Home / Artikel Kesehatan / Tips khusus Pria Dalam Mengobati Masalah Pembesaran Prostat

Tips khusus Pria Dalam Mengobati Masalah Pembesaran Prostat

Pria memasuki usia paruh baya umumnya mengalami pembesaran prostat, yang dapat membatasi aliran urin dari kandung kemih dan menyebabkan masalah seperti sering buang air kecil, kebocoran urine dan infeksi saluran kemih.

Berikut adalah 10 solusi alami untuk pria untuk mengobati prostat yang membesar:

1. Makan biji labu

Biji Labu mengandung senyawa pelindung yang disebut pitosterol, yang mungkin bertanggung jawab untuk menyusutkan prostat, sebagai pencegahan. Mereka juga mengandung bahan kimia yang mungkin bermanfaat untuk kesehatan prostat.

2. Konsumsi Semangka dan bijinya

Semangka digunakan suku Amish untuk memperbaiki sistem pembuangan tubuh (AgingFit). Nikmatilah sepotong buah semangka dan jangan buang bijinya tapi kumpulkan dan masukkan ke dalam cangkir. Bila biji semangka sudah terkumpul sebanyak seperdelapan cangkir, Anda dapat  menempatkan biji semangka tadi dalam stoples ukuran satu liter dan mengisinya dengan air mendidih. Biarkan menjadi seduhan teh, biarkan  hingga dingin, saring dan minum. Minum satu liter teh biji semangka setiap hari selama 10 hari.

3. Konsumsi kapsul Acquire dari toko makanan kesehatan yang mengandung ekstrak buah saw palmetto, sejenis pohon palem. Ekstrak ini dapat mengurangi pembesaran prostat dengan mengubah kadar hormon tertentu.

4. Konsumsi kapsul yang  mengandung beta-sitosterol, campuran zat yang diambil dari tanaman yang berbeda yang mengandung zat seperti kolesterol  yang disebut “sitosterols,” menurut HealthLine. Studi telah menemukan beta-sitosterol dapat meredakan gejala  gangguan saluran kencing akibat pembesaran prostat.

5. Belajarlah untuk makan dan menikmati makanan yang bahan bakunya kedelai. Makanan berbasis kedelai mengandung fitoestrogen, yang diduga membantu mengurangi produksi testosteron, yang diyakini memperburuk pertumbuhan kanker prostat, menurut AgingFit. Fitoestrogen dianggap membatasi pertumbuhan kapiler darah yang membentuk sekitar tumor prostat.

7. Konsumsi kapsul yang  mengandung ekstrak tanaman stinging nettle, yang telah digunakan untuk mengurangi gejala masalah prostat di Eropa selama lebih dari satu dekade (laporan AgingFit). Ekstrak tanaman ini menghambat pengikatan protein terkait testosteron ke situs reseptor mereka pada membran sel prostat.

8. Konsumsi kapsul yang  mengandung ekstrak serbuk sari rumput rye yang terbuat dari salah satu dari tiga jenis serbuk sari rumput – rye, timothy dan jagung, menurut HealthLine.  Suplemen ini tampaknya sangat membantu untuk mencegah kebutuhan untuk bangun pada malam hari akibat gangguan berkemih.

9. Kosnsumsi kapsul yang mengandung pygeum, yang berasal dari kulit pohon plum Afrika dan telah digunakan untuk mengobati masalah saluran kencing sejak zaman kuno, laporan HealthLine. Penelitian telah menunjukkan pygeum juga membantu mengurangi keseringan berkemih baik siang hari dan pada malam hari.

10. Konsumsi Kapsul yang mengandung ekstrak bawang putih dapat digunakan untuk mengobati berbagai kondisi, termasuk pembesaran prostat, menurut MensHealthReview.org. Namun, perlu diingat bahwa bawang putih dapat menyebabkan bau mulut, mulas, kembung, mual dan diare.

Kanker prostat adalah salah satu dari 10 penyakit tersering yang menimpa pria. Sayang, para pria kerap tidak sadar dengan gejalanya, sampai penyakit ini menyebar dan makin sulit diterapi. Bisa jadi ini akibat terlalu banyaknya gejala yang ada. Setidaknya, ada cara mengenali gejala kanker prostat. Mari kita lihat tanda-tanda berikut ini :

1. Sulit berkemih

Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit – sedikit. Gejala ini akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

2. Nyeri saat berkemih

Problem ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

3. Keluar darah saat berkemih

Gejala ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar – samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini.

4. Sulit ereksi atau menahan ereksi

Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala ini.

5. Darah pada sperma

Gejala ini, seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai

6. Sulit Buang Air Besar (BAB) dan ada masalah saluran pencernaan lainnya

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

7. Nyeri terus menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas

Sering, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan

8. Sering berkemih di malam hari

Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter.

9. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat

Gejala ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

10. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor risiko

Karena tidak menimbulkan gejala maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah, obesitas/kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.
Artikel ini adalah untuk informasi saja dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat medis. Bicarakan dengan dokter Anda tentang kesehatan anda lebih lanjut.
Semoga bermanfaat

sumber:

http://www.newsmax.**m/FastFeatures/Men-Prostate-Health-Remedies-Cancer/2015/03/18/id/630973/

http://health.kompas.c**/read/2013/01/27/20191129/Waspadai.10.Tanda.Awal.Kanker.Prostat

Check Also

5 Manfaat Minum Air Kelapa Bagi Wanita Hamil

Menjaga tubuh terhidrasi selama kehamilan sangat penting. Ibu hamil sangat disarankan untuk membiasakan minum satu ...

...