Home / Artikel Kesehatan / Susah Buang Air Kecil? Atasi Dengan 5 Tips Ini Untuk Tingkatkan Produksi Urin Anda dalam Sehari

Susah Buang Air Kecil? Atasi Dengan 5 Tips Ini Untuk Tingkatkan Produksi Urin Anda dalam Sehari

Orang jarang berpikir banyak tentang buang air kecil, kecuali ketika Anda ‘kebelet’ dann tidak bisa menemukan toilet. Meskipun sering dianggap sepela, buang air kecil berperan sangat penting dalam menjaga kesehatan. Urin, yang dihasilkan di ginjal, membantu membuang racun dan kotoran yang ada dalam tubuh Anda.

Idealnya, tubuh Anda mengeluarkan sejumlah urin setiap hari, berdasarkan jumlah air dan cairan lain yang Anda konsumsi. Dalam keadaan normal, produksi urin untuk orang dewasa yang sehat harusnya antara 1.000 dan 1.500 mililiter per 24 jam. Di bawah itu, berarti kemungkinan besar Anda mengalami dehidrasi atau masalah terhadap ginjal. Perkara ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan harus diwaspadai.

Jika produksi urin Anda kurang dari kisaran normal, Anda mungkin akan mengalami pembengkakan pada kaki, lengan, pergelangan kaki, atau bahkan wajah Anda. Ini bisa menjadi pertanda bahwa Anda perlu mengambil langkah segera untuk mencegah efek kerusakan pada ginjal.

Lantas, apa yang harus Anda lakukan untuk memudahkan buang air kecil dalam jumlah normal?

1. Minum Air

Dehidrasi adalah penyebab paling umum terjadinya penurunan produksi urin. Biasanya, dehidrasi terjadi saat Anda tidak mengonsumsi cukup cairan atau Anda kehilangan cairan karena diare, muntah, atau kondisi lain. Selain itu, beraktivitas terlalu berat bisa pula menjadi penyebab hilangnya cairan tubuh. Jika cairan tubuh Anda tidak terisi ulang, ginjal Anda akan menyimpan cairan yang tersisa sebanyak mungkin, sehingga air kencing yang dikeluarkan jadi lebih sedikit. Dehidrasi tidak baik untuk kesehatan ginjal. Ginjal akan bekerja terlalu keras karenanya.

Jadi, Anda harus minum setidaknya 8 gelas air per hari untuk menghindari dehidrasi. Ingat, mengonsumsi buah dan sayuran kaya air dan mineral juga akan membantu menambah asupan cairan tubuh Anda.

2. Minum Air Lemon Hangat

Jus lemon berperan sebagai diuretik. Oleh karena itu, lemon dapat membantu meningkatkan jumlah urin yang Anda keluarkan. Air lemon juga akan menyingkirkan kelebihan garam dalam sistem sekresi Anda yang menyebabkan tertahannya cairan tubuh. Selain itu, perasan jeruk lemon dapat melawan infeksi saluran kencing dan masalah asam urat. Asam sitrat di dalamnya juga meningkatkan kemampuan tubuh Anda secara alami dalam  membuang racun yang tidak diinginkan.

Cukup campurkan perasan ½ jeruk lemon ke dalam segelas air hangat atau panas. Tambahkan madu dan minum setiap hari pada saat perut kosong untuk memperoleh hasilnya.

Selain air lemon, beberapa minuman lain yang bisa digunakan sebagai diuretik alami untuk memudahkan Anda membuang air kencing adalah teh hijau, jus cranberry dan jus semangka.

3. Manfaatkan Biji Seledri yang Dihaluskan

Tahukah Anda? Biji seledri adalah bumbu makanan dan jamu yang bisa menjadi diuretik alami. Biji seledri ini mengandung senyawa yang disebut n-butylphthalide (NBP) yang memiliki efek diuretik dan membantu tubuh mengeluarkan toxic. Selain meningkatkan pengeluaran urin Anda, biji seledri juga membantu menurunkan kolesterol, mencegah infeksi saluran kemih, dan berperan sebagai antioksidan dan anti-inflamasi bagi tubuh Anda.

Anda bisa mengonsumsi biji seledri dengan cara menambahkannya ke dalam saus, memanfaatkannya sebagai taburan roti, tambahan sup, atau bahkan teh biji seledri.

Untuk membuat teh biji seledri, caranya:

  • Ambil 1 sendok makan biji seledri.
  • Tambahkan 2 gelas air mendidih.

  • Aduk dan seduh selama 10 sampai 20 menit.
  • Saring dan minum dengan rutin sekali sehari.

Catatan : pengobatan ini tidak disarankan untuk wanita yang sedang hamil.

4. Minum Teh Daun Peterseli

Daun peterseli adalah ramuan diuretik alami lain yang dapat meningkatkan produksi urin Anda. Tanaman ini juga dapat membantu menggelontor racun serta bakteri dan kuman keluar dari ginjal, sehingga fungsi ginjal semakin baik.

Sebuah studi pada tahun 2002 yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology melaporkan bahwa tikus yang meminum ekstrak biji peterseli menghasilkan lebih banyak urin selama periode 24 jam dibandingkan tikus yang hanya minum air.

Anda bisa mengolah peterseli untuk dikonsumsi dengan cara sebagai berikut:

  • Tambahkan 1 sendok makan daun peterseli segar yang sudah ditumbuk hingga halus ke dalam 1 cangkir air mendidih.
  • Tutup selama 5 menit, lalu saring. Minum seduhan daun peterseli ini 2 atau 3 kali sehari selama beberapa minggu.
  • Sebagai alternatif lain, campurkan ¼ cangkir jus peterseli, ½ cangkir air, madu secukupnya, dan jus lemon. Minumlah dua kali sehari selama beberapa minggu.

Catatan : hindari peterseli pula bila Anda sedang hamil, ya!

5. Rajin Minum Air Kelapa

Selain keempat bahan di atas, air kelapa pun juga termasuk sebagai diuretik alami. Bila Anda banyak minum air kelapa, tubuh Anda dapat mengeluarkan racun melalui air kencing (urin). Ini juga membantu mencegah infeksi saluran kencing dengan membuang bakteri dari saluran kemih.

Air kelapa juga menawarkan manfaat lainnya. Karena kandungan elektrolitnya yang tinggi, air kelapa berperan sebagai minuman elektrolit alami yang bisa mengembalikan cair atubuh. Minuman segar yang satu ini juga diketahui dapat mengurangi tekanan darah dan membantu penurunan berat badan.

Semoga bermanfaat.

Check Also

Cek Apakah Jarimu Bengkok , Dan Analisa Telapak Tangan (Panduan Praktis )

Tangan merupakan  bagian syaraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apapun itu yang terjadi pada ...

...