Home / Artikel Kesehatan / Ternyata Kucing Bukanlah Penyebab Toxoplasma, Inilah 4 Penyebab Utamanya, No 1 dan 2 Yang Paling Sering Dilakukan
Ternyata Kucing Bukanlah Penyebab Toxoplasma, Inilah 4 Penyebab Utamanya, No 1 dan 2 Yang Paling Sering Dilakukan.
Ternyata Kucing Bukanlah Penyebab Toxoplasma, Inilah 4 Penyebab Utamanya, No 1 dan 2 Yang Paling Sering Dilakukan.

Ternyata Kucing Bukanlah Penyebab Toxoplasma, Inilah 4 Penyebab Utamanya, No 1 dan 2 Yang Paling Sering Dilakukan

Guys.. kalo denger kata toxoplasma apa yang ada dibenak kita? Yang paling sering orang ngejawab gara gara kucing, and bikin para wanita mandul. Padahal itu  salah besar guys, rumor yang beredar kadang tidak adil buat si kucing yang lucu yang ada dirumah kita. Well sebelum kita bahas lebih lanjut.. sebelumnya kita akan pahami dulu apa itu toxoplasma. Toxoplasma adalah suatu penyakit  yang berasal dari infeksi parasit Toxoplasma gondii, perlu digarisbawahi ya guys… penyebabnya adalah “parasit” bukanlah virus yang  seringnya bikin orang  salah kaprah guys. Toxo sendiri guys… mempunyai arti  lengkung dan plasma yang mempunyai arti bentuk, karena memang parasit ini berbentuk seperti bulan sabit jika dilihat dengan mikroskop guys. Nah sedangkan gondii adalah nama hewan sejenis tikus yang pertama kali mengandung organisme ini yaitu pada tahun 1908 di Tunisia, sedangkan pada manusia baru ditemukan pada tahun 1923 di Cekoslowakia.

Terus bagaimana caranya si parasit toxoplasma ini bisa menyerang manusia ? Rumor yang gak bertanggung jawab di masyarakat mengatakan bahwa toxoplasma adalah  virus yang terdapat pada bulu atau kotoran kucing dan berakibat kemandulan pada wanita atau cacat (hydrocephalus) pada bayi yang dilahirkan guys, padahal anggapan tersebut 100 % Salah! Ada 4 sebab utama kenapa orang bisa terkena toxoplasma guys .. yaitu.

  1. Kita memakan makanan yang udah tercemari parasit ini. Misalnya kita makan sayuran yang tidak dicuci bersih dan ternyata parasit toxo telah mencemarinya.
  2. Seringnya kita memakan daging sapi, kambing, babi, ayam, atau anjing yang mengandung parasit toxo yang tidak dimasak dengan sempurna (matang).
  3. Terdapat infeksi melalui placenta bayi dalam kandungan. Maksudnya misalkan ada seorang ibu hamil yang terinfeksi Toxoplasma bisa menularkan parasit ini pada janin yang dikandungnya, penularan ini disebut penularan secara congenital guys.
  4. Dapat  menular melalui transfusi darah, transplantasi organ dari seorang donor yang kebetulan menderita toxoplasmosis.

Yang harus di ingat guys … penyakit ini tidak mengenal gender, artinya ia tidak saja menginfeksi wanita akan tetapi para  pria pun bisa  terinfeksi. Penyakit ini pada umumnya tergolong penyakit yang asimptomatis, maksudnya adalah  tidak menampakkan tanda-tanda klinis pada korban yang terinfeksi. Penderita toxoplasmosis juga tidak melulu menyebabkan mandul atau keguguran pada  si jabang bayi, tapi bisa juga menyebabkan radang paru-paru, hydrocephalus, gangguan penglihatan sampai kebutaan. And yang paling sering sih tidak menimbulkan gangguan apa-apa. Biasanya Toxoplasmosis akan menampakkan gejala klinis jika ada interkurensi infeksi misalnya dengan virus atau protozoa lain atau pada kondisi stress dan immunosupresi (penurunan daya tahan tubuh, seperti pada penderita kanker dan AIDS), barulah toxoplasma memperlihatkan  gejala ekstrem guys.

Lha Terus Kenapa Sampe Ada Rumor Toxoplasma Berhubungan Erat  Dengan Kucing?

Kucing dan juga hewan lain dari famili Fellidae seperti cheetah, leopard dan lain-lain merupakan induk semang defenitif dari Toxoplasma gondii guys, penyebab toxoplasmosis . Jadi seandainya di dunia ini tidak ada kucing dan hewan sebangsanya itu maka parasit toxo pun tak dapat menyempurnakan siklus hidupnya guys.

Tapi lantas bukan berarti kita harus membenci hewan yang disayang Nabi Muhammad ini ya guys. Tidak semua kucing menjadi  penyebab toxoplasmosis , sangat kasihan jika ternyata mereka harus ditelantarkan  Tidak hanya kucing yang bisa terinfeksi parasit Toxoplasma guys,  tapi semua hewan berdarah panas termasuk burung dan mamalia bisa terinfeksi parasit ini, yaitu sebagai induk semang perantaranya.

Hanya saja hewan-hewan intermediated host ini tidak bisa menulari manusia selama kita tidak mengkonsumsinya. Beda dengan kucing. Karena pada usus halus kucinglah Toxoplasma menyelesaikan keseluruhan siklus hidupnya, dan akan dikeluarkan bersamaan dengan feces/kotorannya.

Nah sebagai pecinta kucing guys ada baiknya melakukan pencegahan agar kita tidak terjangkit toxoplasma dan kucing dirumah jadi sehat dan tidak menjadi induk semang si toxoplasma.

1. Sediakan pasir/tempat kotoran untuk kucing dan sebaiknya dibersihkan setiap hari.

2. Cegahlah kucing agar tidak berburu tikus, burung, lalat dan kecoa.

3. Jangan memberi makan hewan peliharaan dengan daging, jeroan, tulang dan susu mentah, tapi dimasak dahulu ys guys.

4. Setelah mencuci daging mentah sebaiknya cuci tangan dengan sabun agar tak ada parasit yang tertinggal di tangan.

5. Cucilah tangan dengan sabun setiap kali mau makan, berdoa juga guys.. jangan lupa.

6. Hindari makan daging mentah/setengah matang. Makanlah daging yang udah dimasak sampai matang.

7. Cuci bersih sayur-mayur dan buah-buahan yang hendak dikonsumsi mentah sebelum dimakan (dilalap).

8. Untuk ibu-ibu hamil, sebaiknya tidak membersihkan tempat kotoran kucing ataupun mencuci daging/jeroan selama masa kehamilan. Mintalah bantuan orang lain untuk mengerjakannya.

9. Penting untuk ibu-ibu yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui ada tidaknya infeksi Toxoplasma.

10. Jika memelihara kucing, latihlah dari kecil kucing tersebut dengan membiasakannya buang kotoran tidak sembarangan yakni di kamar mandi sehingga terjaga kebersihannya.

Yang perlu dipahami adalah memelihara kucing itu tidak salah dan bukan kucing  penyebab penyakit toxoplasma akan tetapi lebih kepada  bagaimana cara kita menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar tetap sehat, sehingga parasit tersebut tidak nimbrung kedalam kehidupan kita. Semoga bermanfaat.

Check Also

Mendiagnosa Penyakit Pasien Melalui Wajah

Berikut ini sebuah tulisan Dari Mookil Nam, Seorang Ahli Pengobatan Tradisonal Korea ,dalam bukunya berjudul ...

...