Home / Artikel Kesehatan / Apa yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Anda Berhenti Makan Yang Manis-manis? Ini 6 Jawabannya!

Apa yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Anda Berhenti Makan Yang Manis-manis? Ini 6 Jawabannya!

Bicara tentang yang manis-manis, semua orang pasti menyukainya. Lebih-lebih kalau yang dimaksud adalah manis senyum Raisa. Hehehe, bercanda. Manis yang dimaksud di sini adalah segala jenis makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi. Memang, kadang-kadang gula diperlukan untuk mengembalik energi dalam sekejap. Namun, jika konsumsinya berlebihan, tubuh Anda bisa terkena masalah.

Setelah baca artikel ini, bisa dipastikan Anda bakal pikir dua kali kalau ingin makan yang manis-manis. Mengapa begitu? Yuk, simak manfaat mengurangi konsumsi gula bagi kesehatan Anda berikut ini.

1. Menjaga jantung Anda tetap sehat

Menurut penelitian James J. DiNicolantonio, ilmuwan riset kardiovaskular di Institut Mid-Atlantic Heart St. Luke di Kansas City, resiko kematian akibat masalah jantung akan menurun tiga kali lipat. Mengapa demikian? “Gula yang ditambahkan secara berlebihan akan meningkatkan kadar insulin, yang mengaktifkan sistem saraf simpatik, meningkatkan tekanan darah, juga detak jantung,” jelas DiNicolantonio. “Jika Anda berhenti mengonsumsi gula, dalam waktu beberapa minggu, Anda mungkin melihat terjadinya penurunan kolesterol LDL sebanyak 10% dan penurunan trigliserida 20-30%.” Selain itu, mengurangi konsumsi gula akan mengontrol tekanan darah Anda dengan tepat. Inilah mengapa Anda bisa menghindari penyakit jantung hanya dengan berhenti makan makanan manis.

2. Jerawat? Nggak lagi-lagi!

Selamat tinggal, jerawat! Tahukah Anda? Peradangan sistemik juga termasuk sebagai pemicu munculnya jerawat. Sebuah studi di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa ketika seseorang mengonsumsi satu kaleng soda sehari selama 3 minggu, tingkat inflamasi tubuh mereka meningkat sebesar 87%. Stop minum soda dan minuman berpemanis lainnya, Anda tidak perlu repot-repot beli krim jerawat mahal lagi!

3. Terhindar dari resiko diabetes

Mengonsumsi gula berlebihan mendorong penumpukan lemak di dalam hati Anda. Timbunan lemak ini berkontribusi terhadap resistensi insulin dan melemahkan kkinerja pankreas Anda, yang biasanya mencegah produksi insulin. Dalam sebuah penelitian tentang konsumsi gula di 175 negara, Robert Lustig, MD, penulis buku “Fat Chance: Beating the Odds Against Sugar, Processed Food, Obesity, and Disease”, menemukan bahwa mengonsumsi 150 kalori gula akan 11 kali meningkatkan resiko diabetes tipe 2, bila dibandingkan dengan 150 kalori yang diperoleh dari protein atau lemak. Inilah mengapa menghindari konsumsi yang manis-manis bisa mengurangi resiko diabetes, khususnya bagi orang-orang berusia lanjut.

4. Menjaga mood tetap baik sepanjang hari

Well, makanan manis–donat, cake, permen, coklat–sering diandalkan untuk memperbaiki mood ketika¬† Anda lagi uring-uringan. Makan makanan manis bisa bikin mood bagus lagi dan meningkatkan energi dalam sekejap. Namun, tahukah Anda? Sebuah studi di Universitas Columbia menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan tinggi gula lebih cenderung mengalami kecemasan, mudah tersinggung, dan perubahan suasana hati mendadak. Sehingga dengan mengurangi konsumsi gula berlebihan, Anda bisa menghindari mood jelek dan menjalani hari-hari dengan menyenangkan.

5. Hindari kepikunan di usia muda

Suka pikun? Hmm, salahkan gula sebagai salah satu penyebabnya. Sebuah penelitian terhadap hewan di UCLA menyimpulkan bahwa diet tinggi gula tambahan menghalangi otak untuk mempelajari hal baru dan mengganggu daya ingat. Seiring waktu, banyak makan banyak gula sebenarnya bisa merusak komunikasi antar sel otak Anda. Nah, ketika Anda mengurangi konsumsi gula, Anda justru akan mempertajam daya ingat Anda terhadap suatu hal. Itulah kenapa berhenti mengonsumsi gula bisa menghindari kepikunan.

6. Hore, berat badan turun!

Dengan menukar kebiasaan makan makanan manis dengan makanan rendah gula, Anda mengurangi masuknya kalori yang berlebihan dalam tubuh. Menjauhi makanan manis gula sejumlah 200 kalori per hari dapat menurunkan berat badan Anda hingga 40 kg dalam 5 sampai 6 bulan. Nah, yang satu itu baru disebut ‘manis’!

Semoga bermanfaat.

Check Also

Cek Apakah Jarimu Bengkok , Dan Analisa Telapak Tangan (Panduan Praktis )

Tangan merupakan  bagian syaraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apapun itu yang terjadi pada ...

...