Home / Artikel Kesehatan / Rendam Tangan Anda Dalam Cuka Sari Apel Dua kali Seminggu dan Selamat Tinggal Nyeri Sendi!

Rendam Tangan Anda Dalam Cuka Sari Apel Dua kali Seminggu dan Selamat Tinggal Nyeri Sendi!

Ini adalah kisah nyata dari seseorang yang mengidap sakit sendi. Dia mengatakan bahwa dia menderita nyeri sendi yang luar biasa, disebabkan oleh pekerjaannya sebagai juru ketik. Orang ini tidak mau minum obat apapun dan memutuskan untuk mengobati dan menyembuhkan masalah kesehatan ini dengan cara kuno atau tradisional menggunakan bahan alami.

Sang juru ketik ini memutuskan untuk menggunakan cuka sari apel untuk masalah kesehatannya itu. Ia merendam tangannya dalam cuka sari apel 2 sampai 3 kali seminggu dan setelah 2 bulan nyeri sendinya benar-benar pergi. Dia mengatakan bahwa dia menggunakan perawatan ini 3 kali seminggu, untuk bulan pertama. Dan pada bulan kedua, ia menggunakan metode cuka sari apel ini 2 kali seminggu. Dia mengatakan bahwa nyeri sendi hilang. Juru ketik yang rupanya adalah seorang Wanita ini melakukan pengobatan uniknya ini sebelum dia tidur malam.

Berikut adalah bahan yang Anda butuhkan untuk perawatan nyeri sendi ini.

  • cuka sari apel dan minyak zaitun

Catatan: pengobatan buatan sendiri ini juga akan membersihkan tubuh Anda dari racun, karena kekuatan antioksidan cuka apel. Kita semua tahu bahwa Anda tidak dapat merendam beberapa bagian tubuh: lutut, siku, dll Jadi, berikut adalah cara untuk menggunakan pengobatan ini untuk bagian-bagian tubuh yang tidak mungkin direndam langsung dalam cuka apel.

Campurkan 2 sdm cuka sari apel dan 1 sdm minyak zaitun, kemudian gosok campuran ini pada area nyeri sendi. biasanya Sendi nyeri akan hilang hanya dalam satu bulan. Anda akan kagum dengan hasilnya.

Terima kasih untuk membaca dan jangan lupa untuk berbagi artikel ini dengan teman dan keluarga.

Sumber: http://www.cuisineandhealth.**m

Check Also

5 Kebiasaan Sehari-Hari Yang Dapat Merusak LIVER

Hati adalah salah satu organ vital tubuh dan sangat penting bagi kehidupan. Terletak di sebelah ...

...