Home / Artikel Kesehatan / Wanita Hamil Dan Virus Zika Sebabkan Bayi Lahir Cacat

Wanita Hamil Dan Virus Zika Sebabkan Bayi Lahir Cacat

Rahasia Zika terungkap: Para Peneliti menemukan bahwa virus tersebut menekan dan merusak sistem kekebalan tubuh para wanita hamil

Wanita hamil dengan virus Zika bisa melahirkan bayi dengan cacat saat lahir

Virus Zika mengeksploitasi kelemahan itu untuk menginfeksi dan mereplikasi pada wanita hamil

 

Wabah virus Zika tahun lalu di Amerika Selatan menyebabkan bayi terlahir dengan kondisi cacat lahir seperti microcephaly – sebuah kondisi yang menyebabkan kepala bayi kecil dan tidak normal.

Kini, para periset menemukan bahwa virus Zika bekerja dengan menekan sistem kekebalan tubuh wanita hamil, memungkinkan virus menyebar dan meningkatkan kemungkinan bayi yang belum lahir akan dirugikan dengan terlahir cacat.

Temuan ini merupakan langkah penting untuk memperbaiki nasib ibu hamil dan bayi mereka yang belum lahir serta mengatasi penyakit yang ditularkan oleh nyamuk ini, sebuah masalah yang menjadi lebih umum karena pemanasan global dan perubahan iklim.


Zika ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk betina yang terinfeksi, dari nyamuk Aedes aegypti (foto) dan nyamuk Aedes albopictus. Ini adalah nyamuk yang sama yang menyebarkan demam berdarah, demam chikungunya

Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Sekolah Kedokteran Universitas California Selatan, menemukan bahwa virus Zika menargetkan sel darah putih tertentu, mengurangi sistem kekebalan tubuh wanita hamil dengan cara yang mirip dengan HIV.

‘Wanita hamil lebih rentan terhadap virus Zika karena kehamilan secara alami mudah sekali diserang’ kata Dr Jae Jung, penulis senior studi dan Distinguished Professor and chair Dari Departemen Mikrobiologi Molekuler dan Imunologi Fakultas Kedokteran .

GIGITAN NYAMUK

Zika ditularkan  melalui gigitan nyamuk betina yang terinfeksi, dari nyamuk Aedes aegypti dan nyamuk Aedes albopictus.

Ini adalah nyamuk yang sama yang menyebarkan demam berdarah, chikungunya dan demam kuning.

Pan American Health Organization (PAHO) mengatakan nyamuk Aedes aegypti ditemukan di semua negara di Amerika kecuali Kanada dan Cile kontinental.

Zika kemungkinan akan mencapai semua negara dan wilayah di mana nyamuk Aedes ditemukan.

SEKS

Virus ini juga bisa ditularkan melalui hubungan seks, baik dari pasangan pria maupun wanita yang telah terinfeksi.

TRANSFUSI DARAH

Beberapa kasus infeksi jelas melalui transfusi darah telah dilaporkan.

KEHAMILAN

Seorang ibu bisa menularkan virus ke janinnya yang belum lahir.

Penelitian saat ini menunjukkan risiko microcephaly terbesar dikaitkan dengan infeksi selama trimester pertama kehamilan, namun pejabat kesehatan telah memperingatkan dampaknya dapat dilihat pada minggu-minggu berikutnya.

Penelitian terbaru menunjukkan bukti Zika pada cairan amniotik, plasenta dan jaringan otak janin.

‘Penelitian kami menunjukkan wanita hamil lebih rentan terhadap penekanan kekebalan tubuh.

‘Zika mengeksploitasi kelemahan itu untuk menginfeksi dan mereplikasi.’

Sebelum penelitian ini, Dr Jung dan rekan-rekannya mengidentifikasi dua protein Zika yang bertanggung jawab untuk microcephaly, yang merupakan langkah pertama untuk mencegah ibu-ibu yang terinfeksi Zika tidak melahirkan bayi dengan kepala kecil yang abnormal.

Menurut Dr Jung, tidak ada percobaan klinis Tahap 1 untuk vaksin Zika termasuk hamil termasuk wanita hamil, yang mengejutkan mengingat cacat lahir bawaan yang disebabkan oleh virus adalah alasan orang ingin mengembangkan vaksin.

Menurut Pan American Health Organization, hampir 3.000 kasus microcephaly telah dikaitkan dengan ibu-ibu yang terinfeksi virus Zika sebelum melahirkan.

‘Vaksin virus Zika dalam perkembangan tampaknya sangat efektif,  mereka diuji di antara wanita yang tidak hamil dengan kimia tubuh yang berbeda dibandingkan wanita hamil,’ kata Dr Jung.

‘Sebaiknya dosis vaksin yang direkomendasikan – meski efektif untuk wanita yang tidak hamil – mungkin tidak cukup ampuh untuk wanita hamil karena tubuh mereka lebih toleran terhadap virus.’

Untuk melakukan penelitian mereka tentang bagaimana Zika menginfeksi sel, Dr Jung dan timnya menguji strain virus Zika Afrika dan Asia dalam sampel darah pria sehat, wanita non-hamil dan wanita hamil berusia 18 sampai 39 tahun.

Dalam salah satu percobaan mereka, mereka melakukan tes uji dengan menginfeksi sample darah yang diperoleh dari ibu hamil dan tidak hamil dengan uji strain virus Zika, dan sampel darah kemudian dianalisis pada infeksi puncak.

 

http://www.dailymail.c*.*k/health/article-4810186/Zika-virus-suppresses-pregnant-woman-s-immune-system.html

Check Also

Cek Apakah Jarimu Bengkok , Dan Analisa Telapak Tangan (Panduan Praktis )

Tangan merupakan  bagian syaraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apapun itu yang terjadi pada ...

...