Home / Artikel Kesehatan / Dampak Pewarnaan Rambut

Dampak Pewarnaan Rambut

Rambut merupakan mahkota bagi seluruh wanita yang harus senantiasa dijaga dan dirawat semaksimal mungkin. Apalagi bagi wanita yang senang dengan style dan fashion. Tentu warna rambut menjadi salah satu pilihan agar penampilan layaknya fashionista semakin terlihat. Sehingga memilih warna cat rambut yang tepat bagi kaum perempuan menjadi bagian terpenting agar penampilannya semakin menawan.

Selain warna rambut yang sesuai dengan penampilan, pemahaman tentang bahan pewarna yang digunakan juga sama pentingnya. Semua itu diperlukan agar tidak menimbulkan efek jangka panjang yang dapat membahayakan kesehatan si pemakainya.

Dr Rosdiana Siregar, SpKK, spesialis kulit dan kelamin mengatakan, ada 3 jenis pewarnaan rambut yang sering digunakan yakni, temporer, semi permanen, dan permanen. Untuk pewarnaan rambut temporer langsung hilang setelah mencuci rambut, semi permanen dalam 10 kali mencuci, dan permanen yang paling lama hilang (sampai tumbuh rambut selanjutnya baru cat warnanya tidak terlihat).

Nah, pewarnaan rambut permanen ternyata banyak mengandung senyawa kimia berbahaya agar mudah masuk ke dalam rambut sehingga membuat rambut lebih kering. Terjadinya kekeringan disebabkan rusaknya pembungkus rambut sehingga kandungan air di rambut yang sebelumnya banyak menjadi berkurang.

Misalnya, dalam satu kesatuan rambut memiliki lapisan luar atau keratin. Jika ikatan keratin ini dilepaskan akan memudahkan zat pewarna untuk masuk sehingga rambut mudah patah dan rontok karena senyawa kimia tadi telah merusak keratin tersebut.

Sebelum tahun 1980-an, pewarnaan rambut banyak mengandung senyawa amin aromatik yaitu sejenis bahan kimia yang membuat warna cat cepat meresap ke rambut. Namun saat ini, senyawa kimia itu tidak digunakan lagi karena beresiko kanker.

Tapi kenyataannya sampai sekarang belum ada bukti yang jelas bahwa mewarnai rambut dapat menyebabkan penyakit kanker. “Karena setiap produk pewarnaan rambut yang dijual bebas harus melalui Balai Pengawasan Obat dan Makanan kan,” terangnya.

Tapi ada juga sejenis zat pewarnaan rambut misalnya phenylenediamine (PPD) yang dapat menimbulkan alergi bagi pemakainya, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Kemudian pewarnaan rambut juga tidak dianjurkan pada alis dan bulu mata. Sebab ada zat pengembang dari produk pewarnaan rambut tadi seperti amonia yang memiliki bau menyengat.

Karena pada dasarnya, senyawa kimia yang masih dalam kadar tertentu tergolong aman tapi jika dinaikkan kadarnya itu yang dapat membahayakan. Misalnya, menyebabkan keracunan, mual, dan alergi.

Selain itu berdasarkan penelitian bagi ibu hamil, menurutnya, sampai saat ini tidak ada hubungannya bahwa ibu hamil yang mewarnai rambutnya dapat membahayakan janin dalam kandungannya, yang dalam artian akan membuat kegagalan janin.

Sebab, tidak ada pembuktian secara langsung sehingga boleh saja sebenarnya ibu hamil mewarnai rambut asalkan masih dalam batas kewajaran dan paparan zat kimia yang tidak diperlukan sebaiknya dikurangi. Begitupun juga pada sistem hormonal si pemakainya tidak akan terganggu, karena pada dasarnya zat pewarna rambut hanya melekat di rambut dan tidak masuk ke dalam tubuh.

Ia menyarankan, apabila hendak mewarnai rambut sebaiknya jangan dilakukan dalam ruangan yang tertutup karena aroma dari campuran pewarna yang terlalu menyengat. Selain itu, lebih dianjurkan memakai pewarna rambut alami yang terbuat dari tanaman.

Kemudian rentang waktu untuk mewarnai rambut seharusnya dilakukan 3-4 bulan sekali sampai warna catnya betul-betul memudar. Sebab jika dalam waktu lama dan terlalu sering mewarnainya akan membuat rambut rontok dan pewarna alami rambut dapat hilang sehingga menghasilkan rambut beruban.

Dalam perawatannya, rambut yang diwarnai tidak mesti rutin dicuci malah membuat rambut jadi gampang putus.” Karena tidak ada hubungannya antara rambut yang diwarnai dengan sering dicuci. Meskipun setelah dikeramas rambut lebih lembab karena basah tapi setelah mengering efeknya sama saja,” imbuhnya.

Malah perawatan extra yang diperlukan ialah pelembab saat mencuci rambut, penggunaan hair mask, dan melakukan creambath secara rutin karena banyak zat pewarna kimia yang masuk ke rambut tersebut

Check Also

Dokter Mesir Temukan Obat Pulihkan Penglihatan Dengan Metode Keringat Dalam Al Quran Surah Yusuf

Salah satu perusahaan farmasi Swiss mulai memproduksi obat baru yang disebut “Obat Al-Quran” yang memperbaiki ...

...