Home / Artikel Kesehatan / Air liur

Air liur

Air liur atau saliva normalnya tidak berwarna atau jernih, seperti cairan dan dihasilkan oleh beberapa kelenjar di bagian mulut. Air liur juga memiliki substansi penting yang digunakan oleh tubuh kita untuk mencerna makanan dan menjaga gigi kita tetap kuat.

Air liur sangat penting karena:

  1. Menjaga mulut kita dalam keadaan lembab dan nyaman
  2. Membantu kita saat mengunyah, mengecap dan menelan makanan
  3. Melawan kuman-kuman di mulut dan mencegah bau mulut
  4. Air liur juga mengandung protein dan mineral sehingga membantu melindungi enamel gigi dan mencegah pembusukan pada gigi dan cegah penyakit gusi
  5. Membantu menjaga posisi gigi agar tetap pada tempatnya.

Adapun kelenjar yang menghasilkan air liur disebut sebagai kelenjar air liur atau salivary glands. Kelenjar air liur ini terletak di dalam masing-masingpipi, di bagian bawah mulut dan dekat bagian depan gigi di daerah tulang rahang. Terdapat 6 kelenjar air liur utama (sepasang kelenjar parotis, sepasang kelenjar submandibula, dan sepasang kelenjar sublingual) dan ratusan kelenjar air liur tambahan.

Air liur yang bergerak melalui kanal yangdisebut denganduktus atau kanal air liur (salivary ducts). Kelenjar parotis merupakan kelenjar air liur terbesar dan menghasilkan 25% dari air liur. Kelenjar submandibula terletak di rahang bawah dan menghasilkan 70% dari air lir, sedangkan kelenjar sublingual terletak di bawah lidah dan menghasilkan 5% dari air liur. Berikut adalah gambar lokasi kelenjar air liur:

Dalam keadaan normal, tubuh memproduksi air liur sekitar 1-1,5 literdalamsehari, paling banyak biasanya diproduksi saat siang hari dan paling sedikit diproduksi saat malam hari.

Fakta tentang Air Liur

1. Air liur adalah cairan kental, tidak berwarna dan mengkilap serta terdiri dari sekitar 98% sampai 99% air.

Lendir membuat liur tampak mengkilap serta memiliki tekstur lebih kental dari air murni.

Air liur juga mengandung enzim dan protein lain, serta garam dan agen penyangga untuk menjaga pH pada tingkat yang tepat.

2. Kelenjar ludah umumnya memproduksi antara satu hingga dua liter liur per hari. Seumur hidup, rata-rata seseorang menghasilkan sekitar 50.000 liter air liur.

3. Kandungan air pada liur diperoleh dari darah. Air terpisah dari darah di pembuluh kapiler kelenjar ludah untuk menjadi bagian dari liur.

4. Air liur mengandung enzim yang disebut saliva amilase atau ptialin yang mencerna pati menjadi gula yang disebut maltosa. Maltosa kemudian dipecah menjadi molekul glukosa di usus kecil.

5. Saat mengunyah makanan yang mengandung zat tepung seperti roti atau nasi untuk waktu yang lama, makanan tersebut mulai berasa manis karena molekul pati dihancurkan oleh liur menjadi molekul maltosa.

6. Air liur juga mengandung bahan kimia yang berfungsi melawan bakteri, termasuk lisozim, laktoferin, peroksidase dan immunoglobulin A.

7. Natrium bikarbonat dalam air liur membantu menetralkan asam dalam makanan dan minuman. Asam ini dapat merusak enamel gigi.

8. Air liur membantu membuat mulut tetap lembab dan nyaman serta melumasi makanan sehingga mudah ditelan.

Air liur juga mencegah makanan yang ditelan merusak dinding kerongkongan.

9. Kelembaban di dalam mulut membantu memanipulasi lidah dan bibir untuk membuat suara saat berbicara.

10. Air liur berfungsi membasahi makanan sehingga memungkinkan kita untuk mengecap rasanya.

11. Air liur mengurangi kerusakan gigi dan infeksi di mulut dengan membersihkan mulut dari partikel makanan, bakteri dan sel-sel mati.

12. Air liur membantu menjaga kadar air dalam tubuh.

 

Check Also

Biji Ceremai Untuk Pelangsing dan Obati Asma

Dulu tanaman Ceremai mudah ditemui di pekarangan rumah warga di desa, Cermai (Phyllanthus acidus [L.] ...

...