Home / Artikel Kesehatan / KURMA AJWA Sebabkan Kematian Pada Sel Kanker Payudara Dan Menghentikan Siklusnya

KURMA AJWA Sebabkan Kematian Pada Sel Kanker Payudara Dan Menghentikan Siklusnya

 

Kanker payudara adalah  jenis kanker yang paling ditakuti oleh kaum hawa selain dari jenis kanker rahim. Penyakit yang umum diderita kaum hawa ini sudah menelan banyak korban jiwa di seluruh dunia. Berbagai penelitian dilakukan untuk mencari tahu apa pemicu dari penyakit ini, namun kebanyakan penelitian hanya mampu memaparkan pencetus-pencetus dari penyakit ini. Pengobatan dari penyakit kanker payudara sungguh sulit, meskipun pada stadium awal katanya dapat disembuihkan, tetapi pengangkatan jaringan payudara sepertinya suatu hal yang dapat dihindarkan.  Meskipun tersedia kemoterapi dan radioterapi, pasien kanker ini kini cenderung mulai melirik pada pengobatan alternatif seperti obat alami dan herbal.

Vincristine, vinblastine dan paclitaxel adalah tiga dari puluhan obat antikanker yang berasal dari tumbuhan. Gabungan dari beberapa obat antikanker ini sudah digunakan pada praktek klinis untuk mengobati berbagai jenis kanker.

Phoenix dactylifera L atau kurma Ajwa merupakan kurma paling populer di kalangan masyarakat, terutama umat islam. Kurma yang ditanam sendiri oleh nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wasallam ini, Selain memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan kurma lainnya, kurma Ajwa juga mengandung fitokimia yang telah memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, hepatoprotektif dan nefroprotektif.

Berbagai khasiat yang menguntungkan dari kurma Ajwa ini membuat para ahli memiliki pertanyaan: “Apa efek Methanolic Extract of Ajwa Dates (MEAD) atau ekstrak methanolic kurma Ajwa pada sel kanker payudara MCF-7 in vitro?”

Sebuah Studi dilakukan oleh Khan et al dengan menggunakan kurma Ajwa yang segar, ranum, berukuran sedang, berdaging, lembut dan memiliki garis putih basal pada bagian bawah kurma. Oleh peneliti bagian kurma yang dapat dikonsumsi dipisahkan, dibeku kering dan kemudian ditumbuk menjadi bubuk yang kasar. Bubuk kurma Ajwa ini kemudian diekstrak dalam metanol, difilter dengan kertas filter Whatman No. 1 dan diuapkan. Kemudian setelah memlalui serangkaian perlakuan tadi, supernatan dipisahkan dan dibeku kering kembali dengan menggunakan lyophilizer. Sel MCF-7 disimpan pada kondisi kadar glukosa yang rendah, 10% serum janin sapi, 0.01 mg/ml insulin dan 1% penicillin-streptomycin pada suhu 37%. Akhirnya, berbagai konsentrasi MEAD (5, 10, 15, 20 dan 25 mg/ml) diberikan pada sel MCF-7 dan dikultur selama 72 jam atau sekitar 3 hari.

Pada akhir penelitian, ditemukan beberapa perubahan morfologi seperti:

1. penggelembungan sel membran, kontraksi sel, fragmentasi sel, dan hilangnya adhesi sel. Selanjutnya, ditemukan depolarisasi potensial membran mitokondria yang menyebabkan translokasi Bax dari sitosol ke luar membran mitokondria dan lepasnya cytochrome c.

2. Penemuan dalam mitokondria juga mengindikasikan bahwa apoptosis dimediasi oleh intrinsic dan extrinsic pathway.

3. Kemudian ekspresi gen menunjukkan peningkatan signifikan pada p53, Bax, Fas dan FasL.

Ketiga pernyataan diatas menunjukkan bahwa MEAD dapat menyebabkan apoptosis pada sel kanker payudara MCF-7. Selain itu, analisis sel menunjukkan MEAD menghentikan siklus sel MCF-7 pada fase S dan mengakibatkan adanya perlambatan pada fase G1. Kesimpulannya, MEAD menghentikan pertumbuhan sel kanker payudara MCF-7 in vitro dengan cara apoptosis dan menghentikan siklus sel kanker payudara MCF-7.

Tentu hasil penelitian di atas sangat menggembirakan. Oleh karena itu, dari hasil-hasil positif serangkaian penelitian ini, para peneliti menganjurkan masyarakat untuk makan kurma Ajwa sebagai suplemen setiap hari. Dengan konsumsi harian Kurma Ajwa akan bertindak sebagai agen kemopreventif melawan kanker payudara dan kanker ganas lainnya.

“Barangsiapa mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

sumber: http://beranisehat.com/archives/kanker-payudara-dikalahkan-kurma-ajwa/

 

Check Also

Kecanduan yang Manis-manis? Ini 6 Cara Sehat Untuk Atasi Kecenderungan Konsumsi Gula!

Candu terhadap gula adalah musuh terburuk bagi siapapun! Kadar gula yang cukup tentu saja akan ...

...