Home / Apotik Hidup / Mengobati Demam, Kencing Bernanah, dan Gatal-Gatal Di Kulit Menggunakan Tanaman Apu-Apu

Mengobati Demam, Kencing Bernanah, dan Gatal-Gatal Di Kulit Menggunakan Tanaman Apu-Apu

Tanaman yang biasa ditemui di kolam-kolam ikan atau di rawa-rawa ini disebut Daun apu-apu atau Kiapu atau Kiambang dalam bahasa Sunda. Memiliki nama ilmiah Pistia stratiotes L, tanaman ini hidup mengambang di permukaan air sedangkan akarnya menjuntai kebawah di bawah permukaan air.    Biasanya selain sebagai tanaman hias di kolam ikan, tanaman ini banyak tak jarang juga digunakan sebagai obat yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai penyakit.

Tanaman yang rasanya pedas ini bersifat sejuk, berkhasiat antirematik, antiradang, peluruh keringat (diaforetik), dan peluruh kencing (diuretik). Memiliki kandungan Kimia seperti flavonoid, tanin, dan polifenol.

Biasanya bagian yang Digunakan untuk pengobatan adalah daun tanpa akar. Sebaiknya yang digunakan daun yang masih segar atau dapat juga yang telah dikeringkan.

Berikut adalah beberapa khasiat obat dari Apu-apu :

1. Mengobati flu, demam, batuk rejan,
2. Mengatasi keluhan pegal linu (reumatism), bengkak terbentur (memar),
3. Mengempiskan bengkak (edema), mengobati kencing terasa nyeri (disuria),
4. Obat sakkit kencing nanah,
5. Obat gatal karena  alergi (urtikaria), gatal-gatal (pruritus),
6. Dapat menolong pada saat sakit disentri
7. Mengatasi penyakit kulit seperti bisul

Cara Pemakaian

Sebagai obat yang diminum, daun Apu-apu yang masih segar sebanyak 10-15 g.

Sedangkan untuk pemakaian luar, dapat digunakan untuk mengobati eksim, panu dan radang kulit yang bernanah. Yaitu dengan Cara, haluskan herba apu-apu dengan blender atau ditumbuk, lalu peras airnya. Air perasan di gunakan untuk mengompres. Dapat juga dengan merebus daun segar. Sesudah dingin, air digunakan untuk membasuh bagian yang sakit.

Daun Apu-apu juga dapat digunakan untuk menolong pada kondisi Demam. Daun Apu-apu segar sebanyak 15 lembar dicuci bersih, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih yaitu sekitar 15 menit. Dinginkan lalu kemudian saring dan bagi untuk dua kali minum pada waktu pagi dan sore.

Perlu diperhatikan, Wanita yang sedang hamil dilarang meminum rebusan apu-apu. Bagian akar sedikit toksik atau beracun sebaiknya bersihkan akarnya dengan seksama sebelum menggunakannya.

Check Also

Buah Sirsak, Asam Namun 6 Manfaat Kesehatan Beserta Resepnya Ini Manis Bagi Tubuh Anda

Umumnya, buah sirsak digunakan sebagai jus atau sirup. Tumbuhan ini dapat tumbuh di sembarang tempat, ...

...