Home / Tehnik Pengobatan / Ruqyah Syariyah / Kisah Bayi Yang Terkena ‘ain dari Pandangan Takjub

Kisah Bayi Yang Terkena ‘ain dari Pandangan Takjub

KISAH NYATA TENTANG ‘AIN DAN CARA PENGOBATANNYA PADA BAYI

Kisah ini saya terjemahkan dari kitab Syeikh Abi Albarra’ Osamah bn Yasin Alma’aani hal. 238 jilid 9,dimana dalam kisah ini kita dapat mengambil pelajaran tentang betapa penyakit ‘ain itu benar-benar ada dan perlu kita waspadai.Mari kita ikuti kisahnya dan harap perhatikan ciri-ciri seorang terkena ‘ain dan cara mengobatinya berdasarkan tajrubah/praktek dilapangan dan bisa mendatangkan manfaat.Inilah kisahnya:

“Salah seorang teman menghubungi saya lewat telpon dan mengeluhkan penderitaan istrinya dan berkata:”Beberapa hari yang lalu kami dianugrahi seorang anak perempuan yang sangat sehat,dan alhamdulillah,hal ini membuat kami berdua sangat bahagia.Selang beberapa hari kami kedatangan beberapa perempuan untuk mengucapkan selamat atas kelahiran bayi kami.Segera setelah mereka pulang,bayi kami menangis sejadi-jadinya dan tidak mau lagi menyusu. Demikian juga istri saya merasa stress,sangat capek,dan menangis tampa sebab yang jelas.

Setelah kejadian ini,saya segera membawa istri dan bayi saya ke dokter namun tidak membuahkan hasil sama sekali.Kemudian saya meruqyah keduanya dengan ruqyah dari alquran dan sunnah/ruqyah syar’iyah.Setelah diruqyah nampak jelas dari ciri-cirinya bahwa keduanya terkena ‘ain.

Mendengar cerita teman ini,maka saya sarankan untuk mengambil bekas para perempuan tersebut untuk mengusap dengan potongan kain seperti;pintu masuk,dan gembok khusus yang ada dipintu masuk tamu perempuan kemudian menaruh potongan kain tersebut di air lalu si istri menggunakan air tersebut untuk mengusapkannya di sekujur tubuhnya.Seharusnya air tersebut digunakan untuk mandi tapi dikarenakan si istri baru melahirkan dengan cesar dan itu membahayakan bila mandi,maka dilakukanlah dengan cara tersebut diatas.

Setelah melakukan cara diatas Allah SWT menyembuhkan saudari kita ini dan keadaannya kembali seperti semula tidak kurang sesuatu apapun.
Catatan saya sendiri:Apa yang bisa kita ambil dari kisah diatas? Yang dapat kita ambil dari kisah diatas adalah:

1.Diantara ciri-ciri bayi terkena ‘ain yaitu;menangis dengan keras dan secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas.
2.Diantara ciri terkena ‘ain bagi orang dewasa yaitu;tiba-tiba merasa tidak nyaman/stress,terasa sangat lemah dan capek,menangis tanpa sebab yang jelas.
3.Diantara ciri penyakit non medis yaitu;tidak bisa sembuh secara medis.Kalaupun sembuh itu hanya sementara dan akan kambuh lagi.
4.Ruqyah syar’iyah itu berdasarkan ijtihad dilapangan dan bila suatu cara itu mendatangkan manfaat,maka dibolehkan dan ini sudah di fatwakan oleh beberapa ulama seperti;Syeikh Abdulloh bn Jibrin dan Syeikh Muhammad bn Sholih Al-Othimiin rahimahumalloh.

Demikian semoga bermanfaat.Aamiiiin.
Terima kasih.
وصل الله على محمد وآله وصحبه وسلم.والحمد لله رب العالمين.والله ا
silahkan dapatkan.kitab pembahasan ain lengkap syeh asa’dhan

Kisah Bayi Yang Terkena 'ain dari Pandangan Takjub Dapat menghubungi Cp : 082138064460 untuk pembelian

Check Also

Cara Meruqyah Pasien Kritis / Koma

CARA MERUQYAH dan Therapy Pasien Kritis Bismillah… Cara Meruqyah Orang Yang Sudah dalam Kondisi kritis ...

...