Home / Tehnik Pengobatan / Ruqyah Syariyah / Mencari Buhul Sihir ( ikatan Sihir ) Yang Terkubur

Mencari Buhul Sihir ( ikatan Sihir ) Yang Terkubur

Buhul adalah benang halus/tali penghubung/ikatan berupa kabel ghoib yang menghubungkan antara benda sihir (jimat, tumbal,boneka vodo dll) sebagai pusat transmisi yang terhubung dengan target yang saling mengikat satu sama lainnya. Benda sihir yang diikat sering juga langsung disebut sebagai buhul.

Allah Ta’ala berfirman :

“Katakanlah, Aku berlindung kepada Rabb Yang menguasai Shubuh, dari kejahatan mahluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus buhul-buhul dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia dengki”. [Al-Falaq: 1-5]

DALAM surat Al-Falaq di atas disebutkan dalam ayat ke empat tentang permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus buhul-buhul. Apa itu buhul-buhul?

Pada Surat Al-Falaq Al-Qurthubi mengemukakan: “Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, yakni tukang-tukang sihir wanita yang menghembuskan pada buhul-buhul pada saat membaca mantra”. [Tafsir al-Qurthubi (XX/257)]

Setelah memantrai buhul maka buhul biasanya dikubur selalu didekat lokasi yang sering dikunjungi target sihir.

Sifat buhul sihir ini semakin lama jika dikubur maka akan semakin dalam masuk kedalam tanah. Jika buhul dikubur pada kedalaman 30cm maka tiap tahun akan bertambah beberapa cm bisa menjadi 35 cm jika sampai belasan tahun maka bisa lebih dari 1 meter dalamnya.

Cara menemukan buhul sihir ada 3 cara :

1. Memaksa jin menunjukkan buhulnya. (Pada gambar yang saya tampilkan buhul ditemukan setelah Ustadz Muhamad Laqimudin memaksa jin untuk menunjukkan buhulnya) .

2. Mangsa sihir merasakan lokasi yang paling tidak nyaman bila semain dekat dilokasi buhul ( dititik lokasi tertentu merasa sangat sakit, panas, ngilu tubuhnya)

3. Istilham yaitu meminta petunjuk dari Allah dengan sholat tahajut misalnya sampai Allah memberikan petunjuknya ( dari mimpi atau dari hal lainnya)

Jika buhul sihir tidak ditemukan tapi sudah memiliki tempat yg dicurigai ada buhul sihirnya maka cukup disiramkan air ruqyah sesering mungkin agar kekuatan sihirnya hilang.

Metode syar’i yang bisa digunakan untuk menyembuhkan seseorang dari pengaruh sihir adalah sebagaimana yang telah disebutkan oleh Al ‘alamah Ibnul Qoyyim. Beliau berkata: “Dan telah diriwiyatkan dari Nabi tentang cara penyembuhan bagi seseorang yang telah terkena sihir. Cara tersebut ada dua macam.

Salah satunya, dan cara ini adalah yang paling utama yaitu menemukan atau mengeluarkan buhul-buhul sihir dan menghancurkannya. Sebagaimana telah shohih dari Nabi ketika beliau terkena sihir, beliau meminta kepada Allah agar diperlihatkan tempat buhul-buhul sihir itu. Maka Allah mengabulkan permohonan beliau. Lalu beliau mengeluarkan buhul-buhul sihir itu dari dalam sumur. Maka ketika buhul-buhul itu telah dikeluarkan, maka hilanglah pengaruh sihir pada diri Nabi, seakan-akan dilepaskan tali dari (ikatan) simpulnya.”

Sampai kemudian Ibnul Qoyyim mengatakan, “dan termasuk langkah penyembuhan yang paling bermanfaat dalam menghilangkan sihir adalah dengan pengobatan ilahiyah berupa dzikir-dzikir, membaca ayat-ayat Qur’an dan do’a-do’a yang disyariatkan.

