untuk mengungkapkan efek menakjubkan buah delima lainnya terhadap manusia.

Anas bin Malik Radhiyallahu anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Tidak ada delima yang tidak mempunyai buah dari delima surga di dalamnya.

Diantara manfaat buah Delima antara lain adalah :

Melindungi hati dan ginjal
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekstrak delima mencegah kerusakan ginjal dan melindungi ginjal dari racun berbahaya. Selain itu, delima juga melindungi hati Anda dan membantu untuk meregenerasi hati yang mengalami kerusakan.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Delima dan jus delima meningkatkan kekebalan tubuh. Delima diketahui sarat dengan vitamin C.

Antialergi
Delima kaya akan polifenol dosis tinggi yang telah terbukti mengurangi proses biokimia yang terkait dengan alergi.

Mencegah penyakit jantung
Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah menunjukkan bahwa delima meningkatkan kemampuan tubuh untuk mensintesis kolesterol dan menghancurkan radikal bebas dalam sistem vaskular.

Mencegah kanker
Penelitian di salah satu universitas menunjukkan bahwa jus buah delima dan ekstrak delima dapat menyebabkan kematian sel kanker. Delima juga dapat mencegah kanker payudara dan penurunan perkembangan kedua jenis kanker kulit, karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa.

Melindungi DNA
Fitonutrien dan antioksidan dalam buah delima berinteraksi dengan materi genetik tubuh untuk melindunginya.

Menormalkan tekanan darah
Penelitian awal yang diterbitkan dalam satu jurnal menemukan bahwa ekstrak buah delima dapat membantu mencegah tekanan darah meningkat terkait dengan makan makanan yang tinggi lemak.

Mengatur sindrom metabolik
Penelitian yang dipublikasikan dalam satu jurnal menunjukkan bahwa delima membantu mengatur gula darah, meningkatkan sensitivitas terhadap insulin, mampu melawan peradangan, dan meningkatkan berbagai faktor lain yang terlibat dalam sindrom metabolis yang kerap dikaitkan dengan obesitas dan pemicu diabetes. Karena efek ini, delima dapat membantu penurunan berat badan.

Melindungi dari infeksi
Penelitian terbaru yang diterbitkan menemukan bahwa ekstrak buah delima meningkatkan efektivitas obat yang digunakan terhadap tumbuhan gram negatif yang selama ini dikenal resisten terhadap obat.

Melindungi dari penyakit Alzheimer
Buah ini bisa mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit yang umumnya terkait usia. Dalam satu penelitian, tikus yang dibiakkan untuk mengembangkan penyakit ini dan diberi ekstrak delima menunjukkan pengurangan akumulasi plak pada amyloidal yang terkait penyakit ini.

Sesungguhnya manfaat-manfaat medis yang Allah simpan di dalam buah ini menunjukkan akan pentingnya buah ini, dan bukan berarti bahwa para penghuni Surga memerlukan untuk pengobatan! Akan tetapi Allah Subhanahu wa Ta’ala memuliakan buah ini dan menjadikan di dalamnya obat bagi penghuni Dunia ini, dan menjadikan di dalamnya kelezatan dan kenikmatan bagi penghhuni Akhirat (Surga). Wallahu A’lam.

Allah SWT berfirman, “Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan Maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman,” (QS. Al An’am: 99).

Sabda Nabi Muhammad s.a.w yang berkaitan dengan Buah Delima:

Makanlah delima dengan kulitnya kerana sesungguhnya buah delima baik untuk penghadaman perut (Diriwayatkan Ahmad, Baihaqi dan Ibnu Sunni)

Sabda Nabi Muhammad s.a.w yang bermaksud:

Tidaklah buah delima yang ada pada kalian sekarang ini, melainkan sebahagian daripada buah delima dari syurga (Diriwayatkan oleh Al-Dzabi)

Sabda Nabi Muhammad s.a.w yang bermaksud:

Makanlah buah delima dengan isinya, kerana ia dapat mencuci penghadaman.(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad)

Ada sejumlah atsar hadis tentang buah delima yang dinisbahkan kepada Rasullah S.A.W atau kepada keluarga baginda. Sabda Nabi Muhammad S.A.W yang Bermaksud:

Buah Delima adalah penghulu buah-buahan. Sesiapa yang makan buah delima, maka syaitan menjadi marah selama 40 hari kerana jika syaitan makan buah delima, maka dia tidak diikuti oleh seseorang.

Baginda bersabda:

Adam, buah kurma, buah anggur, dan buah delima diciptakan dari satu jenis tanah

Baginda bersabda:

Makanlah buah delima dengan kulitnya. Sesungguhnya kulitnya dapat membersihkan perut besar.Tidaklah sebutir biji buah delima berada di dalam perut seorang muslim, melainkan dia akan meneranginya dengan mengusir syaitan serta godaannya selama 40 hari

Imam Ghazali mengajak manusia agar merenung tentang penciptaan buah delima sebagai tanda kehebatan Allah S.W.T. dimana ia terbentuk seperti katung-katung kecil segar, dengan bahagian bawahnya besar dan bahagian atasnya tipis seperti tenunan halus dan akhirnya ia dibalut dengan kulit yang tebal mengelilingi buah delima tersebut.
Hikmah penciptaan buah delima dengan percaturan yang sebegitu rupa mempunyai nilai kehebatan yang tersendiri. Seandainya ia tidak dilapisi dengan lapisan yang halus itu, sudah tentu sari makanan tidak dapat sampai kepada biji buah delima tersebut. Dari sari makanan itulah, buah delima mempunyai rasa manis tetapi akarnya sendiri mempunyai rasa yang amat pahit. Lapisan yang membahagi ruang biji buah delima berfungsi untuk memelihara buahnya dan seluruh biji buah tersebut diliputi dengan kulit keras tetapi rasanya agak pahit adalah untuk menjaganya bebas daripada segala hama. Berikutan daripada kejadian ini menunjukkan kepada kita bahawa setiap kejadian yang Allah ciptakan mempunyai keistimewaan tersendiri.

sumber : Buku Keajaiban Resep Obat Nabi.
dan diolah dari berbagai sumber internet

Check Also

Luar Biasa Ini Dia Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Luar Biasa! Ini Dia Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Sebagai seorang muslim menjalan puasa di bulan ramadan merupakan kewajiban ya guys, dan itu adalah ...

...