Home / Artikel Kesehatan / Cemas Berlebihan? Waspadalah, Mungkin Itu Gejala Anxiety Disorder!

Cemas Berlebihan? Waspadalah, Mungkin Itu Gejala Anxiety Disorder!

Kita mungkin saja tidak menyadari bahwa Kita sedang mengalami gangguan kecemasan atau yang bahasa medisnya disebut anxiety disorder. Penyebabnya karena kecemasan memiliki banyak sekali gejala. Setiap penderita memiliki konstelasi gejala yang berbeda-beda, perbedaan inilah yang akan menentukan tipe gangguan kecemasan pada masing-masing penderita. Yang harus menjadi perhatian adalah banyak tanda kecemasan muncul dalam bentuk keyakinan dan pemikiran. Di sisi lain, tanda-tanda lainnya muncul dalam bentuk sensasi atau pengaruh yang bersifat fisis. Namun demikian, gejala kecemasan biasanya muncul dalam berbagai bentuk perilaku yang dapat dilihat atau dirasakan. Kebanyakan penderita kecemasan mengalami 3 tanda utama ini, sementara beberapa lainnya hanya mengalami satu atau dua pertanda saja:

Perilaku yang Menunjukkan Kecemasan

Hanya ada satu kata untuk mendeskripsikan perilaku yang berkaitan dengan kecemasan yaitu “menghindar”. Mereka yang menderita penyakit kecemasan ini akan terus-menerus mencoba menjauh dari apa saja yang membuat diri mereka tertekan, apapun itu, dari keramaian, ular, ingatan buruk, ketinggian, hingga pekerjaan. Penderita kecemasan selalu mencoba mencari jalan keluar, bukan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah tapi jalan keluar untuk melarikan diri.

Menghindar memang dapat meredakan kecemasan untuk sementara waktu karena bisa membuat penderita merasa lebih baik dan tenang. Akan tetapi yang luput dari perhatian adalah perilaku menghindar justru mempertahankan dan mempertajam gangguan kecemasan. Contoh paling jelas dari sikap menghindar yang parah adalah bagaimana penderita bereaksi terhadap gangguan fobia (ketakutan berlebihan) yang dialaminya. Pernahkah anda mengamati orang-orang yang memiliki fobia ketinggian ketika bereaksi terhadap ketinggian? Mereka akan gemetaran, tidak berani bergerak, membeku, dan bahkan pingsan.
Pemikiran yang Menunjukkan Kecemasan

Penderita gangguan kecemasan biasanya memiliki cara-cara berpikir dan pemikiran yang berbeda dari orang kebanyakan. Ada beberapa ciri pemikiran yang dipengaruhi oleh kecemasan, cek jika anda memiliki pertanda-pertanda berikut:

#Mudah terpengaruh. Anda mudah terpengaruh dengan pendapat, pemikiran orang lain atau bisa juga berarti sangat bergantung pada persetujuan orang lain dan terlalu memikirkan apa yang orang lain katakan mengenai diri anda.

#Seolah hidup di masa depan dan melihat  hal-hal buruk selalu terjadi (berprasangka buruk). Anda terus-menerus berpikir buruk terhadap hal yang ada di masa depan dan selalu dalam posisi siaga (secara berlebihan) untuk mengalami yang terburuk.

# Mindset membesar-besarkan masalah. Mereka yang terbiasa membesar-besarkan hal negatif yang pernah mereka alami atau terjadi di sekitar mereka sering memiliki kehawatiran jauh lebih besar daripada kebanyakan orang.

#Perfeksionis. Kesalahan sekecil apapun tidak dapat anda toleransi dan seolah menjadi sebuah kegagalan total.Tingkat konsentrasi rendah. Penderita kecemasan seringkali mengeluh mereka tidak dapat mengkonsentrasikan pikiran.

#Kasus memori jangka pendek juga lazim ditemui. Pikiran-pikiran yang saling berpacu. Pikiran-pikiran di dalam kepala penderita kecemasan bergerak cepat dan saling berlomba sehingga menciptakan kekhawatiran dan kekacauan fokus perhatian yang, kadangkala, tidak dapat dikendalikan lagi.

Tanda-tanda Fisik Terkait Kecemasan

Hampir semua dari mereka yang mengalami kecemasan serius mengalami serangkaian efek pada tubuh. Perasaan ini tidak sekedar dirasakan di benak saja, tetapi sama nyatanya dengan anda yang saat melihat tulisan ini. Kombinasi respon-repon yang terjadi pada penderita kecemasan berbeda satu sama lain, namun diantaranya yang paling umum ditemui adalah:

– Pusing-pusing
– Kelelahan/Keletihan
– Gangguan pencernaan
– Percepatan detak jantung
– Otot tegang atau kejang
– Rasa sakit dan nyeri
– Berkeringat
– Tekanan darah melonjak

Tanda atau gejala di atas adalah pengaruh sementara kecemasan terhadap tubuh. Namun, jika kecemasan tidak segera ditangani dan menjadi parah, tidak menutup kemungkinan efeknya jauh lebih besar lagi terhadap kesehatan tubuh kita. Maka segera temui ahlinya untuk mengatasi gangguan kecemasan berlebihan ini. Anda akan terbantu untuk mengetahui akar masalah dari anxiety disorder yang sedang Anda derita.

sumber: kolomsehat.com

Check Also

Cara Membuat Jus Semangka Untuk Obati Asam Urat

Bagaimana cara membuat jus buah semangka (obati Asam urat) ? Imam Ibnul Qayyim menegaskan bahwasanya ...

...