Home / Artikel Kesehatan / Bintil-Bintil di Kulit, Jangan-jangan Keratosis Pilaris? Berikut Tips Perawatannya
Keratosis Pilaris

Bintil-Bintil di Kulit, Jangan-jangan Keratosis Pilaris? Berikut Tips Perawatannya

Keratosis pilaris (Kulit Ayam) adalah kondisi kulit yang umum dan tidak berbahaya. Hal ini menyebabkan benjolan kecil-kecil, keras, dan kasar yang membuat kulit terasa seperti amplas.

Bintil-bintil tersebut umumnya berwarna terang. Mereka biasa muncul di lengan atas, paha, dan pantat. Kadang-kadang dengan kemerahan atau bengkak. Kertosis pilaris bisa muncul pula di wajah, namun hal itu tidak biasa terjadi.

Selain rasa gatal, keratosis pilaris tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk. Banyak anak-anak dan remaja mengalaminya, dan biasanya akan menghilang ketika usia mereka bertambah.

PENYEBAB

Keratosis pilaris disebabkan oleh penumpukan keratin yang melindungi kulit dari infeksi dan hal-hal berbahaya lainnya. Penumpukan tersebut membentuk sebuah sumbatan yang menghalangi pembukaan folikel rambut. Meskipun demikian, para dokter masih belum bisa mengemukakan mengapa penumpukan tersebut bisa terjadi.

Jika kulit Anda kering, Anda lebih memungkinkan mengalami keratosis pilaris. Biasanya, kondisi kulit ini menjadi lebih buruk di musim panas karena tingkat kelembapan udara yang rendah, dan berkurang di saat musim hujan tiba.

APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Anda tak bisa mencegah keratosis pilaris, tetapi Anda bisa menjaga kulit tetap lembap dan mengurangi dampaknya.

Beberapa hal sederhana tersebut di antaranya:

1. Jangan menggaruk atau menggosok benjolan/bintil-bintil pada kulit dengan kasar.
2. Gunakan air hangat dan bukan air panas untuk mandi.
3. Batasi waktu berendam di dalam air.
4. Coba gunakan sabun yang mengandung minyak atau lemak.
5. Gunakan pelembap yang ramah di kulit. Anda bisa gunakan minyak zaitun.
6. Menambah kelembapan udara di rumah dengan humidfier.

Selamat mencoba!

Check Also

Cek Apakah Jarimu Bengkok , Dan Analisa Telapak Tangan (Panduan Praktis )

Tangan merupakan  bagian syaraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apapun itu yang terjadi pada ...

...