Home / Artikel Kesehatan / Ada APA Dengan MENGUAP

Ada APA Dengan MENGUAP

Boleh jadi setiap makhluk hidup pasti pernah menguap. Pada manusia menguap seringkali dihubungkan dengan perasaan ngantuk, lelah, atau bosan. Namun berbeda dengan kelainan pola tidur seperti sleep apnea menguap adalah aspek masalah tidur yang belum juga sepenuhnya dipahami oleh para ahli.

Berikut fakta tentang menguap yang belum semua orang mengetahuinya menurut Huffington post.

  1. Banyak teori tentang menguap tapi sangat sedikit yang dibuktikan.

Ada banyak teori tentang mengapa kita menguap. Pertama, kita tidak melakukannya hanya karena lelah, juga bukan karena kekurangan oksigen. Ide teori paling mendekati adalah karena kebiasaan orang bernafas pendek. Bagian bawah paru-paru sering kali terabaikan saat kita sedang beristirahat. Memang ada latihan yang bisa digunakan untuk meningkatkan kapasitas  paru-paru, seperti latihan bernafas dalam untuk membuat paru-paru tetap sehat, kata seorang dokter ahli paru-paru di Amerika yang bernama Michael Decker, Ph.D.

“Menguap jadi semacam respon homeostatic akibat tak bernafas dalam”. Menguap juga sering dikaitkan dengan masalah kebosanan, setidaknya dalam penelitian kecil mengatakan bahwa ketika sejumlah mahasiswa lebih sering menguap ketika diberi gambar warna-warni, disbanding saat disodori video musik, serta ada juga penelitian yang menghubungkan menguap untuk mendinginkan otak. Saat mulut terbuka karena menguap membuat dinding sinus melebar dan berkontraksi. Ini akan memompa darah ke otak dan membuat temperaturnya lebih rendah, akibatnya tak heran jika orang lebih sering menguap di udara dingin.

  1. Menguap memang menular

Ini adalah fakta, bahkan sebuah penelitian menunjukkan saat video memperlihatkan gambar orang menguap, 50 persen penonton akan ikut menguap. Bahkan ini terjadi tidak hanya pada manusia tapi juga terjadi pada hewan.

  1. Menguap lebih menular lagi pada teman yang akrab.

Tak semua orang menguap bisa menularkan pada orang lain. Menurut penelitian tahun 2012, menguap lebih menular pada mereka yang memang akrab.” Penelitian menemukan bahwa semakin dekat anda dengan sesseorang baik secara genetis atau emosional, semakin cepat anda tertular atau menularkan,” kata Decker.

  1. Menguap bisa jadi tanda penyakit.

Meski biasanya bukan gejala awal dari sesuatu yang serius, namun menguap terus menerus mungkin adalah gejala dari masalah tidur yang berat.  Pada kasus berbeda menguap juga mungkin gejala dari masalah yang menyerang otak.

  1. Bahkan Janin Bisa Menguap

Tak ada yang tahu mengapa, namun bayi yang belum lahirpun bisa menguap. Hal itu ditemukan saat seorang dokter sedang melakukan pemeriksaan dengan USD 4 dimensi dari seorang bayi pada tahun 2014.Dokter menduga ini mungkin ada hubungannya dengan perkembangan otak, dan bisa digunakan sebagai penanda tumbuh kembang anak.( Sumber : LiveScience ).

  1. Rata-rata menguap menghabiskan waktu enam detik.

Yang terjadi saat manusia menguap itu adalah detak jantung meningkat secara signifikan.

menguap 1

Check Also

5 Kebiasaan Sehari-Hari Yang Dapat Merusak LIVER

Hati adalah salah satu organ vital tubuh dan sangat penting bagi kehidupan. Terletak di sebelah ...

...