Home / Apotik Hidup / Khasiat Daun dan Buah Bidara, Mulai Perawatan Kulit, Tonikum Hingga Gangguan Pencernaan

Khasiat Daun dan Buah Bidara, Mulai Perawatan Kulit, Tonikum Hingga Gangguan Pencernaan

Bidara saat ini sedang gencar-gencarnya dikenalkan pada masyarakat oleh para herbalis dan para praktisi ruqyah. Tanaman Bidara yang dimaksud adalah tanaman berbentuk perdu berduri yang biasa tumbuh di daerah kering.   Bidara memiliki nama ilmiah Ziziphus mauritania sininomnya adalah Ziziphus jujuba.  Di negara kita, Indonesia ada beberapa macam nama lokal untuk meruuk pada Bidara ini, seperti widara (Sunda, Jawa); bukol (Madura); bekul (Bali); ko (Sawu); kok (Rote); kom, kon (Timor); bedara (Alor); bidara (Makassar., Bugis.); rangga (Bima); serta kalangga (Sumba), dalam bahasa arab disebut Sidr, dan dalam bahasa inggris disebut Jujube.  Bidara diperkirakan berasal dari daerah Asia tengah kemudian menyebar samapi ke Indonesia.

Buah Bidara

yang membuat tanaman Bidara ini termasuk tanaman istimewa adalah karena disebutkan beberapa kali dalam kitab Qur’an.

Buah bidara dapat dimakan dan telah ada varietas unggulan yang dibudidayakan untuk produksi buah bidara dan kemudian dijual sebagai buah segar. Buah bidara merupakan sumber karoten, vitamin A dan C, dan lemak.  Buah Bidara punya rasa seperti campuran kurma dan apel dan memiliki nilai energi yang sangat tinggi. Buah Bidara dapat dimakan mentah atau dikeringkan dan buah bidara memiliki rasa sedikit asam menyegarkan, sedikit menyerupai apel kering. Biji bidara kaya protein, kalsium, zat besi dan magnesium. Makanan dari tanaman ini merupakan sumber energi, protein dan mineral yang sangat penting.Sifat Tonik dari buah bidara dapat meningkatkan nafsu makan, dan dapat digunakan juga sebagai pencahar dan telah digunakan sebagai obat cacingan (vermifuge).

Buah Bidara memiliki citarasa seperti campuran dua macam buah yaitu kurma dan apel dan sangat dihargai oleh suku Badui karena memiliki nilai energi yang sangat tinggi. Buah dapat dimakan mentah atau dikeringkan dan buah bidara memiliki rasa sedikit asam menyegarkan, sedikit menyerupai apel kering. Biji bidara kaya protein, kalsium, zat besi dan magnesium. Makanan dari tanaman ini merupakan sumber energi, protein dan mineral yang sangat penting.Sifat Tonik dari buah bidara dapat meningkatkan nafsu makan, dan dapat digunakan juga sebagai pencahar dan telah digunakan sebagai obat cacingan (vermifuge). Buah bidara juga menyegarkan dan mengembalikan, serta meningkatkan kecerdasan otak dan merupakan obat untuk tekanan darah tinggi.

Bagaimana cara memanfaatkan Bidara ini untuk kesehatan? Berikut keterangannya.

Daun bidara yang masih muda dapat dibuat sebagai sayuran. Daun Bidara yang direbus dapat diminum sebagai jamu. Remaslah beberapa lebar daun bidara bersama air akan didapati daun bidara membusa seperti sabun. Daun bidara dapat digunakan memandikan orang yang sakit demam.  Sunnahnya,  Daun bidara digunakan untuk memandikan jenazah. Juga disunnahkan bagi wanita yang telah suci dari haid untuk mandi dengan daun bidara. Daun Bidara juga kerap digunakan untuk mengobati orang sakit karena pengaruh gaib atau makhluk halus. Bubuk daun bidara dapat menghitamkan dan memanjangkan rambut wanita.

Tak berhenti sampai di daunnya saja, khasiat bidara juga didapat dari kulit kayu dan akarnya. Kulit kayu, dan akar Bidara juga berkhasiat obat. Misalnya untuk membantu pencernaan dan sebagai tapal obat luka. Di daerah Jawa, kulit kayu Bidara digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan sedangkan di negera Malaysia, kulit kayu yang dihaluskan dipakai sebagai obat sakit perut. Selain itu Kulit kayu bidara diyakini berkhasiat sebagai tonikum, meski tidak terlalu kuat, dan dianjurkan untuk penyakit lambung dan usus. Kulit akarnya, dicampur dengan sedikit pucuk, pulasari, dan bawang putih, diminum untuk mengatasi kencing yang nyeri dan berdarah.

Bidara juga bermanfaat untuk perawatan kecantikan. Petik beberapa daun bidara segar lalu tumbuk hingga halus, kemudian  masukan kedalam wadah, tambahkan sedikit air sehingga didapat campuran yang agak kental menyerupai pasta. Oleskan pasta Bidara ini pada kulit wajah sebagai masker, dan biarkan beberapa saat hingga mengering seluruhnya.   Kemudian cuci dengan air bersih saja, tanpa perlu menggunakan sabun. Anda akan langsung melihat perbedaan dalam kehalusan kulit. Untuk memberikan hasil yang signifikan sehingga terlihat perbedaan yang sangat besar pada kulit, Anda harus melakukan hal tersebut selama 2 bulan.

Daun Bidara telah banyak dijual di pasaran. Dari bentuk keringnya sampai kapsul dan teh daun Bidara. Daun Bidara juga digunakan sebagai bahan berkhasiat pada beberapa produk kecantikan seperti sabun dan lotion.

Check Also

Teh Akar Dandelion Membunuh Lebih Dari 96% Sel Kanker Leukimia Hanya Dalam Waktu 48 Jam

Leukemia adalah penyakit yang dikaitkan dengan penggunaan obat-obatan dan kemoterapi, kesejahteraan secara umum dan rendahnya ...

...