Home / Tehnik Pengobatan / Ruqyah Syariyah / Memahami Reaksi Menangis, Berkeringat Dan Muntah Saat Terapi Ruqyah

Memahami Reaksi Menangis, Berkeringat Dan Muntah Saat Terapi Ruqyah

Bagaimana cara membedakan tangisan jin dan tangisan manusia saat diruqyah ?

REAKSI MENANGIS
Selain muntah2 dan teriakan, tangisan juga seringkali mewarnai prosesi ruqyah syar’iyyah.. diantara mereka ada yg menangis karena terenyuh dengan bacaan peruqyah yg merdu, ada yg karena memahami isi ayat yg dibacakan raqi, ada yg ingat akan dosa2nya, bahkan adapula yg menangis karena jinnya yg mulai risih dan tidak betah….

Memahami Reaksi Menangis, Berkeringat Dan Muntah Saat Terapi Ruqyah

Namun terkadang fenomena tangisan saat ruqyah sering dipukul rata oleh oknum peruqyah pemula, sehingga orang yg nangis tsb langsung divonis ada jinnya, lalu dipukul-pukul dan dibentak-bentak; “KELUAR KAMU MUSUH ALLAH !!!” Padahal belum tentu tangisannya itu karena jin, sehingga menjadi buyarlah kesyahduannya saat konsentrasi mendengarkan al-quran yg dibacakan raqi…

Oleh karenanya, kita perlu tau ciri-ciri tangisan jin dan tangisan yg bersumber dari keimanan manusia agar tidak salah langkah dlm bertindak…

Ciri tangisan yg tumbuh dari keimanan dan ketakutan seseorang kepada Allah menurut syaikh Abu Nashr Muhammad al-Imam dlm kitab “ahkaamu atta’aamuli ma’al jinni wa adabur ruqa asy-syar’iyyah” (أحكام التعامل مع الجن و آداب الرقي الشرعية) hal.55 adalah :

البكاء بالقلب و دمع العين فقط هذا من خشية الله

“Tangisan yg tercurah dari hati dan hanya keluar air mata SAJA, maka inilah tangisan yg disebabkan karena rasa takut kepada Allah…”

Sedangkan tangisan dari bangsa jin fasiq maupun jin kafir adalah :

البكاء مع الضرب بالبدن و الصياح باللسان فهو من الشيطان

“Tangisan yang dibarengi dengan adanya pukulan2 pada badan dan teriakan pada lisan, maka inilah tangisan dari SETAN…”

Tidak itu saja, tangisan jin saat ruqyah juga ditandakan dgn adanya gemetar di tubuh pasien, tangan menjadi kaku hendak mencakar, gerakan tidak wajar pada kepala, kaki yang menendang-nendang, dsb… hal ini spt apa yg dikabarkan dalam sebuah riwayat hadits :

عن ابن عباس رضي الله عنهما قال : ماتت زينب بنت رسول الله صلى الله عليه و سلم فبكت النساء فجعل عمر يضربهن بسوطه فأخذ رسول الله صلى الله عليه و سلم بيده و قال : مهلا يا عمر ثم إياكن و نعيق الشيطان ثم قال : إنه مهما كان من العين و القلب فمن الله عز و جل و من الرحمة و ما كان من اليد و اللسان فمن الشيطان رواه الإمام أحمد

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma beliau berkata: “ketika Zainab putri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal dunia, maka sebagian kaum wanita ada yang menangis…ketika ‘Umar radhiyallahu’anhu mau memukul para wanita itu dengan cambuknya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencegahnya kemudian beliau bersabda :
“Sabar wahai Umar !!! Kemudian kalian wahai para wanita, hendaklah berhati-hati terhadap TERIAKAN SETAN !!!”
Beliau lalu melanjutkan sabda-nya,
“Apabila hanya berasal dari mata dan hati maka itu dari Allah dan merupakan rahmat, namun jika itu dari TANGAN dan MULUT maka itu dari SETAN.” (HR. Ahmad)

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam jg pernah bersabda :

” إن الله لا يعذب بدمع العين ولا بحزن القلب، ولكن يعذب بهذا أو يرحم، وأشار إلى لسانه. ” متفق عليه

“Sesungguhnya Allah tidak menyiksa dengan air mata dan tidak juga dengan kesedihan di dalam hati… tetapi Allah akan menyiksa dengan ini atau mengasihi dgn ini, beliau menunjuk ke arah lisannya”… (Muttafaqun ‘alaih)

