Home / Berita / Kisah Menyedihkan Fidelis Ari, Suami yang Menanam Ganja Demi Menyembuhkan Penyakit Langka Istrinya

Kisah Menyedihkan Fidelis Ari, Suami yang Menanam Ganja Demi Menyembuhkan Penyakit Langka Istrinya

Fidelis Ari, pria asal Sanggau, Kalimantan Barat, ditangkap BNN lantaran usahanya demi menyelamatkan sang istri. Pasalnya, sosok suami ini rela menanam ganja dan melanggar hukum di Indonesia untuk menolong istrinya yang dilanda penyakit langka: Syringomyelia.

Syringomyleia adalah penyakit yang merujuk pada tumbuhnya kista dalam sumsum tulang belakang. Kista ini dapat menyebar luas dan memanjang. Pada tingkat tertinggi, Syringomyelia membuat penderitanya mengalami kelumpuhan dan nyeri hebat. Penderita pula akan kehilangan kemampuan merasakan panas dan dingin. Peluang kesembuhan sangatlah kecil.

Semenjak istrinya didera penyakit, Fidelis telah menempuh banyak cara, menghalau ras sakit dengan beribu upaya. Pria itu telah mendatangi sejumlah rumah sakit di Sanggau, Kalimantan Barat. Ia juga pergi ke terapis hingga ke pengobatan alternatif, namun hasilnya nihil. Tak ada yang bisa membantu nasib istrinya. Ingin ia membawa istrinya berobat ke Pulau Jawa, tapi tak diizinkan oleh dokter karena kondisi jantung istrinya, Yeni Riawati, lemah.

Suatu waktu, Fidelis menemukan sebuah artikel di Google yang menyatakan bahwa ekstrak daun Cannabis sativa alias ganja ternyata bisa meringankan penyakit Syringomyelia.

Benar saja, Fidelis pun menanam ganja di pekarangan rumah. Ia rutin memberi ekstrak ganja itu kepada sang istri, efeknya pun terbukti. Istrinya yang dulu susah tidur, jadi nyenyak tidurnya. Dari susah makan, jadi lahap makannya. Dari tidak bisa bicara, jadi bisa bicara. “Tanda-tanda kesembuhan telah tampak dari istri Fidelis,”ujar Yohana, Kakak Fidelis.

Fidelis bermimpi, ia akan membawa Yeni ke rumah sakit untuk menjalani operasi apabila kondisi istrinya sudah benar-benar membaik karena ekstrak ganja.

Namun sayang seribu sayang, nasib mengantarkannya ke jalan lain. Fidelis Ari, suami yang amat menyayangi istrinya itu, ditangkap oleh BNNK Sanggau dan pihak kepolisian Polres Sanggau pada Senin (27/03/2017) dengan barang bukti 39 batang ganja yang ia tanam. Fidelis jelas tak berkutik. Hari itu, adalah hari terakhi ia diizinkan untuk menjenguk istri yang sedang berjuang melawan Syringomyelia.

Ya, inilah hukum di Indonesia. Abu-abu dalam kehidupan yang pelik bukan main.

32 hari Fidelis ditahan dalam sel penjara, 32 hari itu pula istrinya tak mendapatkan pengobatan dari Cannabis sativa, tanaman pembawa senyumnya kembali. Hingga akhirnya, senyum Yeni Riawati pun hilang untuk selamanya. Ajal menjemput Yeni tatkala Fidelis masih berada di dalam bui, tak sempat memberi kecupan selamat tinggal.

Di hari pemakaman, Fidelis diperkenankan menyaksikan jasad istrinya dikebumikan. Di teras rumah, tampak ia menghampiri sang putra bungsu yang duduk sendiri. Fidelis merengkuh pundak sang anak seraya menunduk. Hari itu, keduanya diselimuti oleh duka dan luka yang amat mendalam.

“Melihat fotonya, saya seolah membayangkan Fidelis mengutip kata-kata Nyai Ontosoroh di Bumi Manusia: “Kita telah melawan nak, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.”,” ungkap akun Gunawan Mashar di Facebook.

Check Also

Dokter Asal Jepang yang Berumur 105 Tahun Ini Mempunyai Kiat Khusus Agar Tetap Sehat

Dokter Asal Jepang yang Berumur 105 Tahun Ini Mempunyai Kiat Khusus Agar Tetap Sehat

Forever young …. i wanna be forever young… hehe ada yang tau lagu ini gak ...

...