Home / Tehnik Pengobatan / Ruqyah Syariyah / Ain (pandangan Mata Jahat/Takjub) dan Kalung Jimat

Ain (pandangan Mata Jahat/Takjub) dan Kalung Jimat

Al-Qurthubi dalam tafsirnya berkata, ”Suatu kewajiban bagi kaum muslimin untuk mendoakan keberkahan terhadap sesuatu yang mengagumkannya. Apabila ia mendoakannya dengan keberkahan, maka bahaya yang menimpanya akan menyingkir. Tidakkah engkau melihat ucapan Nabi saw kepada Amir Sahl, ”Tidakkah (aku doakan agar diberikan) keberkahan kepadanya! *

Hal ini menunjukkan bahwa mata itu tidak tertimpa penyakit, tidak tertimpa apa yang keinginan musuh bila didoakan keberkahan, namun tetap akan tertimpa dengan hal yang jelek itu bila tidak didoakan keberkahan.

Sebagian salaf mengatakan bahwa barangsiapa yang mengagumkan sesuatu, baik berupa kondisinya ataupun harta atau anaknya, maka hendaklah ia mengucapkan,

”…Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan“ kecuali dengan pertolongan Allah.…” (al-Kahfi: 39)

Makhluk tidak dapat berbuat apa-apa terhadap perintah-Nya, juga tidak dapat menggapai sesuatu kecuali dengan seizin-Nya Allah subhanahu wa ta’ala.
Jika Dia menghendaki, maka ia menghancurkan sesuatu itu dan jika Dia menghendaki, maka Dia akan mengekalkannya. Berpaling kepada selain-Nya berarti mengambil jalan kefakiran dan akan segera mendapat kerugian.

Dengan demikian, maka segala cara yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit pandangan tanpa berdasarkan dalil syar’i seperti tamimah (seperti yang digantung pada unta, telapak tangan, atau patungl atau dengan menggantungkan pada siku tangan atau dalam bentuk tato) ini sebagai jalan yang haram. Allah tidak menjadikan kebaikan dengannya. Hal itu tidak dapat menolak kejahatan serta hanya menimbulkan sial dan penderitaan.
Uqbah bin Amir berkata bahwa ia mendengar Rasulullah saw

bersabda,

“Barangsiapa yang menggantungkan tamimah, maka Allah tidak menyempurnakan (nikmat) kepadanya, dan barangsiapa yang menggantungkan *al-wad’ah. maka Allah tidak menitipkan (nikmat) baginya. (HR _ Ahmad)

Dalam al-Ma’arijul Qabul hlm. 142, at-tami mah yaitu sesuatu yang digantungkan pada anak-anak karena khawatir ditimpa penyakit pandangan mata, bentuknya bisa berupa tulisan dan lainnya, sedangkan al wad’ah adalah benda yang berwarna putih, diambilkan dari laut dan digantungkan di leher anak-anak untuk menolak ketajaman mata.

sumber :
Buku Bagiamana Menolak Sihir Dan kesurupan ,Ali Murtadho As-Sayyid halaman 60

Check Also

Analisa Kasus Terkena Ain Dengki Yang Berulang

Bahayanya penyakit ‘ain haasad ini. Untuk itu mari kita simak kasusnya: ================ “Assalaamu’alayum ustadz…kenapa sy ...

...