Home / Artikel Kesehatan / Tidak Ada Sel Kanker Yang Tahan Akan Kehebatan Kunyit Dengan Curcuminnya

Tidak Ada Sel Kanker Yang Tahan Akan Kehebatan Kunyit Dengan Curcuminnya

“Tidak ada sel kanker yang pernah ditemukan, sepengetahuan saya, yang tidak terpengaruh oleh curcumin” (Profesor Bharat Aggarwal, MD Anderson Cancer Center, Texas)

Kandungan aktif kunyit adalah senyawa kimia yang disebut sebagai curcuminoid. Curcuminoid dalam kunyit adalah curcumin (75%), demethoxycurcumin (15-20%) dan bisdemethoxycurcumin (kurang lebih 3%). Dalam penelitian, curcuminoid ditemukan mempunyai sifat antioksidan dan antiradang.

Di Indonesia Kunyit mempunyai berbagai nama daerah yang berbeda-beda diantaranya Sumatra: Kakunye (Enggano), Kunyet (Adoh), Kuning (Gayo), Kunyet (Alas), Hunik (Batak), Odil (Simalur), Undre, (Nias), Kunyit (Lampung), Kunyit (Melayu). Jawa: Kunyir (Sunda), Kunir (Jawa Tengah), Temo koneng (Madura). Kalimantan: Kunit (Banjar), Henda (Ngayu), Kunyit (Olon Manyan), Cahang (Dayak Panyambung), Dio (Panihing), Kalesiau (Kenya), Kunyit (Tidung). Nusa Tenggara: Kunyit (Sasak), Huni (Bima), Kaungi (Sumba Timur), Kunyi (Sumba Barat), Kewunyi (Sawu), Koneh, (Flores), Kuma (Solor), Kumeh (Alor), Kunik (Roti), Hunik kunir (Timor). Sulawesi: Uinida (Talaud), Kuni (Sangir), Alawaha (Gorontalo), Kolalagu (Buol), Pagidon (Toli-toli), Kuni (Toraja), Kunyi (Ujungpandang), Kunyi (Selayar), Unyi (Bugis), Kuni (Mandar). Maluku: Kurlai (Leti), Lulu malai (Babar), Ulin (Tanimbar), Tun (Kayi), Unin (Ceram), Kunin (Seram Timur), Unin, (Ambon), Gurai (Halmanera), Garaci (Ternate), Irian: Rame (Kapaur), Kandeifa (Nufor), Nikwai (Windesi), Mingguai (Wandamen), Yaw (Arso).

Nama asing dari Kunyit : Turmeric

Sinonim : Curcuma domestica Val.

Kunyit Dan Curcumin

Curcumin zat yang dominan dalam herbal kunyit memiliki banyak penggemar dan menjadi trend serius dalam pengobatan herbal untuk mengalahkan kanker – Profesor di UCLA, MD Anderson Cancer Center, Emory School of Medicine di Amerika . Mengapa demikian? Kunyit adalah antioksidan kuat yang juga anti-virus dan anti-bakteri; ditambah tampaknya juga ia memiliki potensi besar untuk melawan kanker. Semua orang yang ingin membangun sebuah program pengembangan ilmiah anti-kanker harus berpikir serius tentang kandungan kunyit yang mana memiliki unsur paling pokok termasuk kurkumin di dalamnya.

Anti-kanker kurkumin (kunyit):

* Curcumin pada kunyit dapat menghentikan kerja enzim COX-2, yang dikenal untuk meningkatkan peradangan kronis dalam tubuh. peradangan tersebut adalah prekursor yang diketahui pemicu kanker.

* Ini juga telah terbukti dapat menghambat  faktor pertumbuhan epitel pembuluh darah . Setiap tumor membutuhkan pasokan darah, tapi curcumin tampaknya dapat  menghentikan pasokan darah pada sel kanker.

* Telah terbukti menghambat metastasis.

* Telah terbukti dapat membunuh sel-sel kanker (sel B limfoma).

* Ini mencegah pertumbuhan kembali sel-sel induk kanker yang terletak di jantung banyak tumor

* Telah terbukti meningkatkan efektivitas obat-obatan tertentu, sementara menghambat toksisitas mereka untuk sel yang sehat

Kajian ilmiah terus berlanjut tentang dahsyatnya Curcumin pada kunyit ini. Cheryl Myers (kepala di Scientific Affairs and Education for EuroPharma Inc.) mengacu pada kurkumin sebagai ‘Herbal Anti-kanker’ karena keberhasilannya dalam menghentikan pembentukan , replikasi dan penyebaran kanker. Penelitian juga menunjukkan bahwa curcumin meningkatkan aktivitas obat anti-kanker tertentu sementara melindungi sel-sel sehat dan organ.  Dimana Telah terbukti mengurangi peradangan sistemik dan stres oksidatif.

Dan peneliti dari Dept. of Natural Science at Middlesex University telah menunjukkan bahwa kurkumin dan chokeberry dapat bekerja sama untuk menginduksi kematian sel kanker (apoptosis) dan menghentikan penyebaran sel-sel kanker ganas. Laporan mereka (di Oncology Reports) adalah untuk atasi tumor otak.

Dr Young S. Kim memimpin tim di the National Cancer Institute di Amerika menunjukkan bahwa kurkumin adalah salah satu senyawa alami yang bisa mencegah sel-sel induk kanker dari kembali tumbuh dan kembali membentuk tumor kanker.

University of Missouri telah menunjukkan kurkumin dapat melawan efek berbahaya dari HRT dan berkaitan dengan penyebab kanker payudara. “Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dengan  resiko kanker payudara dapat mengonsumsi  kurkumin untuk melindungi diri dari pertumbuhan tumor progestin,” kata pemimpin penelitian  ini. Progestin sintetik meningkatkan VEGF protein yang membantu pasokan darah untuk perkembangan tumor. Curcumin menghambat VEGF dan dengan demikian mengurangi potensi kanker payudara untuk dapat tumbuh.

Cara membuat dan penyajian Kunyit untuk obat atau terapi.

Rimpang kunyit saja atau  bisa dicampur dengan bahan rempah lain direbus, lalu airnya diminum sebagai obat. Atau kunyit dapat diparut dan ditambah air minum, diperas lalu diminum dua kali sehari. Atau dapat dibeli sebagai suplemen  kunyit dengan kandungan 90-95% curcumin, yang dipakai dengan takaran 250-500 mg tiga kali sehari.

PERINGATAN

Beberapa ahli menganjurkan agar kunyit tidak dipakai dengan takaran tinggi oleh perempuan hamil, karena dapat menimbulkan masalah rahim. Orang dengan batu empedu atau sumbatan pada saluran empedu. Sebaiknya bicarakan dengan dokter sebelum memakai terapi kunyit dalam jangka panjang.

sumber : http://www.canceractive.**m/cancer-active-page-link.aspx?n=1571

Check Also

Lengkuas Obat Alami Mujarab Atasi Kurap

Kurap atau disebut juga ringworm adalah suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit, ...

...