Home / Artikel Kesehatan / Terapi Penyakit Kandung Kemih Dengan Madu

Terapi Penyakit Kandung Kemih Dengan Madu

Sebuah penelitian dipublikasikan oleh koran Al-Ahram, tanggal 22 Oktober 1985:

Salah satu penelitian untuk menguji madu sebagai terapi berbagai macam penyakit adalah penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Al. Husain Al-Jami’i untuk mengobati 40 orang pasien penyakit kandung kemih bilharzia atau schistosomiasis yang kronis, dengan arahan Dr.Fahim Abdurrahim, seorang guru besar dan Ketua Jurusan Urologi Fakultas Kedokteran Al-Azhar.

Setiap pasien diberi minum satu sendok makan madu lebah dengan konsentrasi 80% selama dua bulan tanpa diberi obat apapun selain madu. Dicatat dan diamati adanya penurunan keluhan pasien sejak dimulainya terapi hingga sekitar dua minggu kemudian.

Rasa sakit dan panas yang dirasakan saat buang air kecil turun menjadi sebesar 44%. Rasa sakit sesudah buang air kecil juga turun menjadi sebesar 32%, padahal sebelum dilakukan pengobatan angkanya adalah sebesar 88% dari semua kasus. Ada pula penurunan rasa sakit pada saluran kencing bagian luar.

Adapun dalam kaitannya dengan kencing berdarah juga terjadi pengurangan butiran sel darah merah di dalamnya. Persentase kasus dengan butiran sel darah merah kurang dari 10 adalah sebesar 68%; padahal sebelum terapi hanya berjumlah 36% kasus. Hanya sedikit kencing berdarah pasien dengan butir darah merah lebih dari 100 maupun kencing bernanah yang ditemukan.

Penyakit kandung kemih bilharzia (schistosomiasis) dapat ditekan hingga taraf minimal, sesudah pengobatan dengan madu pada 56 % pasien.

Madu sudah dipercaya khasiatnya dari dulu hingga sekarang. Selain untuk menjaga kesehatan tubuh, kulit serta rambut, madu juga dapat membantu mengatasi berbagai penyakit mulai dari penyakit ringan hingga penyakit yang parah sekalipun.

Madu merupakan zat alami yang dihasilkan lebah dengan nektar bunga sebagai bahan baku nya. Di dalam madu juga terkandung bahan – bahan mineral serta enzim yang sangat diperlukan dalam tubuh. Madu juga dapat memulihkan kerusakan pada organ serta memulihkan gangguan pada prostat.

Bagi anda yang memiliki masalah pembesaran prostat, minumlah madu secara teratur sebanyak satu sendok makan dicampur dengan air hangat. Anda juga dapat mengonsumsi jus tomat sebanyak 2 buah dan campurkan dua sendok makan madu serta minum setiap malamnya.

Insya Allah dengan mengonsumsi ramuan tersebut secara tepat dan teratur, anda dapat terbebas dari pembesaran prostat. Namun perlu anda ingat bahwa madu yang berkhasiat adalah madu murni dan asli tanpa campuran. Jangan lupa bahwa anda juga harus menerapkan pola hidup sehat. Mulailah olah raga secara teratur, contohnya dengan berjalan kaki sampai satu jam tiap harinya, hindarilah mengonsumsi minuman keras dan mengonsumsi kafein.

semoga Bermanfaat

sumber Ensiklopedi Pengobatan Islam , Sya’ban Ahmad Salim dan sumber internet lainnya

Check Also

Mendiagnosa Penyakit Pasien Melalui Wajah

Berikut ini sebuah tulisan Dari Mookil Nam, Seorang Ahli Pengobatan Tradisonal Korea ,dalam bukunya berjudul ...

...