Home / Artikel Kesehatan / Herbal Untuk Menghilangkan Rasa Panas Saat Menopause Pada Wanita

Herbal Untuk Menghilangkan Rasa Panas Saat Menopause Pada Wanita

Menurut kebanyakan orang usia-usia 50 tahunan adalah masa yang paling bebas bagi para wanita, khususnya setelah putra-putri mereka sudah dewasa dan wanita tersebut jadi punya banyak waktu untuk memperhatikan dirinya sendiri. Namun, pada usia ini juga wanita mungkin harus melewati gejala-gejala menopause yang cukup mengganggu. Salah satu gejala yang paling membuat tak nyaman adalah hot flashes atau serangan panas.

Penyebab pasti dari gejala “Serangan panas” atau hot flashes hingga kini masih belum diketahui. tapi setidaknya para peneliti  menduga penyebabnya adalah perubahan hormon yang diproduksi oleh hipotalamus. Rasa panas ini bisa dirasakan di mana pun, misalnya di area wajah dan tubuh bagian atas, intensitasnya dapat  dari rasa hangat, panas berkeringat, sampai rasa terbakar. Hot flashes bisa memengaruhi mood, konsentrasi, dan kenyamanan tidur wanita tersebut.

Terapi hormon menjadi salah satu metode yang sering digunakan dalam dunia medis untuk meringankan gejala menopause. Namun seperti yang  dijelaskan dalam jurnal di NCBI terapi hormon ini telah dikaitkan dengan kenaikan risiko kanker payudara, sehingga banyak wanita yang memilih  untuk mencari terapi alternatif alami layaknya pengobatan herbal untuk meredakan gejala hot flashes.

Berikut adalah bahan alami yang dapat digunakan untuk mengurangi gejala hot flashes saat menopause.

Kedelai

Kedelai yang merupakan kacang-kacangan ini memiliki kandungan isoflavon yang sangat kaya. Seperti yang telah diketahui Isoflavon mampu memperbaiki masalah gangguan pada kestabilan  hormon. Setelah meninjau sebanyak 277 publikasi dan 17 uji coba terkontrol secara acak, dapat ditarik  kesimpulan bahwa isoflavon dalam kacang kedelai  mampu dengan kuat mengurangi tingkat keparahan hot flashes sebesar 26.2%. (sumber: NCBI)

Untuk  mendapatkan asupan optimal isoflavon dari biji kedelai, para ahli menganjurkan untuk Anda memastikan mengonsumsi sari kedelai atau tahu. Karena beberapa suplemen isoflavin dari kedelai diragukan keamanan serta kemanjurannya.

Akar Manis atau Licorice

Livestrong.com pernah memberikan informasi adanya sebuah penelitian di Inggris yang mendapati bahwa konsumsi akar manis secara rutin secara signifikan dapat membantu mengurangi hot flashes bahkan sampai hampir 80%.

Seperti yang dikatakan para ahli,  rendahnya kadar estrogen dalam tubuh wanita seringkali bertanggungjawab atas terjadinya gejala hot flashes pada masa menopause. Penelitian ilmiah yang lain menunjukkan bahwa akar manis adalah sumber fitoestrogen isoflavonoid yang dianggap sebagai sumber nabati etrogen. Senyawa ini mampu membantu menyeimbangkan hormon wanita terutama saat mereka memasuki masa menopause.

Check Also

3 Bahan Herbal Alami Untuk Sembuhkan Infeksi Prostat

Prostat adalah sebuah organ tubuh yang meyerupai biji kenari yang besarnya seukuran dengan genggaman anak ...

...