Maka, tangisan jin saat diruqyah seringkali dibarengi dgn adanya teriakan atau amukan…. inilah tangisan SETAN spt yg dikabarkan oleh Nabi shallallahu’alaihi wa sallam…. adapun jika marqi (orang yg diruqyah) hanya meneteskan air mata, maka bisa jd ia terenyuh dgn bacaan merdu antum… jgn langsung dibentak dan dipukuli ya

teruskan saja bacaannya hingga nanti dia mencapai ketenangan yg mendalam pada hatinya…

Smoga Allah memberkahi kita semua…
Memahami Reaksi Menangis, Berkeringat Dan Muntah Saat Terapi Ruqyah
Macam-Macam Reaksi Muntah

Bismillah…

Sebenarnya banyak hal di dunia pengobatan kasus sihir dan gangguan jin yg tak dijelaskan scara detail dalam nash…

Sebagai contoh adalah tafsiran reaksi pasien… saya ambil permisalan satu contoh reaksi yg paling sering dijumpai para raqi, yakni “at-taqoyyu'” (التقيؤ) alias “muntah-muntah”…
Dengan reaksi muntah ini kita bisa mengetahui jenis gangguan dan tempat sembunyi jin di tubuh manusia..

Jika yg dimuntahkan adalah isi perut (ada nasi, atau makanan yg baru dimakan) maka gangguan berpusat di area lambung dan pencernaan.. biasanya terjadi bagi yg memiliki jin khadam turunan dan juga sihir ma’kul (yg tercampur melalui makanan)… bedanya kalau yg kena sihir biasanya disertai bau busuk lumayan menyengat dan ada warna kehitaman atau kehijauan… biasanya orngnya dibuat tempramen, cenderung tertutup, sensi, nafsu makan besar, kadang kurang nafsu makan, sulit BAB, pendendam/sulit memaafkan orang lain..

Jika muntahan berwarna putih kekuningan,, biasanya terjadi pada orang2 yg pernah diminumi sesuatu baik utk ilmu kesaktian maupun memang disihir orang tanpa sepengetahuannya… biasanya orang yg smacam ini dibuat tempramen, mudah tersinggung,cenderung mau menang sendiri, angkuh, sukanya mau unjuk kelebihan diri..

Jika muntahan keluar darah yg bercampur lendir, maka gangguan biasanya ada di area kepala belakang dan sekitaran tengkuk,pundak, sampai belikat.. orang yg spt ini dia biasa dibuat was-was, bingungan, sulit konsentrasi, cemas tanpa sebab, sering lupa (trutama rakaat shalat), mudah menyerah/pesimis

Jika yg dimuntahkan adalah berupa lendir, maka gangguan berpusat di area dada,tenggorokan, dan jalur pernapasan, smpe ulu hati… biasanya sebelum muntah ada reaksi batuk2…
Maka orng tsb biasanya gampang sedih, perasa/sensi, suka cemas, gampang panik, bingungan, gampang lupa, hobi membicarakan hal yg gk penting, kurang punya pendirian, cenderung tertutup…

Muntah yg tertahan, biasanya karena masih ada faktor penghalang yg masih dipelihara, spt; amalan bid’ah yg masih dilakukan, jimat yg masih tersimpan, dendam yg masih membara, dsb..

REAKSI MUNTAN DARAH SAAT DIRUQYAH

Saya mendapatkan ilmu dari Ustadz Zulkifli Muhammad Ali, Lc, MA disela sela saya mendampingi beliau mengisi materi “Akhir Zaman” bahwa reaksi muntah darah baik sedikit atau banyak pada saat diruqyah adalah satu efek positif karena :

1. Dengan izin Allah, Daya/kekuatan ruqyah membungkus paksa jin yang berada dalam darah dengan memenjarakannya dalam gumpalan darah lalu dikeluarkan dalam tubuh melalui sensasi muntah darah.

2. Darah yang rusak atau darah yang telah mengandung racun dikeluarkan paksa dari dalam tubuh melalui muntahan baik dari mekanisme fisiologis dan mekanisme ruqyah.

3. Mekanisme pertahanan tubuh sudah aktif dengan mampu mengeluarkan sendiri penyakit atau darah kotor melalui muntahan. Jika mekanisme pertahanan tubuh telah tidak berfungsi maka semua racun dan darah penyakit tidak dapat dikeluarkan dan malah akan tambah merusak sel dan syaraf tubuh.

