Home / Artikel Kesehatan / Inilah Alasan Sederhana Mengapa Beras Cokelat Jauh Lebih Sehat Daripada Beras Putih
Inilah Alasan Sederhana Mengapa Beras Cokelat Jauh Lebih Sehat Daripada Beras Putih
Inilah Alasan Sederhana Mengapa Beras Cokelat Jauh Lebih Sehat Daripada Beras Putih

Inilah Alasan Sederhana Mengapa Beras Cokelat Jauh Lebih Sehat Daripada Beras Putih

Beras cokelat rasanya sulit untuk menandingi popularitas beras putih. Terlepas dari kenyataan beras cokelat lebih sehat, orang-orang jauh lebih memilih beras putih lantaran berpikir bahwa rasanya jauh lebih enak. Hal ini terbukti, karena masyarakat cenderung menyukai roti tawar biasa daripada roti gandum.

Sebetulnya, beras putih dan beras cokelat berasal dari biji-bijian yang sama. Yang membedakan keduanya adalah beras putih mengalami proses yang lebih panjang dan lama dari beras cokelat.

Begitu padi pertama dipanen, biji-bijinya akan dicuci untuk kemudian dikeluarkan dari sekam. Pada saat itu, beras yang dihasilkan disebut sebagai beras cokelat karena masih terdapat lapisan tipis dedak menutupi bijinya.

Nah, untuk mendapatkan beras putih dari biji-bijian tersebut, beras cokelat itu harus digiling kembali sampai lapisan dedaknya hilang dan warna cokelat pun berubah menjadi putih.

Hal ini cukup menjelaskan bahwa nyatanya beras cokelat lebih bergizi daripada beras putih. Beras cokelat masih mengandung nyaris seluruh bagian biji-biji (kecuali sekam, tentu saja), termasuk dedak berserat, mikroorganisme menyehatkan, maupun endosperm kaya karbohidrat. Sementara itu, karena proses yang dilalui beras putih lebih dari beras cokelat, beras putih jadi kehilangan serat, vitamin, dan nutrisi yang terdapat di dalamnya.

Satu cup beras cokelat yang sudah masak mengandung 4 gram serat dan 5 gram protein, sedangkan satu cup beras putih yang telah masak menyimpan kandungan serat hanya 1 gram dan protein 4 gram saja. Namun, serat yang tinggi bukan satu-satunya keuntungan beras cokelat. Penielitian telah menemukan bahwa beras cokelat mampu mengurangi resiko diabetes. Penelitian yan gsama juga membuktikan, makan 5 porsi beras putih dalam sepekan ternyata bisa meningkatkan resiko diabetes!

Maka, hanya satu yang dapat kita simpulkan: beras cokelat vs beras putih 1-0!

Check Also

Tahukah Anda? Ini 5 Tips Sahur Sehat di Bulan Puasa!

Bulan puasa sudah tiba. Sahur menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh umat Islam di bulan ...

...