Home / Artikel Kesehatan / Membasmi Biang Keringat Pada Balita

Membasmi Biang Keringat Pada Balita

Biang keringat adalah salah satu jenis gangguan kesehatan pada kulit yang sering diderita anak. Gangguan ini sering muncul pada saat musim kemarau. Munculnya biang keringat pada bayi harus segera diobati dengan cara yang tepat karena sangat membahayakan kesehatan kulit, terutama kulit di area kepala, wajah, serta leher. Apabila tidak cepat diobati atau cara mengatasi nya salah, keringet buntet akan mengakibatkan iritasi kulit, infeksi, dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Cara mengatasi biang keringat secara aman dan benar pada bayi hendaknya dilihat dulu jenis keringat buntet nya. Karena tidak semua jenis bintik yang muncul akibat tersumbatnya pori-pori kulit sebagai jalan keluar keringat terbilang berbahaya, dengan kata lain bisa sembuh dengan sendiri.

Ruam biang keringat pada bayi maupun anak-anak umumnya terjadi di sekitar kepala, wajah, leher, perut sampai ke bagian punggung. Untuk mengatasi keringet buntet pada bayi, sebaiknya dilakukan dengan hati-hati. Ingat! kulit mereka masih sangat sensitif terhadap obat-obatan.

Apa Penyebab Biang Keringat Pada Anak Bayi?

Secara sederhana, Miliaria (keringet buntet) muncul akibat terjadinya sumbatan pada pori-pori kulit yang menjadi jalan (jalur) keluar keringat.

Sumbatan tersebut berasal dari kotoran, debu maupun kuman kemudian mengakibatkan terbentuknya bintik-bintik merah yang terasa gatal. Semakin banyak pori kulit yang tersumbat, maka semakin banyak pula biang keringat yang muncul.

Jenis Dan Gejala Munculnya Keringat Buntet?

Dunia medis mengenal 3 jenis Miliaria yang digolongkan berdasarkan lokasi terjadinya sumbatan saluran keringat, yaitu Miliaria kristalinaMiliaria rubra, dan Miliaria profunda.
Untuk jenis kristalina dan rubra bisa terjadi pada semua usia, namun jenis Miliaria profunda, lebih banyak menyerang orang dewasa dibanding balita.

  1. Jika biang keringat pada bayi muncul di daerah leher, kepala, dan tubuh bagian atas maka disebutMiliaria kristalina. Secara klinis tampak gelembung kecil berisi cairan jernih dengan ukuran 1 – 2 milimeter dan mudah pecah jika ditekan. Jenis ini relatif tidak berbahaya karena jarang disertai peradangan dan tidak menimbulkan keluhan pada anak.
  2. Jika biang keringat muncul di kepala, leher, lipat paha dan ketiak maka disebutMiliaria rubra. Secara jelas terlihat bintik-bintik merah serta gelembung kecil berisi cairan jernih dengan dasar kulit tampak kemerahan. Jenis ini tergolong berbahaya karena memberikan rasa gatal sekaligus perih pada permukaan kulit.
  3. Jika muncul biang keringat baru setelah terjadi miliaria rubra secara berulang, maka disebutMiliaria profunda. Secara klinis tampak bintik-bintik putih, keras dengan ukuran 1 – 3 milimeter tanpa mengakibatkan rasa gatal maupun Inflamasi kulit. Jenis ini tergolong langka dan jarang dialami bayi.

 

Cara Mencegah Biang Keringat Muncul Pada Balita

Meskipun biang keringat merupakan gangguan kesehatan yang cukup sering terjadi pada anak dan dianggap masalah sepele, namun ketika sudah terjadi akan sangat mengganggu dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Oleh karena itu, langkah pencegahan lebih baik daripada mengobati biang keringat pada bayi.

 

  • Pilih pakaian yang dapat menyerap keringat misalkan pakaian dari katun.
  • Sesegera mungkin mengganti pakaian bayi yang sudah basah oleh keringat.
  • Hindari memakai pakaian berbahan wol karena kemampuan menyerap keringat yang kurang dan sering menimbulkan gatal pada kulit anak yang masih tergolong sensitif.
  • Jika anak mengeluarkan keringat berlebih, usahakan lebih sering dimandikan, terutama menjelang tidur.

 

 

Check Also

4 Tips Mujarab Menggunakan Minyak Cengkeh Untuk Mengobati Asma, Bronkhitis dan Sinusitis

Dalam dunia pengobatan miinyak cengkeh dapat memiliki banyak manfaat kesehatan. Cengkeh adalah tanaman asli India ...

...