Home / Artikel Kesehatan / Sunnah Menutup Tempat Minum Ternyata Mencegah Wabah Penyakit Menular

Sunnah Menutup Tempat Minum Ternyata Mencegah Wabah Penyakit Menular

Islam agama yang mencakup segala aspek kehidupan termasuk urusan makan dan minum. Tidak dipungkiri bahwa makanan dan minuman merupakan elemen penting dan berharga dalam kehidupan manusia supaya hidup sejahtera dan menjalankan kegiatan harian dengan lancar. Ada beberapa sunnah Rasulullah SAW yang semestinya menjadi teladan bagi umat Islam dalam masalah makan dan minum. Dalam mengamalkan Sunnah Rasulullah Saw kita niati untuk menghidupkan Sunnah sehingga kita termasuk orang yang dicintai beliau dan nanti akan bersama beliau di surga. Beliau bersabda,
“Barangsiapa yang menghidupkan sunahmu berarti dia sungguh-sungguh mencintaiku, dan barangsiapa yang mencintaiku maka dia kelak akan bersamaku di surga.”(HR. At-Tirmidzi)

salah satu sunnah beliau adalah menutup Tempat Minum ,sebagaimana dalam hadist Riwayat HR Muslim 3758

“ Tutuplah bejana-bejana serta tutup dan ikatlah lobang tempat air minum. Sebab, dalam setahun ada satu malam yang di dalamnya turun suatu wabah. Tidaklah wabah itu melewati suatu bejana yang tidak tertutup atau tempat air minum yang tidak terikat melainkan sebagian dari wabah itu akan turun ke dalamnya. “
dan juga selain itu ,Banyak hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memuat perintah untuk menutup bejana. Di antaranya adalah hadits dari Abu Humaid as Sa’idi Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

أَتَيْتُ النَّبِيَّ بِقَدَحِ لَبَنٍ مِنَ النَّقِيْعِ لَيْسَ مُخَمَّراً، فَقَالَ: أَلاَ خَمَّرْتَهُ؟ وَلَوْ تَعْرُضُ عَلَيْهِ عُوْداً؟ ، قَالَ أَبُوْ حُمَيْدٍ: إِنَّمَا أَمَرَ بَالأَسْقِيَةِ أَنْ توكأ لَيْلاً وَبِالأَبْوَابِ أَنْ تُغْلَقَ لَيْلاً.

“Aku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan membawa bejana berisi susu dari daerah an Naqi` yang tidak bertutup. Lantas beliau bersabda: “Tidakkah engkau menutupnya, walaupun hanya dengan membentangkan sebatang ranting pohon di atasnya?” Abu Humaid berkata,”Sesungguhnya beliau memerintahkan agar wadah air diikat (ditutup) pada malam hari, dan pintu-pintu ditutup pada malam hari”
Shahih Muslim 13/183

Dari sabda Rasulullah tersebut, kedokteran modern menetapkan bahwa Beliau sebagai peletak pertama tentang kaidah penjagaan kesahatan melalui tindakan pencegahan dari penyakit mewabah atau penyakit menular, sehingga jelaslah bahwa penyakit menular akan menyebar pada musim-musim tertentu setiap tahunnya.

Dari proses menyebarnya penyakit yang datang setiap tahunnya salah satunya yaitu penyakit campak dan kelumpuhan pada anak-anak yang terjadi pada bulan September dan Oktober. Selain itu juga penyakit tifus banyak terjadi pada masa-masa musim panas. Adapun penyakit kolera terjadi setiap tujuh tahun sekali dan sedangkat penyakit cacar biasanya setiap tiga tahun sekali. Keterangan adanya penyakit menular tersebut di atas dapat menjelaskan kepada kita bahwa keajaiban Ilmiah sesuai sabda Rasulullah SAW., yaitu bahwa , “ sebab, dalam setahun itu ada satu malam yang di dalamnya turun suatu wabah.“ yaitu wabah musiman dan penyakit menular tersebut mempunyai waktu-waktu tertentu.

Check Also

Ambil Beberapa Lembar Daun Jeruk Nipis, Seduh Dan Rasakan Manfaatnya Yang Luar Biasa!

Daun Jeruk Nipis biasa digunakan dalam masakan daerah, seperti kare, soto, gulai dan sebagainya. Penggunaan ...

...