Home / Artikel Kesehatan / Intermittent Fasting, Tren Berpuasa di Dunia Olahraga, Apa Manfaatnya?

Intermittent Fasting, Tren Berpuasa di Dunia Olahraga, Apa Manfaatnya?

Dalam dunia olahraga dan fitnes, Intermittent Fasting atau biasa disingkat IF sangatlah populer. Namun, bagi orang awam mungkin istilah tersebut masih terdengar asing di telinga. Apakah sebenarnya Intermittent Fasting itu?

Intermittent Fasting (IF) adalah cara berpuasa berselang waktu. Diet puasa ala Intermitten Fasting ini mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan selama beberapa waktu. Akan tetapi, dalam metode diet ini Anda masih diperkenankan untuk mengonsumsi minuman.

Tidak seperti diet pada umumnya, IF cenderung mengatur kebiasaan makan Anda daripada mengurangi atau membatasi makanannya. IF tidak mengatur makanan apa yang harus Anda konsumsi, melainkan kapan Anda makan dan kapan harus berhenti alias “puasa”.

Ketentuan dalam melakukan Intermittent Fasting adalah Anda boleh makan pada saat tertentu setiap harinya. Dalam satu hari, Anda memiliki waktu 4, 6, 8, atau 10 jam untuk makan. Waktu tersebut bisa Anda tentukan sendiri sesuai kebutuhan dan kemampuan. Di luar selang waktu tersebut, Anda tidak boleh makan apapun. Namun, mengonsumsi minuman seperti teh dan kopi tanpa gula serta air putih masih diperbolehkan. Total asupan kalori Anda hanya dibatasi sejumlah 50 kcal saja.

Apa manfaat Intermittent Fasting?

1. Menurunkan Berat Badan

Salah satu manfaat IF adalah untuk meningkatkan pembakaran lemak dan membantu berat badan turun. Metode ini mempercepat proses pembakaran lemak dan penurunan berat badan dengan memaksa tubuh Anda untuk menggunakan lemak cadangan sebagai bahan bakar. Saat Anda makan, tubuh Anda mengolah glukosa (gula) sebagai sumber energi utamanya dan menyimpan apa saja yang tersisa sebagai glikogen di otot dan hati Anda.

Bila Anda tidak memberi tubuh asupan glukosa yang stabil, tubuh mulai menghancurkan glikogen untuk digunakan sebagai bahan bakar. Setelah glikogen habis, tubuh Anda mencari sumber energi alternatif, seperti sel lemak, yang kemudian dirusak untuk membantu daya tubuh Anda.

2. Menstabilkan Gula Darah

Saat Anda makan, karbohidrat dipecah menjadi glukosa (gula) di aliran darah Anda. Hormon yang disebut insulin bertanggung jawab untuk mengangkut glukosa keluar dari aliran darah dan masuk ke sel di mana ia bisa digunakan sebagai energi.


Insulin tidak selalu bekerja dengan efektif saat Anda mengidap diabetes, yang bisa mengakibatkan kadar gula darah tinggi ditambah dengan gejala seperti kelelahan, haus dan sering buang air kecil.
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa Intermittent Fasting dapat menstabilkan gula darah agar tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah.

3. Menjaga Kesehatan Jantung
Salah satu manfaat IF yang paling mengesankan adalah efeknya yang menguntungkan pada kesehatan jantung. Studi menunjukkan bahwa Intermitten Fasting dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan beberapa faktor risiko penyakit jantung.
4. Mencegah Inflamasi
Inflamasi atau peradangan adalah respon kekebalan tubuh yang normal terhadap cedera. Peradangan kronis, di sisi lain, dapat menyebabkan penyakit kronis pula. Beberapa penelitian bahkan telah menghubungkan peradangan pada kondisi seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas dan kanker. Dengan menerapkan metode IF, Anda bisa mencegah penyakit-penyakit tersebut
5. Melindungi Otak
Selain menjaga kesehatan jantung dan menangkal penyakit kronis, beberapa penelitian menemukan bahwa IF juga dapat melindungi kesehatan otak Anda. Selain itu, efek anti-inflamasi IF juga dapat membantu memperlambat perkembangan gangguan pada otak seperti penyakit Alzheimer.
Itu tadi adalah beberapa manfaat melakukan Intermittent Fasting. Jadi, Anda tertarik?
Semoga bermanfaat.

Check Also

Lakukan Gerakan Senam Ayun Tangan Ini, Benjolan Payudara Segera Sembuh!

Gerakan ini dapat membantu para wanita untuk menyembuhkan benjolan di payudara. Gerakan ini sangat sederhana…hanya ...

...