Home / Artikel Kesehatan / Ini 5 Cara Mengatasi Keloid, Si Bekas Luka yang Membandel

Ini 5 Cara Mengatasi Keloid, Si Bekas Luka yang Membandel

Barangkali ketika Anda punya bekas luka, Anda akan melihat penebalan terjadi pada area yang dulunya adalah luka. Kulit yang menebal dan nampak menonjol itu disebut keloid.

Apa sebenarnya keloid itu? Keloid atau istilah lainnya bekas luka yang menebal ketika kulit terluka. Saat terlukan, maka akan terjadi proses penyembuhan, di mana jaringan fibrosa atau yang sering disebut dengan jaringan ikat terbentuk untuk menutup dan memperbaiki luka pada kulit.Hanya saja, pada beberapa kasus, jaringan ikat ini tumbuh secara berlebihan hingga menebal, menonjol,  dan melebar dengan permukaan yang licin. Keloid sering muncul pada bekas luka yang ada di dada, bahu, leher, dan tungkai.

Keberadaan keloid tentu saja sangat mengganggu penampilan karena bentuknya yang tebal dengan warna yang kontras dengan kulit sekitarnya. Lantas, bagaimana cara menghilangkan keloid? Mari simak.

1. Baking Soda
Untuk melakukan metode yang satu ini, Anda harus berhati-hati.

Caranya, masukkan 1 sendok teh baking soda ke dalam mangkok. Tambahkan 3 sendok teh cairan hidrogen peroksida dan aduk sampai tercampur. Oleskan campuran ke keloid menggunakan kapas. Biarkan 15 menit dan cuci bersih.

Lakukan 3-4 kali sehari secara rutin. Dalam waktu sebulan, keloid akan hilang.

2. Lidah Buaya
Aloe vera atau lidah buaya sangat efektif untuk menghilangkan keloid pada kulit. Lidah buaya juga membuat kulit lembap dan membantu meregenerasi kulit. Juga, lidah buaya terasa dingin dan mampu mengurangi rasa gatal.

Caranya, potong daun lidah buaya dan ambil gelnya. Oleskan tipis-tipis gel lidah buaya ke area yang terdapat keloid. Biarkan mengering dengan sendirinya selama beberapa menit. Lakukan rutin lima atau enam kali dalam sehari. Dalam beberapa hari, keloid berhasil disingkirkan.

Catatan : pengobatan cara ini bekerja pada bekas luka yang masih baru, dan mungkin tidak akan efektif pada luka yang sudah lebih dari satu tahun lamanya.

3. Cuka Apel
Asam yang dikandung dalam cuka apel mampu memperbaharui dan melembutkan kulit. Selain itu, cuka apel juga berfungsi menyamarkan bekas luka.

Caranya, campurkan 2 sendok teh cuka apel dan 1 sendok teh air di dalam wadah. Gunakan kapas untuk mengoleskannya pada daerah yang terdapat keloid. Biarkan selama 30 menit, dan bilas dengan air. Lakukan hal ini 3-4 kali sehari selama beberapa minggu.

4. Bawang Putih
Sebuah studi di Aarhus University di Denmark pada tahun 1993, yang dipublikasikan di Journal of Ethnopharmacology, menemukan bahwa ekstrak bawang putih mempengaruhi pembentukan fibroblas, yang mana menyebabkan terbentuknya keloid.

Caranya, haluskan 3 atau 4 siung bawang putih yang segar. Balurkan bawang putih yang sudah dihancurkan pada keloid dan diamkan kira-kira 15 menit. Bilas dengan air hangat. Keringkan dengan handuk dan oleskan sedikit krim pelembap. Ikuti cara ini sekali sehari dan dapatkan hasil yang memuaskan setelah satu bulan.

5. Jeruk Lemon
Jeruk lemon kaya akan vitamin C, antioksidan yang mampu menghilangkan macam-macam luka, termasuk keloid.

Caranya, peraslah jeruk lemon berukuran sedang. Oleskan perasan jeruk lemon pada keloid. Biarkan selama kurang lebih setengah jam, dan bilas dengan air hangat. Keringkan menggunakan handuk lembut serta oleskan sedikit pelembap. Lakukan dua kali sehari. Sebulan berikutnya, keloid tak akan lagi menghantui penampilan Anda.

Semoga bermanfaat.

Check Also

Diet Telur Rebus – Turun 10 Kg Dalam 2 Minggu!

Anda akan merasa terkejut akan hasilnya! Salah satu masalah kebanyakan orang adalah obesitas atau kegemukan. ...

...