Home / Artikel Kesehatan / Buat Sendiri Fermentasi Bawang, Bagus Untuk Pencernaan, Menurunkan Berat Badan Dan Anti Kanker

Buat Sendiri Fermentasi Bawang, Bagus Untuk Pencernaan, Menurunkan Berat Badan Dan Anti Kanker

Fermentasi telah dipraktekkan pada banyak kebudayaan masyarakat selama berabad-abad lamanya. Proses secara turun temurun diwariskan, demi menciptakan racikan makanan rahasia keluarga dan makanan nasional bangsa tersebut. Makanan fermentasi yang paling dikenal dibuat dengan menggunakan cara fermentasi lakto atau Lacto-Fermentation .

Apa itu Lacto-Fermentation?

Kata “lacto” dari istilah ini mengacu pada spesies bakteri tertentu, yaitu Lactobacillus. Berbagai strain bakteri ini hadir di permukaan semua tanaman, dan juga umum ditemukan pada saluran pencernaan, mulut dan vagina manusia.

Bakteri Lactobacillus dinamakan demikian karena pertama kali ditemukan pada fermentasi susu. Bakteri ini menggunakan gula laktosa atau jenis gula lainnya dan mengubahnya menjadi asam laktat. Namun, fermentasi lakto tidak selalu harus melibatkan produk susu.

Fermentasi Bawang secara lakto

Asam laktat adalah pengawet alami yang menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya. Selain kelebihannya itu, fermentasi lakto memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya:

1. Memperbaiki Pencernaan Dan Meningkatkan Penyerapan Gizi

Salah satu manfaat utama mengkonsumsi makanan yang difermentasi adalah nutrisinya jauh lebih mudah diserap untuk penyembuhan. Mereka membantu memperbaiki pencernaan dan menyembuhkan saluran pencernaan. Makan yang difermentasi mampu menyediakan bagi usus Anda bakteri baik, sehingga proses pencernaan Anda kan lebih siap untuk menghancurkan atau menghilangkan bakteri berbahaya. Bakteri ini juga membantu tubuh Anda menyerap nutrisi dari makanan yang Anda makan.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anda

Usus Anda adalah perlindungan terbesar Anda terhadap penyakit. Dengan demikian, menambahkan bakteri sehat yang terdapat pada makanan fermentasi lakto ke makanan Anda dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Bakteri baik di usus Anda dapat membantu mengendalikan sel kekebalan tubuh dan mencegah reaksi autoimun tertentu, seperti peradangan.

3. Memperbaiki Fungsi Otak

Seperti kebanyakan proses tubuh, otak Anda terhubung ke sistem pencernaan dan kekebalan tubuh Anda. Sebagai contoh, pikirkan kapan terakhir Anda sakit flu atau pilek dan betapa kaburnya kepala Anda. Saraf vagus bertanggung jawab atas hubungan ini.

Saraf vagus adalah salah satu dari 12 saraf kranial yang mentransfer informasi dari sistem saraf intestinal ke sistem saraf pusat Anda yang terletak di otak Anda. Mempertahankan jumlah bakteri sehat yang baik dan membatasi bakteri yang tidak sehat dapat menjaga komunikasi antara kedua sistem ini tetap terbuka, mencegah dan memperbaiki masalah kognitif.

4. Mengandung Antioksidan Kuat

Makanan yang mengalami fermentasi Lacto mengandung berbagai antioksidan kuat yang bisa menyerang radikal bebas yang diketahui sebagai penyebab kanker. Antioksidan ini juga bisa melawan peradangan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Ini dapat membantu Anda mengatasi eksim, artritis, dan kondisi lain yang terkait dengan peradangan atau respons autoimun.

5. Menurunkan Berat Badan

Makanan yang difermentasi dengan bakteri Lacto membantu mengatur berbagai fungsi hormon. Ini membantu Anda mengendalikan hasrat makanan Anda dan menekan nafsu makan Anda. Studi menunjukkan bahwa orang dengan asupan tinggi probiotik sehat cenderung memiliki risiko obesitas lebih rendah.

Membuat Bawang Fermentasi Sendiri

Seperti makanan fermentasi lainnya, yang terbaik adalah membuatnya sendiri, sehingga Anda yakin tidak ada aditif buatan yang masuk ke dalamnya. Saat membuat sendiri, gunakan garam alami (seperti garam merah muda Himalaya, garam laut Celtic atau garam krosok) yang kaya akan mineral, bukan garam meja yang yang biasa digunakan dalam makanan fermentasi komersial di pasaran.

Ada banyak cara untuk menambahkan bawang fermentasi ke dalam makanan Anda. Anda bisa memakannya langsung, menambahkannya ke sandwich, salad Anda, nachos atau taco, dan sebagai bumbu makanan Anda.

bahan-bahan:

1 kilogram bawang merah, kupas, iris-iris
Segenggam bawang putih, kupas, iris-iris
50g garam alami pilihan
1 liter (sekitar satu liter) air murni tanpa kontaminasi (air suling yang terbaik)
Toples kaca dengan tutup kedap udara

Rempah-rempah (Opsional):

Ketumbar
Lada hitam
Cabai kering

Cara buat:

Siapkan air garam: Larutkan 50 g garam alami dalam satu liter air.
Masukkankan bawang ke dalam wadah toples,tuangkan air garam tapi jangan sampai penuh, berikan ruang sekitar 1-2 di permukaan toples untuk gas fermentasi.
Tutup toples dengan tutupnya yang kedap udara.
Simpan pada suhu kamar (sekitar 60-70oF adalah yang terbaik), sampai rasa dan tekstur yang diinginkan tercapai. Buka tutupnya setiap hari selama dua minggu pertama, untuk melepaskan akumulasi gas fermentasi. Setelah itu, setiap hari.
Proses fermentasi bisa memakan waktu hingga 1 atau 2 bulan untuk menyelesaikannya. Beberapa orang membiarkannya hingga 3 bulan lamanya untuk proses fermentasi. Jika aromanya berbau busuk, berarti proses fermentasi gagal, ulangi dari awal.
Sebaiknya membuat dalam jumlah kecil agar lebih mudah.

Sebenarnya Hal di atas adalah proses yang sangat mudah, bahkan bagi seorang pemula. Begitu Anda memahaminya, Anda bisa menerapkannya pada hampir semua sayuran.

Air asin yang digunakan dalam makanan fermentasi lakto menciptakan lingkungan asam anaerobik. Anaerobik berarti tidak ada oksigen yang hadir di lingkungan. Banyak resep yang fermentasi lakto menekankan makanan direndam dalam air asin karena “bakteri jahat” tidak dapat tumbuh di lingkungan ini, sementara “bakteri baik” dapat berkembang dengan baik.

Lacto-fermentasi aman, mudah, sehat dan ekonomis. Makanan dapat disimpan dengan cara ini dalam penyimpanan dingin selama berbulan-bulan, menyediakan makanan kaya enzim sepanjang musim dingin saat produk segar langka, namun juga membangun sistem kekebalan tubuh.

Cobalah untuk membuat sendiri! Semoga bermanfaat!

 

sumber: https://juicing-for-health.com/

Check Also

Mendiagnosa Penyakit Pasien Melalui Wajah

Berikut ini sebuah tulisan Dari Mookil Nam, Seorang Ahli Pengobatan Tradisonal Korea ,dalam bukunya berjudul ...

...