Home / Artikel Kesehatan / Cabai Berkhasiat Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker Payudara

Cabai Berkhasiat Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker Payudara

Cabai atau lombok mengandung senyawa diantaranya alkaloid capsaicin yaitu yang memberikan rasa pedas yang kuat. Penelitian yang dilakukan terhadap hewan percobaan menunjukkan, bahwa capsaicin mempunyai aktifitas anti-bakteri, anti-karsinogenik, memiliki sifat analgesik dan anti-diabetes. Diketahui juga zat ini  juga dapat mengurangi kadar kolesterol HDL pada mereka yang kegemukan atau obesitas.

Cabai berwarna merah dan hijau yang baru saja dipetik adalah sumber vitamin C yang sangat kaya. Diketahui dalam 100 gram cabai segar mengandung sekitar 143,7 mg , atau sekitar 240% RDA. Vitamin C merupakan salah satu zat antioksidan ampuh yang larut dalam air . Vitamin C juga sangat dibutuhkan dalam pembentukan kolagen di dalam tubuh. Kolagen adalah protein struktural utama dalam tubuh yang sangat dibutuhkan demi menjaga integritas pembuluh darah, kulit, organ, dan tulang. Dengan mengasup makanan yang kaya akan kandungan vitamin C dapat membantu tubuh terlindungi dari penyakit kudis, meningkatkan kekebalan, anti radikal bebas pada tubuh.

Cabai juga memiliki kandungan zat antioksidan yang lain, dapat disebutkan misalnya vitamin A dan flavonoid seperti ß-karoten, α-karoten, lutein, zea-xanthin, dan cryptoxanthin. Kandungan zat antioksidan di dalam cabai sangat penting dalam membantu melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang merugikan, yang dapat dihasilkan karena stres, lingkungan dan kondisi penyakit lain.

Diketahui capsaicin yang terkandung dalam cabai terutama pad bijinya, menurut para peneliti dapat memperlambat bahkan menghentikan pertumbuhan sel kanker payudara.

Cara kerjanya yaitu dengan membuat sel-sel kanker merusak diri mereka sendiri sehingga pertumbuhan sel kanker terhambat,demikian yang diungkap para ilmuwan. Kandungan capsaicin atau bahan yang memberikan rasa pedas pada cabai, juga dinilai efektif untuk melawan kanker lain seperti kanker usus, tulang dan pankreas.

Tapi ini tidak berarti bahwa mereka yang mengidap kanker untuk makan banyak cabai, melainkan memasukkan kandungan capsaicin ke dalam obat yang memang ditargetkan untuk melawan sel-sel kanker.

Para ilmuwan Jerman yang melakukan penelitian dengan menggunakan sampel sel-sel kanker payudara manusia dan menggunakan capsaicin untuk mengetahui lebih jauh mengenai kemampuan kandungan tersebut dalam menghancurkan pertumbuhan sel sakit. Peneliti Dr Lea Weber, dari Ruhr University, di Bochum, mengatakan, “Kami melihat penurunan yang signifikan dalam pertumbuhan sel kanker setelah distimulasi oleh capsaicin.”

sumber: kompas.com

Check Also

Olahraga Murah Meriah Ini Terbukti Menghilangkan Stress

Olahraga Murah Meriah Ini Terbukti Menghilangkan Stress

Siapa yang tidak pernah jalan kaki, semua kegiatan apapun dalam kehidupan kita rata rata menggunakan ...

...