Ini adalah cara kedua untuk menyembuhkan seseorang dari pengaruh sihir yaitu dengan do’a-do’a yang disyariatkan, membaca Al Qur’an kepada orang yang terkena sihir (ruqyah),yaitu dengan membaca surat Al fatihah, surat Al Ikhlash, surat An Naas, surat Al Falaq, dan surat-surat yang lain, dan meniupkan dengan air ludah yang sangat sedikit (bukan meludah) kepada orang yang diruqyah. Dengan izin Allah SWT pengaruh sihir itu akan hilang.

Pengobatan paling sempurna adalah menemukan buhulnya, jika tidak ditemukan maka seumur hidup orang yang menjadi target sihir wajib selalu membentengi tubuhnya dan selalu melakukan ruqyah mandiri sebab jika dia lengah maka sihirnya akan kembali menyakitinya karena buhulnya masih ada.

Wallahu a’lam.

Syaikh ‘Allamah Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Alu Fauzan (seorang Ulama Salafy yang sangat terkenal di saudi Arabia) yang menjelaskan bahwa buhul harus dihancurkan agar sihir hilang atau tidak berulang :

Penulis: Syaikh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Alu Fauzan

1. Metode-metode syar’i apakah yang bisa anda nasehatkan untuk membentengi atau memelihara seseorang dari sihir? Dan apa langkah penyembuhan yang harus dilakukan jika seseorang telah terkena sihir (santet, tenung, guna-guna dan sejenisnya)?

Jawab:

Metode syar’i yang bisa digunakan untuk menyembuhkan seseorang dari pengaruh sihir adalah sebagaimana yang telah disebutkan oleh Al ‘alamah Ibnul Qoyyim. Beliau berkata: “Dan telah diriwiyatkan dari Nabi tentang cara penyembuhan bagi seseorang yang telah terkena sihir. Cara tersebut ada 2 macam:

Salah satunya, dan cara ini adalah yang paling utama yaitu Menemukan atau mengeluarkan buhul-buhul sihir dan menghancurkannya. Sebagaimana telah shohih dari Nabi ketika beliau terkena sihir, beliau meminta kepada Allah agar diperlihatkan tempat buhul-buhul sihir itu. Maka Allah mengabulkan permohonan beliau. Lalu beliau mengeluarkan buhul-buhul sihir itu dari dalam sumur. Maka ketika buhul-buhul itu telah dikeluarkan, maka hilanglah pengaruh sihir pada diri Nabi, seakan-akan dilepaskan tali dari (ikatan) simpulnya.”

Sampai kemudian Ibnul Qoyyim mengatakan :”dan termasuk langkah penyembuhan yang paling bermanfaat dalam menghilangkan sihir adalah dengan pengobatan ilahiyah berupa dzikir-dzikir, membaca ayat-ayat Qur’an dan do’a-do’a yang disyariatkan…

Ini adalah cara kedua untuk menyembuhkan seseorang dari pengaruh sihir yaitu dengan do’a-do’a yang disyariatkan, membaca Al Qur’an kepada orang yang terkena sihir (ruqyah),yaitu dengan membaca surat Al fatihah, surat Al Ikhlash, surat An Naas, surat Al Falaq, dan surat-surat yang lain, dan meniupkan dengan air ludah yang sangat sedikit (bukan meludah) kepada orang yang diruqyah. Dengan idzin Allah pengaruh sihir itu akan hilang.

(Diterjemahkan oleh Al Akh Abu Sulaiman dari majmu’ fataawa Syaikh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Alu Fauzan, Muraja’ah Al Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid) Sumber : Buletin Dakwah Al-Atsary, Semarang Edisi XX / 1427H Dikirim via email oleh Al-Akh Dadik )

Mencari Buhul Sihir ( ikatan Sihir ) Yang Terkubur

Foto nyata pembongkaran buhul

https://www.facebook.com/azfar.azfar.92/posts/454421041418989

sumber
Disusun oleh : Perdana Akhmad, S.Psi
(Founder QHI & Pengurus pusat Arsyi)

Check Also

Air Jamur (Kam’ah ) Untuk Pengobatan Penyakit Mata

Salah satu obat  mata yang dianjurkan nabi SAW adalah dengan air jamur . Kaum muslim ...

...