REAKSI BERKERINGAT SAAT RUQYAH

Memahami Reaksi Menangis, Berkeringat Dan Muntah Saat Terapi Ruqyah

Saya yakin para peruqyah telah mengalami suatu keadaan dimana ketika meruqyah mereka melihat pasien berkeringat.Keadaan ini tentu memiliki makna yang harus kita ketahui agar diagnosa kita semakin mengena.Sebelumnya mari kita ulang sedikit masalah ‘ain dan hasad karena ini sangat penting sekali agar masalahnya makin jelas.
Sebelumnya kita sudah bahas tentang ‘ain yaitu dibagi menjadi tiga yaitu:
1.’ain wadud/mu’jabah
2.’ain haasid
3.’ain nikmah
– ‘ain wadud/mu’jabah adalah seseorang menimpakan ‘ain kepada dirinya sendiri dan orang lain hanya karena ta’jub atau senang bahkan karena rasa sayangnya pada orang lain itu.’ain jenis ini bersih dari setan karena dibarengi oleh jiwa yang bersih.
-‘ain haasid adalah seseorang menimpakan ‘ain kepada orang lain karena dia iri atau dengki dan menginginkan nikmat yang ada pada orang lain itu hilang.’ain haasid ini sangat disukai setan karena memiliki energi negatif/طاقة سلبية dan melalui inilah setan ini masuk ketubuh manusia.
-‘ain nikmah adalah seseorang menimpakan ‘ain kepada orang lain hanya karena membenci apa saja kebaikan yang ada pada orang lain.Ini hampir sama dengan ‘ain haasid dari sisi andilnya setan didalamnya walaupun orang ini tidak menginginkan kebaikan itu hilang dari orang yang dibencinya.Jelasnya disini hanya membenci saja.
Adapun pokok bahasan kita masalah ‘berkeringat ketika diruqyah’ dan inilah maknanya.Maaf saya hanya ingatkan kepada para peruqyah dan bukan mengajari agar memperhatikan keringat pasien apakan hanya keringat dingin atau dibarengi rasa sakit di pundak,sesak didada,kencang dipunggung,atau sakit disebagian kepala.Disini perlu kita tanyakan kepada pasien sendiri.
Apabila ‘ain itu jenis yang pertama diatas yaitu ‘ain wadud/mu’jabah,maka pasien ketika diruqyah akan berkeringat dingin.Sebaliknya apabila pasien berkeringat disertai rasa sakit seperti tersebut diatas,maka ‘ainnya adalah jenis yang kedua atau yang ketiga.Jenis ini akan lebih jelas lagi karena setannya bereaksi bahkan ngomong.Jenis yang kedua dan ketiga ini ciri-cirinya mirip dengan ciri-ciri sihir.Lalu apa yang membedakannya agar tidak keliru dalam mendiagnosa? Ketahuilah wahai saudara/iku! Setiap penyakit itu memiliki ciri-ciri khusus untuk membantu kita dalam menentukan jenisnya.Yang membedakannya hanya dikepala saja.Bila pasien hanya merasakan sakit kepala sebagian saja,maka pasiennya tertimpa ‘ain saja.Tapi bila pasiennya ketika diruqyah merasakan sakit pada keseluruhan kepalanya,maka pasien ini terkena sihir.
Hal yang perlu juga menjadi perhatian kita adalah apabila ‘ain wadud/mu’jabah berkumpul dengan ‘ain haasid dalam tubuh kita,maka yang lebih dominan atau yang menang adalah ‘ain haasid.Kenapa seperti itu? Karena ‘ain haasid ini di barengi oleh setan yang kotor juga jiwa orang yang kotor sehingga tubuh dipenuhi oleh energi atau kekuatan negatif.Energi negatif inilah yang membuat kita merasakan sakit disebagian tubuh kita.Demikian semoga bermanfaat.Aamiin

sumber :
diolah dari berbagai sumber tulisan Peruqyah Syar’i
Ustad Perdana Akhmad ,Ustad Muhammad Faizar , Ustad Salahudin Al Sasaki
dan beberapa sumber internet lain

 

Check Also

Pembuktian Ilmiah Khasiat Garam Sebagai Penunjang Terapi Ruqyah

Sudah sering kita melihat atau mendapat saran dalam sebuah pengobatan terapi Ruqyah dengan memakai terapi ...

...