Home / Artikel Kesehatan / Bahaya! Ternyata Makan Sate Bisa Menyebabkan Tumor dan Kanker

Bahaya! Ternyata Makan Sate Bisa Menyebabkan Tumor dan Kanker

Sate.

Hmm, siapa yang tak ngiler bila mendengar makanan khas Indonesia yang satu itu disebut?

Makanan yang dimasak dengan cara dibakar di atas pemanggang dan arang itu nyatanya memang disukai banyak orang. Namun, sering mengonsumsi sate ternyata bisa menyebabkan kanker, lho. Sebab, sate adalah salah satu jenis makanan yang dipanggang. Dan menurut banyak penelitian, makanan yang dipanggang bisa meningkatkan resiko Anda terkena penyakit kanker.

Memang tidak bisa ditampik bila daging yang dipanggang akan menjadi lebih lunak dan menambah kelezatannya. Namun, dikutip dari maraisehat.com, komponen PAH ialah kelompok senyawa yang terbentuk akibat pembakaran yang tidak sempurna dari zat-zat anorganik seperti arang, maupun minyak. Dalam daging sate yang dipanggang, PAH terbentuk saat lemak daging menetes di atas arang, kemudian menyatu dalam asap dan menempel pada daging.

Karsinogen adalah zat atau senyawa yang terkandung dalam makanan dan dapat menjadi perangsang tumbuhnya sel tumor atau kanker. Zat karsinogen akan merusak keutuhan sel dan intinya sehingga sel mengalami mutasi. Sel-sel normal bila sudah dicemari zat tersebut akan menjadi sel yang ganas dan berkembang biak tak terkontrol.

Pada tahun 2002, penelitian yang dilakukan di Stockholm University menemukan bahwa makanan bertepung yang dipanggang dalam suhu 120 derajat Celsius, akan menyusun zat kimia bernama acrylamide. Zat kimia itu dihasilkan dari reaksi antara asparagine, asam amino non-esensial, dan fruktosa. Zat kimia itu nyatanya tidak ditemukan pada makanan yang tidak dipanaskan.

Acrylamide juga dikenal dengan nama karsinogen. Dengan tikus sebagai objek penelitian, studi tersebut menemukan bahwa zat kimia yang terdapat pada makanan yang dipanggang (atau dalam kasus ini, sate) mampu menyebabkan tumor pada paru-paru, tiroid, dan testikel. Zat tersebut juga merangsang terjadinya mutasi DNA pada sperma tikus.

Sementara pada manusia, acrylimade mampu membuat kulit teriritasi. Para ilmuwan meyakini bahwa zat itulah yang menjadi pemicu tumbuhnya tumor.

Selain itu, sebuah studi juga menemukan bahwa daging yang dimasak dengan suhu tinggi akan menghasilkan zat kimia yang berbahaya. Heterocyclic amines (HCAs) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) adalah zat kimia mutangenik, yang dapat mengubah DNA dan meningkatkan risiko kanker.

Semoga bermanfaat.



Check Also

Mendiagnosa Penyakit Pasien Melalui Wajah

Berikut ini sebuah tulisan Dari Mookil Nam, Seorang Ahli Pengobatan Tradisonal Korea ,dalam bukunya berjudul ...

...