Home / Artikel Kesehatan / Mengkudu dan Madu Obati Sakit Amandel Pada Anak

Mengkudu dan Madu Obati Sakit Amandel Pada Anak

Amandel dalam bahasa medis disebut Tonsilitis secara umum dapat membuiait pengidapnya tidak dapat menelan makanan dengan baik dan agak kesulitan untuk bernapas serta merasakan nyeri di bagian tekaknya. Amandel juga merupakan penyakit yang dapt menjalar pada gangguan THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan) dan dapat bersifat kronis atau akut. Apabila amandel terus terjadi peradangan yang berlangsung selama 4-6 hari atau lebih harus segera mendapatkan penanganan khusu sebelum masuk pada amandel yang kronis. Radang amandel akut atau kronis juga biasanya dipicu oleh beberapa faktor penyebab adanya virus dan bakteri yang masuk kedalam mulut seperti bakteri streptokokus beta hemolitikus grup A, haemoophilus influenza, serta bakteri dari golongan pneumakokus dan stafilokokus.

Amandel ini sangat umum terjadi di masyarakat kita, terutama pada anak-anak. Mengapa anak-anak lebih mudah terserang sakit amandel ini karena amandel atau tonsil merupakan benteng pertahanan dini, sebelum sistem imunitas mereka yang lainnya berkembang sempurna. Amandel atau tonsil berguna untuk melawan infeksi selaput lendir nasofaring–di belakang rongga hidung–dari udara sebelum masuk ke saluran nafas bagian bawah. Jadi bisa dibayangkan jika amandel dibuang maka akan sama saja dengan menghilangkan salah satu sistem pertahanan tubuh alami anak.

Jika anak mengalami sakit amandel, tak ada salahnya mencoba mengobatinya dengan obat tradisional seperti berikut ini.

Mengkudu dan Madu

Selain jeruk nipis, ternyata berbagai kandungan gizi, vitamin dan nutrisi yang ada pada mengkudu dan madu ini membuatnya cocok sebagai obat amandel tradisional. Mengkudu memang rasanya tidak enak, namun mungkin rasanya akan sedikit teratasi jika dicampur dengan madu. Ambil dua buah mengkudu, cuci, lalu parut atau peras dan saring ampasnya, dan terakhir tambahkan dengan air panas. Tunggu hingga menjadi hangat, lalu tambahkan madu secukupnya, aduk hingga merata lalu konsumsilah secara rutin 3 kali sehari. Jika diminum secara teratur, cukup efektif meredakan penyakit amandel yang bengkak.

Mengapa Mengkudu dan Madu

Sudah ribuan literatur yang menyatakan betapa dahsyatnya madu untuk pengobatan, terutama fungisnya sebagai imunostimulan dan efeknya dalam melawan bakteri. Sedangkan mengkudu Menurut dr. Djoko Maryono, beliau seorang dokter spesialis internis dan kardiologis di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, mengatakan mereka yang berusia muda sangat baik untuk mengonsumsi buah mengkudu. Begitu pula dengan Anne Hirazu dalam sebuah tes uji coba doktornya mengungkapkan bahwa buah mengkudu yang sudah masak mengandung gum arab dan berbagai jenis glukosa yang memiliki daya anti tumor dan menstimulasikan terhadap kekebalan tubuh.

Buah mengkudu juga mengandung Aerta yaitu senyawa aktif yang merangsang pineal untuk mengeluarkan serotonin dan endorphin ( morfin dalam tubuh ) yang banyak digunakan sebagai bahan utama dalam terapi bagi pengguna narkoba. Selain itu buah mengkudu mengandung antiseptik dan antibakteria pathogen yaitu Eschericia colli, Salmonella dan Staphylococcus aureus. Hal ini dipertegas oleh penelitian Ester dari Fakultas Farmasi UGM pada tahun 1992. (mengkudu.org)

diolah dari berbagai sumber

Check Also

Cek Apakah Jarimu Bengkok , Dan Analisa Telapak Tangan (Panduan Praktis )

Tangan merupakan  bagian syaraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apapun itu yang terjadi pada ...

...