Home / Artikel Kesehatan / Kecanduan yang Manis-manis? Ini 6 Cara Sehat Untuk Atasi Kecenderungan Konsumsi Gula!

Kecanduan yang Manis-manis? Ini 6 Cara Sehat Untuk Atasi Kecenderungan Konsumsi Gula!

Candu terhadap gula adalah musuh terburuk bagi siapapun!

Kadar gula yang cukup tentu saja akan diterima oleh tubuh. Tapi, jika Anda mengonsumsi terlalu banyak gula, hal itu dapat berdampak negatif pada tubuh Anda – mulai dari kepala sampai kaki.

Asupan gula berlebih dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk obesitas, diabetes, radang gusi, depresi, masalah jantung dan kerusakan hati.


Banyak orang tidak bisa mengatasi keinginan untuk makan yang manis-manis. Itu adalah salah satu ciri-ciri seseorang sudah kecanduan gula. Lantas, bagaimana cara menghentikannya?

1. Hindari Pemanis Buatan

Yup, hindari pemanis buatan! Pemanis buatan tidak mengurangi kecanduan terhadap gula. Selain itu, pemanis buatan juga berpengaruh pada penambahan berat badan tidak wajar.

Sebuah studi pada tahun 2008 yang dipublikasikan di jurnal Behavioral Neuroscience American Psychological Association menemukan bahwa tikus yang diberi pemanis buatan lebih banyak mengonsumsi kalori sepanjang hari dan mengalami kenaikan bobot sebagai hasilnya.

Studi lain yang diterbitkan pada tahun 2013 di Diabetes Care menemukan bahwa pemanis buatan sebenarnya bisa mengubah cara tubuh memetabolisme gula. Hal ini pada akhirnya akan mempengaruhi respon glikemik dan insulin tubuh.

2. Ngemil Camilan Sehat

Orang yang suka makanan manis cenderung suka ngemil juga. Tentunya, mereka akan ngemil makanan yang manis-manis!
Nah, salah satu cara agar bisa mengurangi kebiasaan tersebut adalah membiasakan ngemil camilan sehat. Anda bisa menggantikan makanan atau minuman manis dengan buah-buahan atau sayur-sayuran. Anda bisa pula menjadikan salad sebagai camilan di jam kerja, atau berondong jagung ekstra mentega.
Pokoknya, selalu jaga agar pilihan cemilan Anda tetap sehat dan praktis.

3. Perbanyak Konsumsi Protein

Lapar adalah salah satu alasan mengapa seseorang akhirnya makan lebih banyak makanan manis.

Jadi, untuk mengalahkan kecanduan terhadap gula, Anda harus pandai mengatur nafsu makan dan memilih pengganjal perut yang tepat. Salah satunya dengan cara memasukkan lebih banyak makanan berprotein dalam menu Anda!

Makanan protein tinggi dicerna lebih lambat, sehingga membuat Anda merasa kenyang untuk waktu yang lebih lama. Selain itu, protein tidak membuat gula darah Anda naik seperti karbohidrat dan gula.
Sebuah penelitian tahun 2010 yang dipublikasikan di Obesity (Silver Spring) melaporkan bahwa mengonsumsi makanan berprotein tinggi memiliki dampak positif pada selera dan rasa kenyang pria dengan kelebihan berat badan atau obesitas setelah diet rendah kalori untuk menurunkan berat badan.

Studi lain yang dipublikasikan di Jurnal Nutrisi pada tahun 2014 melaporkan bahwa menambahkan makanan protein yang lebih tinggi ke makanan sarapan mengurangi nafsu makan setelah makan pada orang muda dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

Pilihlah protein sehat, seperti ayam tanpa lemak, yoghurt rendah lemak, telur, kacang-kacangan, kacang buncis, buncis atau kacang lentil untuk menu makan Anda tiap hari.

4. Menjaga Cairan Tubuh dengan Air

Kadang-kadang, otak Anda salah mengartikan haus sebagai lapar. Jadi, saat Anda merasakan dorongan mendadak untuk makan makanan tertentu, cobalah minum segelas penuh air dahulu dan tunggu beberapa menit.

Juga, kecanduan gula bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda mengalami dehidrasi. Selain itu, minum air putih banyak memiliki manfaat kesehatan, yaitu mengatur selera makan, membantu penurunan berat badan, meningkatkan kualitas kulit dan lain-lain.

5. Tidur yang Cukup

 Kurang tidur dapat meningkatkan hasrat untuk makan makanan yang tidak sehat berkalori tinggi dan mengandung gula. Nafsu makan sebagian besar dipengaruhi oleh hormon. Kurang tidur dapat menyebabkan fluktuasi hormonal, yang menyebabkan management nafsu makan menjadi buruk dan hasrat yang kuat akan makanan yang tidak sehat.

Kenyataannya, orang yang kurang tidur berisiko tinggi mengalami obesitas daripada orang yang cukup tidur.

Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences menyoroti dampak kurang tidur terhadap total pengeluaran energi harian, asupan makanan, dan kenaikan berat badan. Studi ini menunjukkan mekanisme fisiologis dan perilaku dimana cukup tidur dapat menurunkan resiko kelebihan berat badan atau obesitas.

6. Kunyah Permen Karet Bebas Gula
Ambil permen karet bebas gula dan mulailah mengunyahnya dari waktu ke waktu untuk mengurangi keinginan Anda untuk makan yang manis-manis. Ketika seseorang mengunyah permen karet beberapa jam setelah makan siang, mereka secara signifikan mengalami penurunan rasa lapar dan hasrat untuk sesuatu yang manis.

Sebuah studi yang dipresentasikan pada pertemuan Federation of American Societies for Experimental Biology 2009 mendukung peran mengunyah permen karet sebagai trik praktis dan mudah untuk mengatur kecanduan dan konsumsi makanan ringan, terutama yang rasanya manis. Menurut penelitian ini, trik sederhana ini juga mampu membantu menjaga tingkat energi sepanjang siang hari.
Jadi, sebelum membayar ke kasir supermarket, sempatkan diri Anda untuk mengambil setidaknya satu kemasan permen karet bebas gula!
Itu tadi adalah 6 cara untuk mengurangi kecanduan Anda terhadap gula. Semoga bermanfaat.

Check Also

Ambil Beberapa Lembar Daun Jeruk Nipis, Seduh Dan Rasakan Manfaatnya Yang Luar Biasa!

Daun Jeruk Nipis biasa digunakan dalam masakan daerah, seperti kare, soto, gulai dan sebagainya. Penggunaan ...

...